Sejarah Baru, GMNI Trisakti Mengukuhkan Kepengurusan Definitif Pasca Kaderisasi Baru

- Redaksi

Senin, 4 November 2024 - 23:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA. Sejarah baru tercipta dilingkup Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Trisakti tahun 2024.

Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Trisakti yang di komandoi oleh Gus Fakhir mencetak sejarah baru dengan mengukuhkan kepengurusan definitif pasca kaderisasi baru.

GMNI Trisakti terkenal dengan sikap kritisnya terhadap pemerintah dari masa ke masa. Organisasi kemahasiswaan yang berlandaskan ideologis, pembela rakyat kecil dan anti penindasan ini.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebagai Ketua GMNI Trisakti, Fakhir sangat bersyukur telah di kukuhkannya kepengurusan definitif pasca kaderisasi baru.

Dengan begitu, ia menilai dengan adanya kepengurusan definitif yang baru ini bisa mendorong terwujudnya visi misi GMNI trisaksi yang sejalan dengan tujuan reformasi.

Baca Juga :  Cek Kesiapan Arus Balik, Menhub Kunjungi Pelabuhan Bakauheni di Malam Lebaran

“Kita bersyukur sejarah baru tercipta dengan terbentuknya kepengurusan definitif yang baru, kita akan terus membangun masa depan gemilang GMNI Trisakti, tujuan kita untuk terus mencetak kader-kader yang tangguh dan kopenten, tetap kritis terhadap ketidak adilan, selalu di depan untuk membela rakyat kecil, selalu di garda terdepan melawan pelaku penindasan. Terutama keras terhadap pemerintah, jika pemerintah tidak menjalani amanah undang-undang dasar 45.” Ucap Fakhir, Senin (04/11/2024).

Fakhir pun berharap dengan adanya kaderisasi baru ini, GMNI tetap solid, kritis dan juga saling bersinergi dengan DPK GMNI di kampus lainnya.(/JS)

Berita Terkait

Dirut Jasa Marga: Pengendalian Lalu Lintas Berjalan Efektif, Masyarakat Diminta Atur Waktu Balik
Insiden Hama Tikus di Hotel Bintang Lima Picu Kritik Luas di Media Sosial
MAKI Kritik Keras KPK Soal Pengalihan Status Tahanan Gus Yaqut
Kasatgas PRR Tito Karnavian Dampingi Presiden Kunker dan Rayakan Idulfitri di Tamiang Aceh
Mantan Kepala Anti Teror AS: Hati Nurani Ini Tidak Mendukung Perang Dengan Iran
DPR Desak Hapus Pajak Ganda, Legislator : Sistem Pajak Harus Lebih Adil
Diskusi Bersama Pakar dan Jurnalis Senior, Presiden Prabowo Beberkan Alasan Gabung BoP
Kompolnas Apresiasi Peran Polda Metro Jaya Terkait Kasus Penyiraman Air Keras
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari JEJAKNARASI.ID di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan click tanda bintang.

Berita Terkait

Rabu, 25 Maret 2026 - 17:29 WIB

Dirut Jasa Marga: Pengendalian Lalu Lintas Berjalan Efektif, Masyarakat Diminta Atur Waktu Balik

Senin, 23 Maret 2026 - 00:26 WIB

MAKI Kritik Keras KPK Soal Pengalihan Status Tahanan Gus Yaqut

Sabtu, 21 Maret 2026 - 09:48 WIB

Kasatgas PRR Tito Karnavian Dampingi Presiden Kunker dan Rayakan Idulfitri di Tamiang Aceh

Jumat, 20 Maret 2026 - 19:40 WIB

Mantan Kepala Anti Teror AS: Hati Nurani Ini Tidak Mendukung Perang Dengan Iran

Jumat, 20 Maret 2026 - 19:34 WIB

DPR Desak Hapus Pajak Ganda, Legislator : Sistem Pajak Harus Lebih Adil

Berita Terbaru

Mantan Menteri Agama Yaqut Qholil Qoumas saat kemabli ke rutan KPK. (Foto:: Ist)

Hukum & Kriminal

Sempat Jadi Tahanan Rumah, Gus Yaqut Kembali ke Rutan KPK

Selasa, 24 Mar 2026 - 23:42 WIB

error: Content is protected !!