Adakan Pertemuan Dengan Dasco, GMNI Trisakti Nilai Kepresma Trisakti Lupa Sejarah Reformasi 98

- Redaksi

Senin, 4 November 2024 - 23:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA. Alih-alih ingin tegak lurus dengan nilai-nilai reformasi, Kepresidenan Mahasiswa (Kepresma) Trisakti di nilai hilang arah dan lupa akan sejarah reformasi tahun 1998.

Alasan penilaian tersebut bukan tanpa sebab, Kepresma Trisakti diduga sedang bermain mata dengan pemerintahan saat ini, karena adakan pertemuan secara terang-terangan dengan orang kepercayaan pemerintah saat ini.

Ketua Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Trisakti, Mafakhir Kaffa atau yang biasa di sapa Gus Fakhir menilai, Pengurus Kepresma Trisakti sudah tidak sehat, karena diduga sedang bermain mata dengan pemerintah saat ini melalui Sufmi Dasco, yang tidak lain adalah orang kepercayaan pemimpin pemerintahan saat ini.

“Presma Trisakti, Faiz seperti sedang mengencingi sejarah reformasi, karena diduga sedang bermain mata dengan orang kepercayaan salah satu aktor tragedi 98”, ucap fakhir, Senin (04/11/2024).

Lebih lanjut, Fakhir menyayangkan sikap dari Presma Trisakti yang lupa akan sejarah dari tragedi berdarah 98 yang banyak memakan korban, tidak terkecuali mahasiswa-mahasiswa Trisakti kala itu.

“Kita sebagai pemimpin organisasi mahasiswa Trisakti malu jika menjadi pemimpin lupa akan sejarah dari tragedi berdarah kala itu, dan sekarang malah seakan-akan bermain mata dengan orang kepercayaan dari orang yang diduga salah satu aktor tragedi 98 tersebut,” ucap Fakhir. (/JS)

 

 

Berita Terkait

Dirut Jasa Marga: Pengendalian Lalu Lintas Berjalan Efektif, Masyarakat Diminta Atur Waktu Balik
Insiden Hama Tikus di Hotel Bintang Lima Picu Kritik Luas di Media Sosial
MAKI Kritik Keras KPK Soal Pengalihan Status Tahanan Gus Yaqut
Kasatgas PRR Tito Karnavian Dampingi Presiden Kunker dan Rayakan Idulfitri di Tamiang Aceh
Mantan Kepala Anti Teror AS: Hati Nurani Ini Tidak Mendukung Perang Dengan Iran
DPR Desak Hapus Pajak Ganda, Legislator : Sistem Pajak Harus Lebih Adil
Diskusi Bersama Pakar dan Jurnalis Senior, Presiden Prabowo Beberkan Alasan Gabung BoP
Kompolnas Apresiasi Peran Polda Metro Jaya Terkait Kasus Penyiraman Air Keras
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari JEJAKNARASI.ID di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan click tanda bintang.

Berita Terkait

Rabu, 25 Maret 2026 - 17:29 WIB

Dirut Jasa Marga: Pengendalian Lalu Lintas Berjalan Efektif, Masyarakat Diminta Atur Waktu Balik

Senin, 23 Maret 2026 - 00:26 WIB

MAKI Kritik Keras KPK Soal Pengalihan Status Tahanan Gus Yaqut

Sabtu, 21 Maret 2026 - 09:48 WIB

Kasatgas PRR Tito Karnavian Dampingi Presiden Kunker dan Rayakan Idulfitri di Tamiang Aceh

Jumat, 20 Maret 2026 - 19:40 WIB

Mantan Kepala Anti Teror AS: Hati Nurani Ini Tidak Mendukung Perang Dengan Iran

Jumat, 20 Maret 2026 - 19:34 WIB

DPR Desak Hapus Pajak Ganda, Legislator : Sistem Pajak Harus Lebih Adil

Berita Terbaru

Mantan Menteri Agama Yaqut Qholil Qoumas saat kemabli ke rutan KPK. (Foto:: Ist)

Hukum & Kriminal

Sempat Jadi Tahanan Rumah, Gus Yaqut Kembali ke Rutan KPK

Selasa, 24 Mar 2026 - 23:42 WIB

error: Content is protected !!