JAKARTA, JEJAKNARASI.ID – Sekretaris Jenderal DPD GMNI DKI Jakarta, Gus Fakhier, memberikan apresiasi tinggi kepada Polri dan Badan Narkotika Nasional (BNN) atas keberhasilan menggagalkan penyelundupan 1,16 ton ketamin yang diangkut kapal tanker MT Global 168 dari Malaysia menuju Indonesia.
Menurut Gus Fakhier, pengungkapan ini adalah bukti nyata bahwa negara hadir melindungi generasi muda dari ancaman narkoba lintas negara.
“Kami dari GMNI DKI Jakarta mengapresiasi setinggi-tingginya kerja Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto, BNN, Bea Cukai, dan seluruh tim gabungan. Bayangkan kalau 1,16 ton ketamin ini lolos, berapa juta anak muda Indonesia yang jadi korban. Ini kerja nyata pemerintah menjaga masa depan bangsa,” ujar Gus Fakhier, Minggu (25/10/2026).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia juga menyoroti fakta bahwa kapal tersebut berangkat dari Pasir Gudang, Johor, dan terdaftar atas nama perusahaan Malaysia. Menurutnya, hal ini harus menjadi alarm keras bagi hubungan kedua negara.
“Ini bukan pertama kalinya barang haram masuk lewat jalur dari Malaysia. Kami minta Malaysia jangan diam. Pengawasan pelabuhan dan perusahaan pelayaran di sana harus diperketat. Indonesia sudah bekerja keras menjaga pintu masuknya, jangan sampai negara tetangga justru jadi gudang transit narkoba untuk Indonesia,” tegasnya.
Gus Fakhier mendorong pemerintah Indonesia menempuh jalur diplomatik untuk meminta Malaysia mengusut tuntas perusahaan pemilik kapal serta jaringan di balik pengiriman tersebut. Ia juga mendukung langkah aparat untuk membongkar jaringan hingga ke pemodal dan pengendalinya.
“GMNI DKI Jakarta berdiri di belakang pemerintah dalam perang melawan narkoba. Kami siap turun ke kampus-kampus dan basis mahasiswa untuk mengampanyekan bahaya narkoba, termasuk modus baru ketamin yang menyasar anak muda,” pungkasnya.
























