Indonesia-Italia Pertegas Komitmen Penguatan Kerja Sama Bilateral

- Redaksi

Jumat, 9 Januari 2026 - 15:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia Airlangga Hartarto, saat menerima kunjungan Wakil Menteri Luar Negeri Republik Italia Maria Tripodi,  Kamis (8/1/2026) di Jakarta.. (Foto: Humas Kemenko Perekonomian)

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia Airlangga Hartarto, saat menerima kunjungan Wakil Menteri Luar Negeri Republik Italia Maria Tripodi,  Kamis (8/1/2026) di Jakarta.. (Foto: Humas Kemenko Perekonomian)

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia Airlangga Hartarto, menerima kunjungan Wakil Menteri Luar Negeri Republik Italia Maria Tripodi,  Kamis (8/1/2026) di Jakarta.

Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak mendiskusikan berbagai isu mengenai penguatan kemitraan strategis antara Indonesia dan Italia, khususnya di bidang perdagangan dan investasi.

Dari sisi perdagangan, pada tahun 2024 nilai total perdagangan bilateral kedua negara mencapai USD3,9 miliar. Sementara itu, pada tahun periode Januari s.d. September 2025, kinerja perdagangan bilateral menunjukkan tren yang tetap positif dan menjanjikan, dengan mencapai total USD3,289 miliar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya ingin menyampaikan apresiasi atas perkembangan perdagangan bilateral kedua negara, serta besarnya potensi dan berbagai capaian kerja sama pada sektor-sektor prioritas, antara lain industri, energi, pertahanan, teknologi, dan ketahanan maritim,” ujar Airlangga mengawali pertemuan.

Wakil Menteri Maria Tripodi menyampaikan bahwa Indonesia merupakan negara mitra penting bagi Italia yang memiliki posisi strategis di Asia Tenggara dengan stabilitas politik yang kuat dan potensi besar di kawasan Asia.

Hubungan diplomatik yang telah terjalin selama 77 tahun perlu terus diperkuat agar kunjungan ini dapat menghasilkan manfaat konkrit bagi Indonesia.

“Indonesia adalah partner ekonomi dan perdagangan penting bagi Italia. Penyusunan perjanjian kemitraan Indonesia-European Union CEPA akan membuka jalan baru yang sangat menjanjikan bagi Italia dan Indonesia,” kata Wamenlu Maria Tripodi.

Lebih lanjut, pihak Italia juga menyampaikan beberapa perusahaan asal Italia dengan keahlian khusus berteknologi tinggi guna mendukung peningkatan kerja sama kedua negara.

Baca Juga :  Mendagri Tito Karnavian Terima Gelar Kehormatan “Petua Panglima Hukom”

Salah satu contoh yaitu perusahaan e-GEOS yang bergerak di bidang aerospasial dan dapat dimanfaatkan oleh Indonesia untuk mengawasi wilayah perairan Indonesia dari praktik perikanan ilegal.

Selain itu, Wamenlu Tripodi menyebutkan bahwa Indonesia dapat meningkatkan volume perdagangan dengan Uni Eropa dengan memperbesar kuota melalui Pelabuhan Trieste dan Genoa, terutama di tengah fragmentasi perdagangan dan rantai pasok global.

Terkait penyelesaian Perundingan Indonesia–European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU CEPA), Italia sejak awal menunjukkan kepercayaan yang kuat terhadap pentingnya hubungan strategis dengan Indonesia.

Airlangga menyampaikan Indonesia sangat mengharapkan dukungan aktif Italia, baik di tingkat Uni Eropa maupun dalam proses internal negara anggota Uni Eropa masing-masing, agar penyelesaian IEU CEPA dapat berjalan tepat waktu dan memberikan manfaat nyata bagi dunia usaha dan perekonomian kedua pihak.

“Kami mengharapkan dukungan Italia dalam penyelesaian proses internal di Uni Eropa,” tutur Airlangga.

Selain itu, mantan ketua umum Partai Golkar itu menjabarkan potensi kolaborasi di industri mineral, seperti stainless steel dan tembaga, khususnya untuk produksi kabel yang memiliki nilai guna tinggi dan digunakan secara ekstensif.

Ia juga menjelaskan aspirasi Indonesia mengenai pengembangan mobil nasional dan potensi kerja sama di industri pakaian, mengingat keunggulan Italia pada industri-industri tersebut.

Menanggapi hal tersebut, Wamenlu Tripodi menyatakan dukungan Italia atas proposal Indonesia, baik secara langsung maupun melalui skema kerja sama dengan Uni Eropa.**

 

Berita Terkait

Dirut Jasa Marga: Pengendalian Lalu Lintas Berjalan Efektif, Masyarakat Diminta Atur Waktu Balik
Insiden Hama Tikus di Hotel Bintang Lima Picu Kritik Luas di Media Sosial
MAKI Kritik Keras KPK Soal Pengalihan Status Tahanan Gus Yaqut
Kasatgas PRR Tito Karnavian Dampingi Presiden Kunker dan Rayakan Idulfitri di Tamiang Aceh
Mantan Kepala Anti Teror AS: Hati Nurani Ini Tidak Mendukung Perang Dengan Iran
DPR Desak Hapus Pajak Ganda, Legislator : Sistem Pajak Harus Lebih Adil
Diskusi Bersama Pakar dan Jurnalis Senior, Presiden Prabowo Beberkan Alasan Gabung BoP
Kompolnas Apresiasi Peran Polda Metro Jaya Terkait Kasus Penyiraman Air Keras
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari JEJAKNARASI.ID di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Rabu, 25 Maret 2026 - 17:29 WIB

Dirut Jasa Marga: Pengendalian Lalu Lintas Berjalan Efektif, Masyarakat Diminta Atur Waktu Balik

Selasa, 24 Maret 2026 - 16:07 WIB

Insiden Hama Tikus di Hotel Bintang Lima Picu Kritik Luas di Media Sosial

Senin, 23 Maret 2026 - 00:26 WIB

MAKI Kritik Keras KPK Soal Pengalihan Status Tahanan Gus Yaqut

Sabtu, 21 Maret 2026 - 09:48 WIB

Kasatgas PRR Tito Karnavian Dampingi Presiden Kunker dan Rayakan Idulfitri di Tamiang Aceh

Jumat, 20 Maret 2026 - 19:40 WIB

Mantan Kepala Anti Teror AS: Hati Nurani Ini Tidak Mendukung Perang Dengan Iran

Berita Terbaru

Mantan Menteri Agama Yaqut Qholil Qoumas saat kemabli ke rutan KPK. (Foto:: Ist)

Hukum & Kriminal

Sempat Jadi Tahanan Rumah, Gus Yaqut Kembali ke Rutan KPK

Selasa, 24 Mar 2026 - 23:42 WIB