DIKLATPIMNAS BEM Banten Bersatu: Mengokohkan Kepemimpinan Progresif Menuju Indonesia dan Banten Maju 

DIKLATPIMNAS BEM Banten Bersatu: Mengokohkan Kepemimpinan Progresif Menuju Indonesia dan Banten Maju 

- Author

Sabtu, 26 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JEJAKNARASI.ID, TANGERANG – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Banten Bersatu sukses menyelenggarakan DIKLATPIMNAS (Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan Nasional) dengan mengusung tema “Dari Tanah Jawara Untuk Indonesia: Merawat Nalar Kritis dan Membangun Karakter Kepemimpinan Inklusif dan Progresif dalam Menyongsong Indonesia Emas 2045″, pada Selasa (25/07/2025).

Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari ini, diikuti oleh ratusan mahasiswa dari berbagai kampus di seluruh Indonesia dan menghadirkan tokoh-tokoh nasional sebagai bentuk sinergi antara mahasiswa, pemerintah, dan pemangku kebijakan.

 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Koordinator Pusat Bem Banten Bersatu, Bagas Yuliato, mengatakan bahwa kegiatan ini mengusung tema besar yang sangat relevan dengan situasi kebangsaan hari ini.

“Dari Tanah Jawara untuk Indonesia: Merawat Nalar Kritis dan Membangun Karakter Kepemimpinan Progresif dalam Menyongsong Indonesia Emas 2045.”

 

“Tema ini bukan sekadar slogan, tapi merupakan panggilan sejarah bahwa dari Banten, Tanah Jawara yang penuh semangat perjuangan dan keteguhan nilai- nilai, harus lahir kembali generasi mahasiswa yang kritis, berani, dan berpihak pada kebenaran serta keadilan,” ujar Bagas Yulianto.

 

“DIKLATPIMNAS ini adalah kawah candradimuka. Di sinilah kita menyusun kesadaran bersama, merumuskan strategi gerakan, dan membentuk character building kader-kader BEM yang tidak hanya siap memimpin organisasi, tapi juga menjadi motor perubahan sosial di masyarakat.”

“Mari kita jadikan Tanah Jawara ini bukan hanya tempat lahirnya sejarah perlawanan masa lalu, tetapi juga lahan subur tumbuhnya pemimpin masa depan. Pemimpin yang bukan pencitraan, bukan tunduk pada kekuasaan, tapi yang berani berdiri tegak atas nama rakyat dan nilai-nilai keadilan,” sambungnya.

Ketua Pelaksana Harun mengatakan masa depan Indonesia di tangan genarasi yang berfikir kritis.

“Dari Tanah Jawara, kami mengirimkan pesan kepada seluruh anak bangsa: bahwa masa depan Indonesia berada di tangan generasi yang berpikir kritis, bersikap inklusif, dan bergerak progresif.”

“Melalui DIKLATPIMNAS ini, kami tidak hanya menggelar pelatihan, tapi sedang membangun fondasi kepemimpinan masa depan yang berakar pada nilai-nilai perjuangan, kolaborasi, dan keberanian moral.”

Baca Juga :  Dugaan Penyelewengan Dana BOS di Salah Satu SMK Swasta Kabupaten Tangerang

“Kami percaya, menyongsong Indonesia Emas 2045 bukan sekadar mimpi politik ia adalah proyek peradaban yang harus ditopang oleh anak muda dengan karakter kuat, jiwa merdeka, dan semangat pengabdian. Kegiatan ini adalah wujud nyata bahwa mahasiswa bukan hanya pengamat keadaan, tapi penentu arah dan penjaga nurani bangsa,” ucap Harun

Kegiatan yang dilaksanakan di Balai Diklat Khitri Bhakti, Kabupaten Tangerang ini secara resmi dibuka oleh Anggota DPR RI Komisi I, Anggota DPRD Provinsi Banten, Bupati Tangerang, serta Koordinator Pusat Bem Banten Bersatu.

 

Bupati Tangerang, Moch Maesyal Rasyid, dalam sambutannya menekankan pentingnya peran pemuda sebagai agen perubahan dan pengawal arah pembangunan bangsa.

“Indonesia Emas 2045 hanya bisa dicapai jika generasi mudanya berpikir kritis, progresif, dan mampu bersinergi lintas sektor. Inisiatif seperti DIKLATPIMNAS ini harus terus diperkuat,” ungkap Maesyal.

Dalam DIKLATPIMNAS ini, para peserta tidak hanya mendapatkan pembekalan teoritis, tetapi juga mengikuti berbagai workshop, diskusi strategis, dan simulasi kepemimpinan yang membentuk karakter inklusif dan progresif sesuai dengan kebutuhan zaman.

Tema besar kegiatan ini menjadi refleksi atas semangat perjuangan dari Tanah Jawara Banten yang memiliki sejarah panjang dalam melahirkan pemimpin-pemimpin pemberani dan berintegritas.

Turut hadir dan memberikan Sambutan adalah Anggota DPRD Provinsi Banten dan Anggota Komisi I DPR RI Sarifah Ainun Jariyah, yang secara mendalam membahas Kepemimpinan Generasi Muda Dalam Bonus Demografi Indonesaia Emas 2024 karna kita adalah bibit Generasi Penerus Bangsa.

DIKLATPIMNAS ini menjadi momentum penting untuk merumuskan arah gerak mahasiswa dalam menjawab tantangan kebangsaan di era kontemporer. Para peserta sepakat bahwa gerakan mahasiswa harus menjelma menjadi kekuatan intelektual, moral, dan sosial yang mampu menjadi penentu dalam setiap arah kebijakan bangsa. **

Berita Terkait

Dihuni Selama 40 Tahun, Rumah Peninggalan Kakek Berpindah Tangan karena Sengketa Utang
Alfamart dan Merries Gelar Posyandu Gratis di Tangerang, Sasar Kesehatan Ibu dan Anak
Konsolidasi Pemuda Berdampak Menuju Deklarasi Wilayah Kabupaten Tangerang
32 Tahun CitraRaya, Ajak Warga Pilah Sampah dari Rumah
Mutasi ASN Kabupaten Tangerang Disorot, Sejumlah Pengangkatan Dipertanyakan
Reses DPRD Kabupaten Tangerang, Iqrar dapat Keluhan Warga Gading Serpong Soal Parkir Berbayar
Maggot di TPS CitraRaya Tangerang Olah 320 Kg Sampah Organik Setiap Hari
Empat Mahasiswa UNTARA Diduga Alami Kekerasan saat HUT Kabupaten Tangerang Ke-394, Siapkan Laporan Polisi
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari JEJAKNARASI.ID di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan click tanda bintang.

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 16:20 WIB

Dihuni Selama 40 Tahun, Rumah Peninggalan Kakek Berpindah Tangan karena Sengketa Utang

Senin, 2 November 2026 - 14:23 WIB

Alfamart dan Merries Gelar Posyandu Gratis di Tangerang, Sasar Kesehatan Ibu dan Anak

Senin, 2 November 2026 - 06:20 WIB

Konsolidasi Pemuda Berdampak Menuju Deklarasi Wilayah Kabupaten Tangerang

Minggu, 1 November 2026 - 14:10 WIB

32 Tahun CitraRaya, Ajak Warga Pilah Sampah dari Rumah

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 07:02 WIB

Mutasi ASN Kabupaten Tangerang Disorot, Sejumlah Pengangkatan Dipertanyakan

Berita Terbaru

Nasional

Isu Makar Presiden Prabowo Kembali Disorot, Ini Faktanya

Selasa, 3 Nov 2026 - 20:03 WIB