Tinju Profesional Indonesia Bangkit Lewat Kejuaraan AMPRO 2026

Tinju Profesional Indonesia Bangkit Lewat Kejuaraan AMPRO 2026

- Author

Rabu, 14 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JEJAKNARASI.ID.JAKARTA – Kejuaraan Amateur Professional Boxing (AMPRO) akan digelar 13 Februari 2026 di studio TVRI. Event ini dipromotori Victoria dengan target menghidupkan kembali tinju profesional nasional.

Promotor Victoria menyatakan AMPRO dirancang sebagai kompetisi profesional yang menjamin kesejahteraan atlet. Ia menegaskan seluruh hak petinju dan pihak terkait akan dibayarkan secara penuh.

“Kalau promotor profesional, atlet akan percaya bahwa tinju bisa menjadi masa depan, bukan sekadar pertandingan,” ucapnya di Jakarta, Rabu (14/1/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

AMPRO akan memperebutkan sejumlah sabuk bergengsi dengan hadiah uang bernilai besar. Di antaranya Sabuk Pangdam Jaya, Kapolda Metro Jaya, Hendropriyono, Hercules, dan Mahakarya Bumi Hambalang Indonesia.

Ketua Umum Federasi Tinju Profesional Indonesia (FTPI), Neneng, menyebut AMPRO bukan sekadar acara hiburan. Ia menilai kejuaraan ini mendukung program pemerintah dalam membangun ekosistem olahraga tinju.

Baca Juga :  Hasil All England 2025, Gregoria Mariska Tunjung Kandaskan Michelle Li 21-18, 21-17

“Ini bukan event seremonial, ini adalah langkah nyata membangun kembali tinju profesional Indonesia,” ucapnya.

Ketua Pelaksana, P Ucu Borlak mengatakan seluruh persiapan pertandingan telah ditetapkan. Ia memastikan pertandingan digelar mengikuti aturan dan regulasi tinju profesional internasional.

TVRI dipilih sebagai lokasi sekaligus mitra siaran utama kejuaraan ini. Langkah ini diharapkan memperluas akses publik terhadap pertandingan tinju profesional.

“Semua sudah kami tetapkan, mulai dari tanggal, tempat, hingga sistem pertandingan yang mengikuti standar internasional,” katanya.

AMPRO juga diarahkan sebagai ajang pencarian dan pembinaan bibit petinju dari berbagai daerah. Federasi menargetkan lahirnya atlet baru melalui sistem pertandingan yang berkelanjutan.

Pembina promotor Yance menilai keberlanjutan kompetisi menjadi kunci lahirnya petinju berprestasi. Ia berharap pemerintah memberikan dukungan terhadap pengembangan tinju profesional nasional.

“Tanpa kompetisi rutin, tidak mungkin lahir juara dunia baru dari Indonesia,” katanya.**

Berita Terkait

Kondisi Rumput GBLA di Laga Persib vs PSM Mengkhawatirkan, Netizen Pertanyakan Standar Verifikasi BRI Super League 2026/2027
Raih 66 Emas, Kota Tangerang Makin Nyaman di Puncak Klasemen Popda XII Banten 2026
Cabor Menembak Tangerang Raih 5 Medali Emas di Popda Banten 2026
Jelang FIFA Series 2026, Ole Romeny Puji Kekompakan Skuad Garuda
Pembalap Muda Veda Ega Pratama Ukir Sejarah, Naik Podium Ketiga Ajang Moto3 Brasil 2026
PSSI Tetapkan 24 Pemain untuk Ajang FIFA Series 2026
Nova Arianto Panggil 28 Pemain untuk Turnamen AFF dan Piala Asia U-19
Aklimatisasi Berakhir, Tim Bulutangkis All England Indonesia Fokus Turnamen
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari JEJAKNARASI.ID di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan click tanda bintang.

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 10:05 WIB

Kondisi Rumput GBLA di Laga Persib vs PSM Mengkhawatirkan, Netizen Pertanyakan Standar Verifikasi BRI Super League 2026/2027

Rabu, 17 Juni 2026 - 11:57 WIB

Raih 66 Emas, Kota Tangerang Makin Nyaman di Puncak Klasemen Popda XII Banten 2026

Selasa, 16 Juni 2026 - 16:24 WIB

Cabor Menembak Tangerang Raih 5 Medali Emas di Popda Banten 2026

Kamis, 26 Maret 2026 - 21:50 WIB

Jelang FIFA Series 2026, Ole Romeny Puji Kekompakan Skuad Garuda

Senin, 23 Maret 2026 - 09:01 WIB

Pembalap Muda Veda Ega Pratama Ukir Sejarah, Naik Podium Ketiga Ajang Moto3 Brasil 2026

Berita Terbaru