JEJAKNARASI.ID, JAKARTA – Cina akan menyumbangkan bantuan kemanusiaan darurat sebesar $200.000 kepada orangtua siswa korban serangan rudal AS-Israel di sekolah khusus wanita di Iran.
Pernyataan tersebut disampaikan langsung juru bicara Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Cina, Guo Jiakun, pada Jumat (13/03/2026).
Ia menyebut serangan rudal AS-Israel tersebut sebagai serangan rudal “tanpa pandang bulu”.
Guo Jiakun mengatakan, bantuan tersebut sebagai ucapan belasungkawa. Ia juga menyebut, menyebut serangan rudal itu sebagai pelanggaran berat terhadap hukum humaniter internasional.
“Serangan terhadap sekolah dan anak-anak merupakan pelanggaran yang lebih berat terhadap hukum humaniter internasional. Juga melanggar batas-batas hati nurani dan moralitas manusia,” kata Guo kepada wartawan dalam konferensi persnya.
“Tiongkok siap untuk terus memberikan bantuan yang diperlukan kepada Iran dengan semangat kemanusiaan untuk mendukung rakyat Iran melalui masa sulit ini,” sambungnya.
Diketahui, serangan rudal tersebut menewaskan lebih dari 150 orang siswi di sekolah tersebut. Meski AS menyangkal bahwa bukan mereka yang melakukan tetapi menuduh Iran. Tetapi, bukti rekaman menunjukan bahwa serangan tersebut berasal dari rudal milik AS-Israel. (/js)










