Tingkatkan Profesionalisme Wartawan dan Kepatuhan Hukum di Era Digital, PWI Jakpus Gelar Bimtek 2025

Tingkatkan Profesionalisme Wartawan dan Kepatuhan Hukum di Era Digital, PWI Jakpus Gelar Bimtek 2025

- Author

Sabtu, 22 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 Wakil Ketua Bidang Kerja Sama, Kemitraan & Hubungan Antarlembaga, Tb Adhi  saat memandu jalannya BIMTEK 2025 Pokja PWI Jakpus ( Foto : PWI Jakpus)

Wakil Ketua Bidang Kerja Sama, Kemitraan & Hubungan Antarlembaga, Tb Adhi saat memandu jalannya BIMTEK 2025 Pokja PWI Jakpus ( Foto : PWI Jakpus)

JEJAKNARASI.ID. BOGOR – Pokja PWI Wali Kota Jakarta Pusat menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) 2025 bertema “Meningkatkan Profesionalisme Wartawan Melalui Pemahaman Hukum dan Etika Jurnalistik di Era Digitalisasi” di Villa Java, Cisarua, Bogor, 22–23 November 2025.

Kegiatan ini menjadi upaya konkret meningkatkan kompetensi wartawan di tengah derasnya arus informasi digital dan tuntutan publik terhadap jurnalisme berkualitas.

Ketua PWI DKI Jakarta Kesit Budi Handoyo membuka secara resmi kegiatan tersebut dan menegaskan bahwa penyegaran pemahaman hukum dan etika bukan sekadar formalitas, tetapi kebutuhan mendesak yang harus dipegang setiap jurnalis.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Bimtek ini kita selenggarakan untuk merefresh kembali tugas-tugas profesi kita. Semakin tinggi profesionalisme, semakin baik kualitas kerja yang dihasilkan,” ujar Kesit, Sabtu (22/11/2025). Ia menekankan bahwa kerja sama antara PWI Jaya dan Pokja PWI Jakpus menjadi faktor penting terlaksananya acara ini dengan baik.

Tegaskan Implementasi UU Pers dan UU KIP

Dalam materi yang ia sampaikan, Kesit mengingatkan kembali pentingnya pemahaman UU Pers No. 40/1999 dan UU KIP No. 14/2008. Menurutnya, kedua regulasi tersebut harus menjadi “kompas kerja” setiap jurnalis di lapangan.

“UU KIP menjamin hak publik memperoleh informasi. Badan publik wajib menyediakan informasi secara cepat, tepat waktu, dan berbiaya ringan. Di sana juga diatur kewajiban adanya PPID di setiap lembaga,” tegasnya.

Kesit menegaskan, wartawan yang memahami hukum tidak hanya kuat dalam verifikasi dan akurasi, tetapi juga mampu menjaga kredibilitas media di tengah meningkatnya misinformasi.

PWI: Wartawan Harus Jaga Transparansi Publik

Kesit mendorong peserta Bimtek untuk meningkatkan kualitas publikasi agar kepercayaan publik terhadap pers tetap terjaga. Ia menilai, wartawan masa kini harus mampu memadukan etika jurnalistik dengan kecepatan kerja tanpa mengorbankan akurasi.

Baca Juga :  Mahasiswa Teknik Elektro Universitas Presiden Sosialisasikan Keselamatan Penggunaan LPG di Cikarang Timur

“Kepercayaan publik atas kebenaran berita yang dipublikasikan menjadi parameter wartawan yang kompeten dan profesional,” tegasnya.

Tiga Pemateri Ungkap Tantangan Profesi

Bimtek menghadirkan tiga narasumber yang dianggap memiliki pengalaman strategis dalam dunia pers dan komunikasi:

Kesit Budi Handoyo – Optimalisasi Peran dan Fungsi Pokja PWI Jaya

Pangihutan Simatupang – Kode Etik Jurnalistik dan penerapannya di lapangan

Dr. Bagus Sudarmanto – Teknik undercover reportingonalisme dan risiko profesi

Ketiga materi tersebut dipandang relevan dengan kondisi industri media yang menghadapi tantangan akurasi, disrupsi digital, dan derasnya tekanan publik terhadap transparansi informasi.

Penguatan Kapasitas Jurnalis Jadi Prioritas

Selama dua hari pelaksanaan, peserta dibekali pemahaman hukum, etika, serta teknik peliputan mendalam. Program ini sekaligus menjawab kebutuhan peningkatan kualitas jurnalis Jakarta yang menjadi sorotan media nasional dalam beberapa tahun terakhir.

Bimtek 2025 ini diharapkan memperkuat profesionalisme wartawan PWI Jaya, sekaligus menjadi momentum mempertegas komitmen organisasi dalam menjaga marwah pers di tengah dinamika digital.

Sebelumnya, Helmi AR, Ketua Pokja PWI Wali Kota Jakarta Pusat, menilai kegiatan Bimtek seperti ini sangat penting untuk memperkuat kapasitas dan kualitas jurnalis di tengah tantangan era digital.

“Kegiatan ini penting untuk meningkatkan kualitas para jurnalis,” ujarnya.

Acara Bimtek tersebut menjadi ruang edukasi bagi para jurnalis untuk memperbarui pemahaman mengenai hukum, etika, dan praktik peliputan profesional, sekaligus menguatkan peran Pokja sebagai garda penting dalam menjaga integritas informasi publik, ” tutup HelmiAR. **

Berita Terkait

Pemprov Jabar Siapkan Bantuan Kuliah untuk 1.000 Anak Miskin di ITB, Ini yang Perlu Diketahui
Pelajar SMP Tewas Kecelakaan dengan Truk PLN di Babelan Bekasi
Video Pesta Miras Bersama LC di Kantor Desa Kertawinangun Viral, Camat dan Bupati Indramayu Bungkam
DPRD Indramayu Bahas Dua Raperda Perumahan dan Lingkungan
Polsek Kandanghaur Polres Indramayu Hadir Pesta Adat Nadran
Polres Indramayu Amankan 9 Remaja Terkait Video Viral Geng Motor Bersenjata Tajam di Indramayu
PWHI Desak Bupati Indramayu Usut Dugaan Penyalahgunaan Gedung Desa Kertawinangun Untuk Ajang Karaoke dan Pesta Miras
Metranet Dukung Program GENTING di Pekalongan, Perkuat Sinergi untuk Cegah Stunting Nasional
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari JEJAKNARASI.ID di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan click tanda bintang.

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 10:20 WIB

Pemprov Jabar Siapkan Bantuan Kuliah untuk 1.000 Anak Miskin di ITB, Ini yang Perlu Diketahui

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 09:15 WIB

Pelajar SMP Tewas Kecelakaan dengan Truk PLN di Babelan Bekasi

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:47 WIB

Video Pesta Miras Bersama LC di Kantor Desa Kertawinangun Viral, Camat dan Bupati Indramayu Bungkam

Minggu, 25 Oktober 2026 - 19:08 WIB

DPRD Indramayu Bahas Dua Raperda Perumahan dan Lingkungan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 18:53 WIB

Polsek Kandanghaur Polres Indramayu Hadir Pesta Adat Nadran

Berita Terbaru

Ekonomi & Bisnis

Harga Emas Hari Ini 5 November 2026, Cek Antam, UBS dan Galeri24

Kamis, 5 Nov 2026 - 01:08 WIB