Bawaslu : Prabowo Tidak Melakukan Pelanggaran, Netizen : Kami Sudah Tahu Akhirnya Seperti Itu

- Redaksi

Kamis, 21 November 2024 - 16:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA. Ketua Bawaslu, Rahmat Bagja mengatakan bahwa Presiden Prabowo tidak melakukan pelanggaran aturan kampanye di dalam video singkat yang di upload Calon Gubernur (Cagub) Jawa Tengah nomor urut 2, M Luthfi beberapa waktu yang lalu.

Bagja mengatakan, tidak ada dugaan pelanggaran Pemilu dalam video tersebut, baik dalam segi pelanggaran administrasi, maupun pelanggaran pidana.

“Dalam segi aturan hukum, Presiden dapat melakukan kampanye pemilihan berdasarkan ketentuan Pasal 70 Ayat 2 Undang-Undang Pemilihan jo Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 52 /PUU-XXII/2024 dan PP 32/2018, namun ketentuan mengenai cuti kampanye atau syarat untuk ikut serta dalam kampanye tidak berlaku karena pembuatan video dilakukan Minggu 3 November 2024 atau pada hari libur,” kata Bagja dalam konferensi pers di Kantor Bawaslu RI, Jakarta, Rabu (19/11/2024).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia pun menjelaskan, video yang di unggah Lutfi melalui akun Instagram pribadi miliknya itu memang memiliki muatan kampanye.

Namun menurut Bagja, pengunggahan video dilakukan pada tanggal 9 November 2024 atau pada rentang waktu jadwal pemilihan kampanye melalui media sosial, yakni 25 September hingga 23 November 2024, sehingga berdasarkan waktu tidak melanggar ketentuan.

Baca Juga :  Prabowo Janji Akan berantas Penyalahgunaan Kekuasaan dan Ajak Masyarakat Untuk Memilih pasangan Lutfi - Taj Yasin

Bagja menuturkan, dalam menelusuri kasus tersebut, Bawaslu telah melakukan sejumlah langkah, di antaranya mencermati berita-berita terkait, serta akun Instagram yang bersangkutan.

Ia pun menambahkan, dalam menelusuri kasus tersebut, Bawaslu telah melakukan sejumlah langkah, di antaranya mencermati berita-berita terkait, serta akun Instagram yang bersangkutan.

Penelusuran tersebut Merujuk pada Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 52 Tahun 2024, yang memungkinkan pejabat negara, termasuk presiden, untuk ikut serta dalam kampanye dengan syarat tertentu.

Ada syarat yang harus dipenuhi, di antaranya tidak menggunakan fasilitas jabatan, kecuali pengamanan, serta mengambil cuti di luar tanggungan negara.

Jika dalam penelusuran ditemukan dugaan pelanggaran, Bawaslu akan membenarkan-nya sesuai prosedur. Namun, jika tidak ada pelanggaran, hasil penelusuran akan dijadikan contoh pengawasan. (/JS)

 

Berita Terkait

Tak Sejalan Dengan Mulyono, Anies Pertegas Arah Dukungannya Dengan Berfose 3 Jari
Usai Rampungkan Pemeriksaan, Bawaslu Belum Bisa Memastikan Adanya Pelanggaran Atau Tidak Terkait Video Endorse Prabowo
Usai Video Endorse Prabowo Untuk Lutfi – Taj Yasin Viral, Andika : Kalau Bisa Kami Juga Ingin Di Dukung
Prabowo Janji Akan berantas Penyalahgunaan Kekuasaan dan Ajak Masyarakat Untuk Memilih pasangan Lutfi – Taj Yasin
Banwaslu Tangsel Gandeng Awak Media Guna Menjaga Kondusifitas Pilkada 2024
GP Ansor Siap Laporkan Suswono, Buntut Kelakar Janda Kaya Nikahi Pemuda Pengangguran
Ditanya Luas Wilayah Cianjur, Ramzi : Tinggal Searching Aja Di Google
Airin Hanya Tersenyum Saat Dimyati Sebut “Beban Gubernur Terlalu Berat Bagi Wanita”
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari JEJAKNARASI.ID di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Kamis, 21 November 2024 - 16:20 WIB

Bawaslu : Prabowo Tidak Melakukan Pelanggaran, Netizen : Kami Sudah Tahu Akhirnya Seperti Itu

Rabu, 20 November 2024 - 10:39 WIB

Tak Sejalan Dengan Mulyono, Anies Pertegas Arah Dukungannya Dengan Berfose 3 Jari

Selasa, 19 November 2024 - 22:10 WIB

Usai Rampungkan Pemeriksaan, Bawaslu Belum Bisa Memastikan Adanya Pelanggaran Atau Tidak Terkait Video Endorse Prabowo

Senin, 11 November 2024 - 14:48 WIB

Usai Video Endorse Prabowo Untuk Lutfi – Taj Yasin Viral, Andika : Kalau Bisa Kami Juga Ingin Di Dukung

Sabtu, 9 November 2024 - 23:38 WIB

Prabowo Janji Akan berantas Penyalahgunaan Kekuasaan dan Ajak Masyarakat Untuk Memilih pasangan Lutfi – Taj Yasin

Berita Terbaru

Mantan Menteri Agama Yaqut Qholil Qoumas saat kemabli ke rutan KPK. (Foto:: Ist)

Hukum & Kriminal

Sempat Jadi Tahanan Rumah, Gus Yaqut Kembali ke Rutan KPK

Selasa, 24 Mar 2026 - 23:42 WIB