Gatot Nurmantyo: Prabowo Memikul Beban Berat Akibat Legacy Rezim Jokowi

Gatot Nurmantyo: Prabowo Memikul Beban Berat Akibat Legacy Rezim Jokowi

- Author

Minggu, 7 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presidium KAMI, Jendral Purn Gatot Nurmantyo (Foto: Tangkapan Layar youtube Refly Harun Official)

Presidium KAMI, Jendral Purn Gatot Nurmantyo (Foto: Tangkapan Layar youtube Refly Harun Official)

JEJAKNARASI.ID, JAKARTA – Presidium Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Gatot Nurmantyo menyebut mantan Presiden Jokowi menjadi biang kerusakan bangsa.

Kerusakan terakumulasi dalam aksi demonstrasi yang terjadi pada akhir Agustus 2025 kemarin.

“Nah, sebenarnya ini semua adalah kontradiksi antara kehidupan masyarakat yang sulit kemudian dipamerkan dengan elite politik yang hidup mewah. Tapi pada kesempatan ini saya ingin mengucapkan selamat kepada pak Jokowi yang bisa merusak negeri ini sangat luar biasa,” ucap Gatot dikutip dari YouTube Refly Harun, Minggu (07/9/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Gatot menambahkan, pemerintahan Prabowo Subianto saat ini seperti memikul beban berat akibat legacy dari rezim sebelumnya.

“Memang saya mau menyampaikan bahwa yang dibebankan kepada Presiden Prabowo sangat berat, dirusak sedemikian rupa. Dia belum genap 1 tahun tapi sudah didemo dan sebagainya,” jelas dia.

Baca Juga :  Federasi Guru Sebut Prabowo Hanya NgePrank Soal Gaji, Bukan Naik 2 Juta Tapi Hanya 500 Ribu

Maka dari itu, Gatot menyatakan agar Jokowi segera diadili demi tegaknya kepastian hukum.

“Ini bukan salah perorangan, tapi situasi yang seperti ini. Dan adili Jokowi itu adalah kita berbicara yang positif agar publik tahu kalau tidak salah, ya bersihkan namanya. Kalau salah ya sesuai dengan hukum. Jadi adili Jokowi itu bukan berarti kita negatif kepada Jokowi, bukan! Justru kita memberikan kepastian hukum,” tegasnya.

Selain itu ia juga meminta Presiden Prabowo untuk membersihkan kabinetnya dari unsur-unsur yang membuat kekacauan. Pernyataan Gatot pun tegas pembuat kekacauan itu mengarah kepada kelompok Jokowi yang ada di kabinet.

 

 

 

Sumber: RMOL.id

 

Berita Terkait

Politikus PDIP Sebut Negara Ikut Picu Konflik Agraria Lewat Kesalahan Penetapan Izin
Kasus Dugaan Gratifikasi Tambang Mengarah Ke Ketua Harian PSI, Pengamat: Ini Ujian
Gelar Dialog Ulama, Rais NU Majalengka Minta Kader PKB Tingkatkan Silaturahmi
Pertemuan Prabowo–Megawati Jelang Lebaran, Pengamat: Tak Sekadar Silaturahmi
Tawarkan Ambang Batas 7 Persen, Pengamat Nilai NasDem Tekan Peluang PSI di Pemilu 2029
Wacana Prabowo Dua Periode, Arifki Chaniago Sebut Berpotensi Menggeser Fokus Kerja Kabinet
Jokowi Turun Gunung untuk PSI, Begini Komentar Pengamat Politik Arifki Chaniago
Indonesia Gabung Board of Peace, Begini Tanggapan Pengamat Ujang Komarudin
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari JEJAKNARASI.ID di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan click tanda bintang.

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 17:09 WIB

Politikus PDIP Sebut Negara Ikut Picu Konflik Agraria Lewat Kesalahan Penetapan Izin

Jumat, 11 September 2026 - 12:22 WIB

Kasus Dugaan Gratifikasi Tambang Mengarah Ke Ketua Harian PSI, Pengamat: Ini Ujian

Jumat, 20 Maret 2026 - 19:01 WIB

Gelar Dialog Ulama, Rais NU Majalengka Minta Kader PKB Tingkatkan Silaturahmi

Jumat, 20 Maret 2026 - 01:19 WIB

Pertemuan Prabowo–Megawati Jelang Lebaran, Pengamat: Tak Sekadar Silaturahmi

Rabu, 25 Februari 2026 - 11:38 WIB

Tawarkan Ambang Batas 7 Persen, Pengamat Nilai NasDem Tekan Peluang PSI di Pemilu 2029

Berita Terbaru