JEJAKNARASI.ID, BOGOR – Di tengah gemerlapnya industri sepak bola modern yang seringkali dikaitkan dengan fasilitas mewah, muncul sebuah cerita perjuangan murni dari sudut Kabupaten Bogor. Muhammad Zulfan Djiaulhaq, pemuda asli Parung, membuktikan bahwa keterbatasan ekonomi bukanlah penghalang bagi talenta besar untuk bersinar di kasta tertinggi kompetisi remaja Indonesia, BRI Liga 1 U-20.
Perjuangan dari Akar Rumput
Lahir dan besar di lingkungan sederhana di Parung, perjalanan Zulfan menuju jersey Persita Tangerang tidaklah dilalui dengan karpet merah. Sejak kecil, ia dikenal sebagai sosok yang disiplin dan pantang menyerah. Tanpa sokongan fasilitas istimewa, Zulfan mengandalkan kualitas permainan dan kerja keras di atas lapangan hijau sebagai “paspor” untuk meraih mimpinya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Bagi masyarakat lokal di Parung, nama Zulfan adalah representasi dari harapan. Ia menunjukkan bahwa anak daerah bisa menembus ketatnya persaingan klub profesional melalui jalur prestasi murni.
Menjadi Andalan “Pendekar Cisadane” Muda
Kualitas Zulfan terendus oleh pemandu bakat Persita Tangerang. Kemampuannya dalam mengolah bola dan visi bermain yang matang membuatnya terpilih menjadi bagian dari skuad Persita U-20 yang berlaga di kompetisi bergengsi EPA (Elite Pro Academy) Liga 1.
Di liga yang menjadi kawah candradimuka bagi calon bintang masa depan Timnas Indonesia ini, Zulfan terus konsisten menunjukkan performa impresif. Ia bukan sekadar pelengkap tim, melainkan pemain yang mampu memberikan kontribusi nyata dalam strategi pelatih.
”Zulfan adalah contoh bahwa kualitas permainan tidak bisa berbohong. Ia datang dari keluarga sederhana dengan mentalitas pemenang,” ujar salah satu rekan setimnya di Persita.
Motivasi bagi Generasi Muda Bogor
Keberhasilan Zulfan menembus kasta Liga 1 U-20 diharapkan menjadi pemantik semangat bagi ribuan talenta muda di Kabupaten Bogor. Kisahnya menegaskan bahwa di sepak bola, yang paling utama adalah apa yang dilakukan pemain selama 90 menit di lapangan, bukan latar belakang ekonominya.
Kini, fokus Zulfan adalah terus meningkatkan level permainannya agar suatu saat nanti bisa menembus skuad utama Persita senior dan mengenakan seragam Merah Putih.





















