IMF Prediksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2026 Tumbuh 5,1 % , Begini Tanggapan Jubir Kemenko Perekonomian

IMF Prediksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2026 Tumbuh 5,1 % , Begini Tanggapan Jubir Kemenko Perekonomian

- Author

Jumat, 23 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Juru Bicara Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Haryo Limanseto. (Foto : Humas Kemenko Perekonomian.)

Juru Bicara Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Haryo Limanseto. (Foto : Humas Kemenko Perekonomian.)

JEJAKANARASI.ID.JAKARTA – Moneter Internasional (IMF) yang memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2025 sekitar 5,0%. Tidak hanya itu, lembaga keuangan dunia itu juga memprediksi pertumbuhan di tahun 2026 berada di posisi 5,1%.

Pemerintah menyambut baik penilaian tersebut sebagai cerminan ketangguhan ekonomi nasional di tengah dinamika global. Proyeksi tersebut juga menempatkan Indonesia sebagai salah satu negara dengan pertumbuhan ekonomi tercepat di dunia.

“Proyeksi IMF ini menunjukkan bahwa fundamental perekonomian Indonesia tetap kuat dan terjaga, meskipun tekanan global masih cukup tinggi. Pemerintah terus memastikan kebijakan yang diambil bersifat responsif dan antisipatif guna menjaga kesinambungan pertumbuhan ekonomi,” ujar Juru Bicara Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Haryo Limanseto di Jakarta, Jumat (23/1/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Haryo, dalam satu dekade terakhir, perekonomian Indonesia telah mencatatkan pertumbuhan di kisaran 5%, hal tersebut mencerminkan daya tahan ekonomi nasional dan efektivitas kebijakan makro ekonomi yang ditempuh. 

Serta,stabilitas inflasi yang terjaga, disiplin fiskal yang konsisten, serta kredibilitas pengelolaan anggaran menjadi pondasi penting bagi keberlanjutan pertumbuhan ekonomi nasional.

Haryo menyebutkan, pengelolaan fiskal yang prudent, dengan menjaga defisit anggaran dalam batas aman dan pemenuhan kewajiban keuangan negara secara tepat waktu, turut memperkuat kepercayaan pasar. 

“Hal ini menjadi salah satu faktor penopang utama ketahanan ekonomi Indonesia di tengah meningkatnya volatilitas global,” ungkapnya.

Haryo menilai, prospek perekonomian Indonesia ke depan memiliki ruang pertumbuhan yang lebih besar, didukung oleh perbaikan iklim investasi, peningkatan efisiensi alokasi modal, serta peran Indonesia yang semakin strategis dalam perekonomian global. 

Baca Juga :  Orasi Ilmiah di Universitas Borobudur, Menko Airlangga Bekali Generasi Muda Hadapi Dinamika Transformasi Ekonomi Global

Dalam konteks tersebut, Indonesia semakin dipandang tidak hanya sebagai negara yang stabil, tetapi juga sebagai negara di mana kesempatan investasi jangka panjang sangat terbuka.

“Berdasarkan asumsi makro APBN, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2026 ditargetkan berada di kisaran 5,4% dengan peluang untuk tumbuh lebih tinggi apabila realisasi investasi dan konsumsi domestik berjalan lebih kuat,”terang Haryo 

Haryo menambahkan, sejumlah proyeksi internal juga menunjukkan potensi pertumbuhan yang lebih optimal seiring berlanjutnya momentum pemulihan ekonomi.

Meskipun proyeksi IMF berada sedikit di bawah target pertumbuhan ekonomi dalam APBN 2026 sebesar 5,4%, Pemerintah tetap optimistis target tersebut dapat dicapai. 

“Optimisme ini didukung oleh sinergi kebijakan fiskal dan moneter, percepatan belanja produktif, perluasan pasar, serta penguatan investasi dan konsumsi domestik,” ujarnya.

Lebih lanjut, Haryo menegaskan. pemerintah menyadari bahwa tantangan ke depan tetap perlu diantisipasi. Diantaranya, ketidakpastian ekonomi global dan volatilitas pasar keuangan internasional. 

Untuk itu, Pemerintah terus memperkuat koordinasi kebijakan, menjaga stabilitas makroekonomi, serta mendorong peningkatan produktivitas nasional guna memastikan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

“Ke depan, Pemerintah berkomitmen menjaga stabilitas ekonomi dan memperkuat daya saing nasional agar pertumbuhan ekonomi tetap berada pada jalur yang positif serta mampu menciptakan peluang yang lebih luas bagi masyarakat,” pungkas Haryo.**

Berita Terkait

Internet Rumah Lemot? Promo IndiHome Beri Solusi “Double Speed” Cuma Rp250 Ribu
Alfamart dan Cussons Baby Perluas Akses Layanan Kesehatan Ibu dan Anak, Sasar 2.800 Penerima Manfaat di Juli 2026
Sambut Tahun Ajaran Baru, PLN Kasih Diskon Tambah Daya 50% Cuma di Aplikasi Ini!
Kejutan untuk UMKM di Jakarta Fair, Pertamina Bagikan Bright Gas Gratis
Terbukti Tawarkan Skema Gali Lubang Tutup Lubang Pinjol, Satgas PASTI Bekukan Kegiatan Malahayati Consultant
Harga Terbaru LPG Non Subsidi April 2026, Usai Pemerintah Umumkan Kenaikan
Ide Bisnis UMKM Modal Sedikit Tapi Bisa Untung Besar
OJK Batalkan Izin MP3E Neo Bank, Ini Konsekuensinya
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari JEJAKNARASI.ID di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan click tanda bintang.

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 11:22 WIB

Internet Rumah Lemot? Promo IndiHome Beri Solusi “Double Speed” Cuma Rp250 Ribu

Sabtu, 18 Juli 2026 - 09:15 WIB

Alfamart dan Cussons Baby Perluas Akses Layanan Kesehatan Ibu dan Anak, Sasar 2.800 Penerima Manfaat di Juli 2026

Rabu, 15 Juli 2026 - 15:34 WIB

Sambut Tahun Ajaran Baru, PLN Kasih Diskon Tambah Daya 50% Cuma di Aplikasi Ini!

Senin, 22 Juni 2026 - 06:12 WIB

Kejutan untuk UMKM di Jakarta Fair, Pertamina Bagikan Bright Gas Gratis

Selasa, 28 April 2026 - 21:42 WIB

Terbukti Tawarkan Skema Gali Lubang Tutup Lubang Pinjol, Satgas PASTI Bekukan Kegiatan Malahayati Consultant

Berita Terbaru