Lepas 20 Dai Ambassador, Maryono: Dakwah Harus Jadi Solusi Global

- Author

Senin, 9 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Wali Kota Tangerang, H. Maryono, saat memberi pengarahan dalam pelepasan 20 dai ambassador. (Foto: Istimewa)

Wakil Wali Kota Tangerang, H. Maryono, saat memberi pengarahan dalam pelepasan 20 dai ambassador. (Foto: Istimewa)

JEJAKNARASI.ID, TANGERANG – Wakil Wali Kota Tangerang, H. Maryono, menekankan pentingnya dakwah yang mengedepankan keteladanan, empati, dan kepekaan sosial kepada 20 peserta Training Dai Ambassador Dompet Dhuafa yang digelar di Hotel Grand Serpong, Kota Tangerang, pada 9–13 Februari 2026.

Dalam arahannya, Maryono menyampaikan bahwa dai di era saat ini tidak cukup hanya kuat secara keilmuan. Akan tetapi harus juga mampu hadir sebagai figur yang menenangkan dan dipercaya oleh masyarakat. Terlebih, para Dai Ambassador akan bertugas di berbagai negara dengan latar budaya dan persoalan sosial yang beragam.

“Dakwah hari ini menuntut kehadiran yang lebih manusiawi. Dai bukan hanya menyampaikan pesan agama, tetapi juga menjadi pendengar, penyejuk, dan penopang harapan umat,” ujar Maryono, Senin (09/02/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, masyarakat global membutuhkan sosok dai yang mampu membangun dialog, merawat persaudaraan, serta menghadirkan nilai-nilai Islam yang ramah dan membumi dalam kehidupan sehari-hari.

Baca Juga :  Pemkot Tangerang Tetapkan Tommy Hardiansyah Jadi Direktur Umum Perumda Tirta Benteng

Maryono menilai program Dai Ambassador Dompet Dhuafa sebagai langkah strategis dalam menyiapkan dai yang tidak hanya siap secara materi dakwah, tetapi juga matang secara sikap dan karakter. Hal ini menjadi semakin relevan karena pelaksanaan pelatihan berlangsung menjelang bulan suci Ramadan, momentum peningkatan kepedulian dan solidaritas sosial.

“Ramadan selalu mengajarkan kita untuk lebih peka, lebih peduli, dan lebih hadir bagi sesama. Nilai-nilai inilah yang harus dibawa para dai ketika berada di tengah masyarakat, di mana pun mereka ditugaskan,” tambahnya.

Maryono berharap para peserta dapat menjadikan pelatihan ini sebagai ruang pembentukan diri, memperkuat keikhlasan, serta memperdalam pemahaman tentang peran dai sebagai perekat sosial di tengah keberagaman.

“Jadilah dai yang dirindukan kehadirannya, bukan hanya karena ceramahnya, tetapi karena sikap, akhlak, dan keteladanannya,” pungkas Maryono. (*)

Berita Terkait

Respon Cepat Aduan Warga, UPT Damkar Ciledug Evakuasi Sarang Tawon Vespa di Ciledug Indah dan Larangan
Pemkot Tangerang Percepat Program Sampah Jadi Listrik, Dukung Energi Ramah Lingkungan
Usai Libur Lebaran, Pemkot Tangerang Pastikan Layanan Faskes Kembali Normal
Kota Tangerang Jadi Calon Percontohan Kota Antikorupsi Versi KPK Wakili Banten
Waspada Campak pada Anak, Panduan Orang Tua Kenali Gejala dan Penanganannya
Setahun Kepemimpinan Sachrudin–Maryono, Ekonomi Kota Tangerang Tumbuh dan Layanan Publik Makin Inovatif
Semarak Ramadan 1447 H RS Sari Asih Gelar Kegiatan Ibadah dan Sosial
Puncak HUT Ke 33 Kota Tangerang Dirayakan dengan Kebersamaan dan Berbagi
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari JEJAKNARASI.ID di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan click tanda bintang.

Berita Terkait

Sabtu, 28 Maret 2026 - 18:39 WIB

Respon Cepat Aduan Warga, UPT Damkar Ciledug Evakuasi Sarang Tawon Vespa di Ciledug Indah dan Larangan

Jumat, 27 Maret 2026 - 19:36 WIB

Pemkot Tangerang Percepat Program Sampah Jadi Listrik, Dukung Energi Ramah Lingkungan

Kamis, 26 Maret 2026 - 09:26 WIB

Usai Libur Lebaran, Pemkot Tangerang Pastikan Layanan Faskes Kembali Normal

Selasa, 10 Maret 2026 - 20:19 WIB

Kota Tangerang Jadi Calon Percontohan Kota Antikorupsi Versi KPK Wakili Banten

Sabtu, 7 Maret 2026 - 12:52 WIB

Waspada Campak pada Anak, Panduan Orang Tua Kenali Gejala dan Penanganannya

Berita Terbaru