Korban Keracunan MBG di Sumbar Capai 86 Orang, Dari Murid Hingga Guru

Korban Keracunan MBG di Sumbar Capai 86 Orang, Dari Murid Hingga Guru

- Author

Kamis, 2 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salah satu korban keracunan MBG di Kabupaten Agam, Sumatera Barat sedang mendapatkan perawatan medis. (Foto: Istimewa)

Salah satu korban keracunan MBG di Kabupaten Agam, Sumatera Barat sedang mendapatkan perawatan medis. (Foto: Istimewa)

JEJAKNARASI.ID, SUMBAR – Kasus dugaan keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali terjadi, tepatnya di Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Rabu (01/10/2025).

Laporan menyebutkan bahwa dari total 86 orang yang diduga keracunan MBG terdiri dari: 57 murid, 6 guru, dan 2 orang tua. Selain itu, terdapat 21 orang lainnya yang tidak secara spesifik melaporkan status mereka.

Kasus dugaan keracunan MBG ini terindikasi bersumber dari menu nasi goreng yang didistribusikan kepada peserta program. Tercatat, makanan tersebut dikirimkan ke 27 sekolah berbeda di wilayah tersebut. Total distribusi makanan yang berasal dari dapur umum Nagari Kampung Tangah mencapai 2.669 porsi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jajaran Pemerintah Kabupaten Agam bersiaga di tiga tempat penanganan korban, melakukan penanganan mesis terhadap korban yang mengalami mencret serta muntah-muntah.

Baca Juga :  Percepat Penanganan Pasca Bencana, Mendagri Tito Kumpulkan Seluruh Kepala Daerah Sumatera Barat

Data terakhir yang diperoleh wartawan hingga pukul 22.30 WIB, tercatat sebanyak 86 orang yang mendapat perawatan di tiga lokasi, masing – masing di Puskesmas Manggopoh, di RSUD Lubukbasung, dan di RSIA Rizki Bunda.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Agam M.Lutfie bersama Kadinas Kesehatan Agam Hendri Rusdian memantau langsung korban keracunan di RSUD Lubukbasung dan Puskesmas Manggopoh.

Luthfie mengatakan, Pemkab Agam akan berupaya maksimal dalam menangani dampak keracunan tersebut.

“Seluruh korban akan ditangani khusus oleh tim medis Pemkab Agam. Untuk pengawasan khusus dilakukan seluruh unsur, termasuk memantau perkembangan yang terjadi. Kita berharap, tidak ada tambahan siswa terdampak keracunan, “ujar Lutfie.

Berita Terkait

Resmikan Huntara Kayu Pasak di Sumbar, Tito Karnavian : Huntara Solusi Mengurangi Pengungsi
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari JEJAKNARASI.ID di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan click tanda bintang.

Berita Terkait

Sabtu, 24 Januari 2026 - 21:44 WIB

Resmikan Huntara Kayu Pasak di Sumbar, Tito Karnavian : Huntara Solusi Mengurangi Pengungsi

Kamis, 2 Oktober 2025 - 10:43 WIB

Korban Keracunan MBG di Sumbar Capai 86 Orang, Dari Murid Hingga Guru

Berita Terbaru