Sopir Truk Diduga Gelapkan Beras Sebanyak 15 Ton, Polres Jakarta Barat Gerak Cepat Lakukan Penyelidikan

Sopir Truk Diduga Gelapkan Beras Sebanyak 15 Ton, Polres Jakarta Barat Gerak Cepat Lakukan Penyelidikan

- Author

Selasa, 25 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Satreskrim Polres Jakarta Barat Melaksanakan Olah TKP Dugaan Penggelapan 15 Ton Beras Premium (Foto: Istimewa)

Satreskrim Polres Jakarta Barat Melaksanakan Olah TKP Dugaan Penggelapan 15 Ton Beras Premium (Foto: Istimewa)

JEJAKNARASI.ID, JAKARTA – Seorang pengusaha asal Palembang, Bambang Irawan, menjadi korban penipuan dan penggelapan 15 ton beras premium oleh seorang sopir truk nakal.

Beras yang seharusnya dikirimkan wilayah ke Cipondoh, Kota Tangerang, justru dialihkan dan dibongkar di sebuah gudang di Wijaya Kusuma, Grogol Petamburan, Jakarta Barat.

Mengetahui barangnya tak kunjung sampai, Bambang dengan sigap langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polres Metro Jakarta Barat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menindaklanjuti laporan tersebut, Unit Resmob Sat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat langsung bergerak cepat melakukan penyelidikan.

“Kami langsung mendatangi lokasi kejadian di Komplek BNI Jelambar, Grogol Petamburan, untuk melakukan olah TKP dan mengumpulkan bukti,” ucap Kanit Resmob Sat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, AKP George Ruben, Senin (24/2/2025).

Baca Juga :  Kejati Tetapkan Gus Yazid Jadi Tersangka di Kasus TPPU

Penyelidikan dilakukan dengan mengumpulkan keterangan saksi dan juga mengecek rekaman CCTV di sekitar lokasi guna mengidentifikasi pelaku.

“Saat ini kami masih memburu pelaku dan mendalami keterlibatan pihak lain dalam kasus ini,” sambungnya.

Sebelumnya, Bambang Irawan mengaku tak pernah curiga dengan jasa ekspedisi yang ia gunakan, karena selama ini pengiriman selalu berjalan lancar.

Namun, setelah dua hari berasnya tak kunjung tiba, ia mulai merasa ada kejanggalan.

“Saya coba minta lokasi terkini ke sopir, ternyata lokasi yang dikirimkan palsu. Saya baru sadar beras saya sudah dibongkar di tempat lain,” ungkap Bambang.

Kasus ini masih dalam penyelidikan kepolisian, dan diharapkan pelaku segera tertangkap untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. *

Berita Terkait

Polres Indramayu Tetapkan Pelaku Penganiayaan dengan Sajam di Sindang Jadi Tersangka
Polsek Anjatan Respon Cepat Laporan Dugaan Penganiyaan di Cafe Putra Damar, Kabiro Jejak Narasi Beri Apresiasi
Bareskrim Polri Ungkap Gudang LPG Oplosan di Pondok Aren Tangsel
Pelaku Dugaan Kekerasan Seksual terhadap Anak di Palmerah Diamankan Polda Metro Jaya
Daftar 17 Orang Terjaring OTT KPK Terkait Suap HGB, Presdir Summarecon hingga Pejabat ATR/BPN Jadi Tersangka
Kepala BPN Kota Tangerang Dikabarkan Terkena OTT KPK, 20 Koper Uang Ratusan Miliar Diamankan
Polres Jakarta Barat Bongkar Sindikat Produksi Tembakau Sintetis Senilai Rp1 Miliar, Empat Tersangka Diamankan
Bongkar Kasus Korupsi Hutan PT Inhutani V, Kejagung Sita Uang Rp1 Triliun
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari JEJAKNARASI.ID di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan click tanda bintang.

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 19:16 WIB

Polres Indramayu Tetapkan Pelaku Penganiayaan dengan Sajam di Sindang Jadi Tersangka

Selasa, 22 September 2026 - 12:25 WIB

Polsek Anjatan Respon Cepat Laporan Dugaan Penganiyaan di Cafe Putra Damar, Kabiro Jejak Narasi Beri Apresiasi

Kamis, 17 September 2026 - 18:56 WIB

Bareskrim Polri Ungkap Gudang LPG Oplosan di Pondok Aren Tangsel

Kamis, 17 September 2026 - 09:44 WIB

Pelaku Dugaan Kekerasan Seksual terhadap Anak di Palmerah Diamankan Polda Metro Jaya

Selasa, 15 September 2026 - 16:13 WIB

Daftar 17 Orang Terjaring OTT KPK Terkait Suap HGB, Presdir Summarecon hingga Pejabat ATR/BPN Jadi Tersangka

Berita Terbaru

Foto: 1st

Entertainment

Video Adu Mekanik Pasangan di Hotel Kalbar Viral di Medsos

Jumat, 25 Sep 2026 - 15:35 WIB

TNI - Polri

Kapolri Luncurkan STNK Digital dan Pembayaran Tilang Terintegrasi

Jumat, 25 Sep 2026 - 14:06 WIB