Bertemu Mensos, Bupati Lampung Timur Beberkan Program SR dan Relokasi Warga Miskin Ekstrem

Bertemu Mensos, Bupati Lampung Timur Beberkan Program SR dan Relokasi Warga Miskin Ekstrem

- Author

Jumat, 1 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Lampung Timur, Ela Siti Nuryamah saat ditemui Mensos Saifullah Yusuf dan wakilnya. (Foto : Humas Kemensos)

Bupati Lampung Timur, Ela Siti Nuryamah saat ditemui Mensos Saifullah Yusuf dan wakilnya. (Foto : Humas Kemensos)

JEJAKNARASI.ID. JAKARTA – Menteri Sosial Saifullah Yusuf  sapaan akrab Gus Ipul bersama Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono menerima audiensi Bupati Lampung Timur, Ela Siti Nuryamah, di Taman Sekolah Rakyat Kementerian Sosial, Jakarta,Jumat (1/8/2025)

Dalam pertemuan tersebut, Ela melaporkan perkembangan program Sekolah Rakyat serta mengusulkan relokasi bagi warga miskin ekstrem yang tinggal di kawasan pesisir rawan bencana.

“Alhamdulillah, suatu kehormatan bagi saya bisa diterima langsung oleh Gus Menteri dan Gus Wamen. Kami menyampaikan perkembangan Sekolah Rakyat yang sedang kami bangun di Kabupaten Lampung Timur,” ujar Ela Siti Nuryamah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dia menjelaskan pembangunan Sekolah Rakyat dilakukan di lahan Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) milik Pemda dengan luas sekitar 3.000–4.000 m². Fasilitas seperti ruang kelas, asrama, musala, dan tempat makan telah direnovasi oleh Pemda. Tahap rekrutmen siswa dan guru tengah berlangsung hingga 5 Agustus 2025. Sekolah ini menargetkan 100 siswa dari keluarga miskin dan miskin ekstrem, dengan kuota disiapkan sebanyak 125 orang sebagai cadangan.

“Yang diterima harus betul-betul dari keluarga miskin, tidak boleh ada titipan. Kami bersama PKH dan Dinas Sosial akan memverifikasi langsung hingga ke rumah,” tegas Ela Siti Nuryamah.

Selain program pendidikan, Ela Siti Nuryamah juga mengajukan usulan relokasi rumah-rumah warga di kawasan pesisir yang rentan terkena bencana. Dua desa, yakni Muara Gadingmas dan Margasari di Kecamatan Labuhan Maringgai, menjadi prioritas. Sebanyak 101 kepala keluarga tinggal di rumah tidak layak huni yang kerap terdampak gelombang pasang dan banjir rob.

“Kondisinya memprihatinkan, bahkan ada rumah yang dihuni lebih dari tiga kepala keluarga. Kami mohon dukungan Kemensos untuk merelokasi mereka ke tempat yang lebih aman,” ujar Ela Siti Nuryamah.

Menanggapi hal ini, Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menegaskan bahwa Kementerian Sosial siap mendukung upaya pemerintah daerah dalam menanggulangi kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui intervensi yang terintegrasi.

Baca Juga :  Kategori Penerima Bansos PKH dan BPNT Tahap 4 yang Cair Oktober 2025

“Kami terus mendorong kolaborasi pusat dan daerah agar bantuan sosial serta program pemberdayaan bisa lebih tepat sasaran, utamanya bagi warga miskin ekstrem di wilayah-wilayah rawan seperti pesisir,” ujar Gus Ipul.

Senada dengan itu, Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono menambahkan bahwa Sekolah Rakyat dan program relokasi merupakan bagian penting dari strategi nasional penanggulangan kemiskinan.

“Kemensos mendukung penuh inisiatif daerah yang sejalan dengan arah kebijakan nasional. Sekolah Rakyat adalah investasi sosial jangka panjang, dan relokasi warga pesisir adalah bentuk nyata perlindungan sosial berbasis risiko,” ujar Agus Jabo.

Kementerian Sosial menyampaikan sejumlah persyaratan teknis yang perlu dipenuhi Pemda dalam pengajuan relokasi. Lahan yang disiapkan harus aman dari ancaman bencana dan memungkinkan pembangunan ekosistem pemberdayaan masyarakat, seperti pelatihan UMKM dan pengolahan hasil laut.

“Pemda siap berkolaborasi mendukung program Presiden, terutama dalam upaya pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” tutur Ela Siti Nuryamah.

Kementerian Sosial menyambut baik langkah progresif yang diambil Pemerintah Kabupaten Lampung Timur. Program Sekolah Rakyat dan relokasi warga pesisir bukan hanya solusi teknis, tetapi bentuk keberpihakan nyata pada kelompok yang selama ini hidup dalam ketidakpastian.

Dengan kolaborasi yang kuat antara pusat dan daerah, Kemensos berkomitmen memastikan setiap intervensi yang dilakukan benar-benar menjangkau yang paling membutuhkan—bukan sekadar data, tetapi manusia dengan kehidupan yang harus diperjuangkan.

Ke depan, Kemensos akan terus mengawal dan memperkuat upaya-upaya seperti ini sebagai bagian dari misi besar: mewujudkan keadilan sosial, terutama bagi mereka yang tinggal paling pinggir—secara geografis maupun struktural.(eki)

Berita Terkait

Kerugian Negara Akibat Korupsi MBG Capai Rp10 Triliun, Ini Daftar 6 Tersangka yang Siap di Sidang
HUT ke-81 KAI, 18 KA dari Daop 2 Bandung Hadirkan Tarif Spesial
Jadwal Pemutihan Pajak Kendaraan 2026 dan Cara Mudah Perpanjang STNK Tanpa Antre
Perkuat Tata Kelola Tambang, Pemerintah Tekan Kebocoran dan Optimalkan Nilai Tambah Mineral Nasional
Percepat Program MBG di Daerah 3T, BSKDN Kemendagri Gelar Forum Diskusi Aktual Lintas Sektor
KPU Sebut Gugatan Pendidikan Gibran Lewat Batas
Mandiri Taspen dan Basarnas Kolaborasi Pemanfaatan Jasa Layanan Perbankan
Pemerintah Putus Kontrak Mitra Makan Siang Gratis Usai 87 Siswa Terkena Diare Massal
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari JEJAKNARASI.ID di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan click tanda bintang.

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 14:37 WIB

Kerugian Negara Akibat Korupsi MBG Capai Rp10 Triliun, Ini Daftar 6 Tersangka yang Siap di Sidang

Senin, 28 September 2026 - 08:37 WIB

HUT ke-81 KAI, 18 KA dari Daop 2 Bandung Hadirkan Tarif Spesial

Sabtu, 26 September 2026 - 19:25 WIB

Jadwal Pemutihan Pajak Kendaraan 2026 dan Cara Mudah Perpanjang STNK Tanpa Antre

Jumat, 25 September 2026 - 11:15 WIB

Perkuat Tata Kelola Tambang, Pemerintah Tekan Kebocoran dan Optimalkan Nilai Tambah Mineral Nasional

Kamis, 24 September 2026 - 11:55 WIB

Percepat Program MBG di Daerah 3T, BSKDN Kemendagri Gelar Forum Diskusi Aktual Lintas Sektor

Berita Terbaru