Menu

Mode Gelap

Politik

Waketum Relawan Jokowi: Jika Prabowo Gibran Pecah Di Tengah Jalan Akan Timbul Gejolak Politik

badge-check


					Logo relawan Jokowi Presiden (Bara JP). (Foto: 1st) Perbesar

Logo relawan Jokowi Presiden (Bara JP). (Foto: 1st)

JEJAKNARASI.ID, JAKARTA – Wakil ketua umum Barisan Relawan Jokowi Presiden atau Bara JP, David Tanjung membahas kemungkinan Prabowo dan Gibran berpisah.

Dia mengatakan, akan muncul guncangan politik yang dasyat apabila kubu Prabowo dan kubu Gibran berpisah. Sebab, menurutnya goncangan politik tanah air sedang bergejolak.

David mengkhawatirkan stabilitas politik akan lepas kontrol, dan juga menurutnya bahkan bisa menimbulkan kekacauan.

“Ketika (Prabowo-Gibran) pecah ditengah jalan, itu akan menimbulkan gejolak-gejolak bom waktu politik yang membuat energi bangsa ini hilang. Capek mengurusi dinamika politik yang lepas kontrol,” ujar David, dikutip dari youtube Kompas TV, Minggu (21/09/2025).

Waketum Bara JP ini mewanti-wanti tetap mendukung jalannya pemerintahan Prabowo – Gibran, bahkan sampai habis dua periode.

Pendapat David sejalan dengan apa yang disampaikan Jokowi yang meminta kepada relawannya untuk mengawal pemerintahan Prabowo-Gibran dua periode.

Ia menilai, arahan tersebut sebagai cara untuk mencegah gejolak politik. “Sehingga, maksud baik pak Jokowi adalah tolong dibantu program-program pemeritah Prabowo-Gibran sampai selesai,” ucapnya.

Bukan hanya itu, kata David, dukungan dua periode itu juga mempertimbangkan dinamika politik di tanah air.

“Ya kalau dua periode ini kan kita lihat dinamika politik ke depan. Bahwa kalau memungkinkan dua periode diterima oleh rakyat dan disambut positif, maka gak ada pilihan lain selain mendukung dua periode Prabowo-Gibran,” pungkasnya.

Menurut David, duet Prabowo-Gibran tidak bisa ditawar-tawar lagi demi mencapai visi Indonesia Emas 2045.

“Duet 2 in 1 ini ga bisa engga. Ini harus finish untuk mencapai Indonesia Emas 2025,” ujar David.

Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari JEJAKNARASI.ID di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.
Lainnya

Jokowi Turun Gunung untuk PSI, Begini Komentar Pengamat Politik Arifki Chaniago

3 Februari 2026 - 22:15 WIB

Indonesia Gabung Board of Peace, Begini Tanggapan Pengamat Ujang Komarudin

29 Januari 2026 - 22:02 WIB

Partai Baru Langsung Tentukan Capres, Pengamat: Politik Indonesia Masuk Era “Early Booking” Pilpres 2029

21 Januari 2026 - 21:16 WIB

Tepis Isu Pilpres Oleh MPR, Ketua Komisi II DPR Tegaskan Tidak Ada Pembahasan Mengubah Domain UUD 1945

19 Januari 2026 - 22:15 WIB

Trending di Politik