Demi Pertanggungjawaban Moral, Aktifis 98 Minta Kapolri Mundur

Demi Pertanggungjawaban Moral, Aktifis 98 Minta Kapolri Mundur

- Author

Jumat, 5 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolri, Jendral Listyo Sigit Prabowo (Foto: 1st)

Kapolri, Jendral Listyo Sigit Prabowo (Foto: 1st)

JEJAKNARASI.ID, JAKARTA – Seratus Aktifis 98′ mendesak Presiden Prabowo mencopot Kapolri Jendral Listyo Sigit Prabowo. Desakan tersebut muncul pasca meninggalnya pengemudi ojol yang terlindas kendaraan taktis(rantis) Brimob.

Perwakilan aktifis 98, Ubaidillah Badrun mengatakan, peristiwa tersebut masuk dalam pelanggaran HAM berat.

Sebab menurutnya wajar para aktivis menuntut adanya pergantian terhadap Jenderal Listyo Sigit Prabowo. “Kami sudah dengan tegas memberikan semacam warning kepada Presiden agar memberhentikan Kapolri,” desak Ubedilah Badrun, dikutip dari Gelora.co, Jumat (05/9/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Ia menjelaskan, insiden rantis Brimob lindas pengemudi ojol almarhum Affan Kuriawan pada Kamis pekan kemarin, telah merusak citra Indonesia di mata dunia. Jadi adalah layak bagi seratus aktivis 98′ menuntut Kapolri dicopot.

 

“Makin buruk jika Presiden tidak mengambil langkah tegas terhadap elite institusi yang paling bertanggung jawab dalam pengamanan demonstrasi yakni Kapolri. Apalagi sudah menjadi perhatian PBB,” sambungnya.

Baca Juga :  7 Brimob Pelindas Affan Langgar Kode Etik: Dipatsus 20 Hari 

 

Ubaidillah menyayangkan sikap Presiden Prabowo Subianto yang tak kunjung mengganti Kapolri pasca kejadian itu. Padahal pencopotan Kapolri sebagai bentuk pertanggungjawaban moral, etik, dan konstitusional. Pencopotan Kapolri sendiri ialah agenda reformasi Kepolisian.

“Reformasi kepolisian berarti reformasi tata kelola dan lain-lain serta reformasi struktural. Di antaranya, memberikan sanksi tegas terhadap lapisan elite kepolisian jika terjadi kesalahan fatal, dalam konteks saat ini ialah memberhentikan Kapolri, Kapolda, dan lain-lain yang bertanggungjawab atas peristiwa tragis pelindasan Affan Kurniawan,” tuturnya.

 

Seratus aktivis 98, ujar Kang Ubed, berpendapat elite politik Indonesia kehilangan moral jika Presiden tidak mencopot Jenderal Listyo seusai peristiwa mematikan itu. ***

 

Sumber: Gelora.co

Berita Terkait

Hasil Sidang Ijazah Jokowi 5 November 2026, Refly Harun dan Yakup Hasibuan Beda Pandangan
Listyo Sigit Jadi Tersangka Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo, Ini Penjelasan Polri
Isu Makar Presiden Prabowo Kembali Disorot, Ini Faktanya
Listyo Sigit Tak Terlihat di Istana Saat Isu Jenderal Polri Mencuat, Ada Apa?
Harga BBM Pertamina 3 November 2026 di Jabodetabek Pasca Penyesuaian Harga
Penelitian Universitas Padjadjaran: Beralih dari Merokok ke Produk Tembakau Alternatif Perbaiki Kesehatan
Mahfud MD Desak KPU dan Dit Dikdasmen Diperiksa Pasca MA Batalkan Suket Penyetaraan SMA Gibran
Road to Jogja Business & Economic Outlook 2027: 30 Peserta Ikuti Sanggabiz
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari JEJAKNARASI.ID di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan click tanda bintang.

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 15:34 WIB

Hasil Sidang Ijazah Jokowi 5 November 2026, Refly Harun dan Yakup Hasibuan Beda Pandangan

Selasa, 3 November 2026 - 20:35 WIB

Listyo Sigit Jadi Tersangka Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo, Ini Penjelasan Polri

Selasa, 3 November 2026 - 20:03 WIB

Isu Makar Presiden Prabowo Kembali Disorot, Ini Faktanya

Selasa, 3 November 2026 - 18:22 WIB

Listyo Sigit Tak Terlihat di Istana Saat Isu Jenderal Polri Mencuat, Ada Apa?

Senin, 2 November 2026 - 22:54 WIB

Harga BBM Pertamina 3 November 2026 di Jabodetabek Pasca Penyesuaian Harga

Berita Terbaru