BEM Banten Bersatu Goes To School: Cegah Kekerasan dan Pelecehan di Ruang Pendidikan

- Redaksi

Rabu, 15 Oktober 2025 - 13:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JEJAKNARASI.ID, BANTEN – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Banten Bersatu resmi meluncurkan program edukatif bertajuk “BEM Banten Goes To School: Kenali Hakmu, Lindungi Dirimu”. Sebuah gerakan kolaboratif yang bertujuan untuk mencegah kekerasan dan pelecehan di lingkungan pendidikan.

Program ini akan dilaksanakan di 30 titik sekolah tingkat SMP hingga SMA/SMK se-Provinsi Banten, dengan SMKN 4 Kota Serang sebagai lokasi perdana pelaksanaan kegiatan.

Kegiatan ini menjadi bentuk nyata komitmen mahasiswa Banten dalam memperjuangkan ruang pendidikan yang aman, beretika, dan berperspektif kesetaraan gender. Melalui sesi diskusi, pretest dan posttest, edukasi hukum, hingga simulasi interaktif, para siswa diajak untuk memahami hak-hak mereka sebagai pelajar. Serta cara melindungi diri dari berbagai bentuk kekerasan dan pelecehan, baik secara fisik, verbal, maupun digital.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Koordinator BEM Banten Bersatu, Bagas Yulianto, menyampaikan bahwa kegiatan ini lahir dari keprihatinan atas masih maraknya kasus kekerasan dan pelecehan di dunia pendidikan.

Baca Juga :  Seperti Halnya Pada Pilpres, Slogan Perubahan Terjadi Juga Di Pilkada Kabupaten Tangerang

“Sekolah seharusnya menjadi ruang aman untuk tumbuh dan belajar, bukan tempat yang menimbulkan trauma. Melalui gerakan ini, kami ingin menanamkan kesadaran sejak dini bahwa setiap siswa memiliki hak untuk merasa aman dan dihormati,” ujarnya, Selasa (15/10/2025).

Selain memberikan edukasi, program ini juga mendorong terbentuknya lingkungan sekolah yang responsif terhadap kekerasan dengan memperkuat peran guru, konselor, serta organisasi siswa dalam membangun budaya saling melindungi dan menghargai.

Kegiatan “BEM Banten Goes To School” akan terus berlanjut hingga akhir tahun 2025 dan diharapkan menjadi inspirasi bagi gerakan mahasiswa di daerah lain untuk ikut mengambil peran dalam mengawal isu perlindungan terhadap peserta didik. **

Berita Terkait

Kolaborasi TNI-Polri dan Manajemen Citra Raya Hadirkan Pos Terpadu Mudik Lebaran di Tiga Titik
Perkuat Fiskal Nasional, Pemerintah Antisipasi dan Efisiensi di Berbagai Sektor
Mudik Gratis Lebaran 2026 Tangsel Bersama Pilar Saga Ichsan Disambut Antusias Warga
Mendagri Tito Tinjau Kesiapan Arus Mudik Lebaran 2026 di Pelabuhan Merak
JMSI Kabupaten Tangerang Berbagi Kebaikan di Bulan Ramadan 1447 H
Dr. Agus Ismail Resmi Jadi Ketua Harian Asosiasi Masyarakat Sadar Konservasi Energi Indonesia
Pemkot Tangsel Gandeng KPK Perkuat Pencegahan Gratifikasi Hingga Tingkat Kelurahan
Kota Tangerang Jadi Calon Percontohan Kota Antikorupsi Versi KPK Wakili Banten

Berita Terkait

Jumat, 20 Maret 2026 - 17:38 WIB

Kolaborasi TNI-Polri dan Manajemen Citra Raya Hadirkan Pos Terpadu Mudik Lebaran di Tiga Titik

Jumat, 20 Maret 2026 - 01:06 WIB

Perkuat Fiskal Nasional, Pemerintah Antisipasi dan Efisiensi di Berbagai Sektor

Selasa, 17 Maret 2026 - 21:50 WIB

Mudik Gratis Lebaran 2026 Tangsel Bersama Pilar Saga Ichsan Disambut Antusias Warga

Sabtu, 14 Maret 2026 - 23:54 WIB

Mendagri Tito Tinjau Kesiapan Arus Mudik Lebaran 2026 di Pelabuhan Merak

Jumat, 13 Maret 2026 - 21:42 WIB

JMSI Kabupaten Tangerang Berbagi Kebaikan di Bulan Ramadan 1447 H

Berita Terbaru

Mantan Menteri Agama Yaqut Qholil Qoumas saat kemabli ke rutan KPK. (Foto:: Ist)

Hukum & Kriminal

Sempat Jadi Tahanan Rumah, Gus Yaqut Kembali ke Rutan KPK

Selasa, 24 Mar 2026 - 23:42 WIB