Video Teguran Petugas Keamanan di Taman Puspa CitraRaya Viral, Dua Pihak Sepakat Berdamai

Video Teguran Petugas Keamanan di Taman Puspa CitraRaya Viral, Dua Pihak Sepakat Berdamai

- Author

Kamis, 8 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGERANG, JEJAKNARASI.ID – Sebuah video yang merekam percakapan antara seorang penghuni kos dan petugas keamanan di gerbang Perumahan Taman Puspa, CitraRaya, Tangerang, beredar luas di media sosial. Peristiwa tersebut kemudian mendapat perhatian warganet dan memunculkan beragam tanggapan.

Peristiwa itu terjadi pada Rabu, 7 Oktober 2026 sekitar pukul 02.30 WIB. Saat itu, seorang pria bernama Irvan hendak keluar dari kawasan perumahan menggunakan mobil. Ketika melintas di gerbang, ia ditegur oleh petugas keamanan yang sedang berjaga, Sunadi.

Menurut keterangan Irvan, teguran tersebut membuatnya tidak berkenan. Ia kemudian menghentikan kendaraannya beberapa meter dari gerbang dan menghampiri Sunadi. Percakapan keduanya kemudian direkam menggunakan telepon seluler.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Video yang beredar di media sosial hanya menampilkan sebagian percakapan. Bagian sebelum percakapan tersebut tidak terlihat dalam rekaman yang beredar.

Dalam video itu, Irvan mempertanyakan ucapan Sunadi yang menurutnya menyebut dirinya “sibuk bolak-balik”.

“Pak, maaf, maksudnya ngomong sibuk bolak-balik apa ya, Pak?” tanya Irvan dalam rekaman.

“Kenapa?” jawab Sunadi.

“Bapak tadi bilang apa?” kata Irvan.

Sunadi kemudian mempertanyakan alasan dirinya direkam.

Dalam percakapan tersebut, Irvan menyampaikan bahwa dirinya tinggal di kawasan itu dan menjelaskan bahwa istrinya sedang sakit.

“Istri saya sakit, Pak. Ayo ke kosan saya, Pak,” ujar Irvan.

Sunadi kemudian menanyakan lokasi tempat tinggal Irvan.

“Kos di blok apa?” tanya Sunadi.

“Koh Rudi,” jawab Irvan, merujuk kepada tempat ia menyewa kamar.

“Ya, nanti saya ke sana,” kata Sunadi.

Rekaman yang beredar kemudian berakhir tanpa memperlihatkan keseluruhan rangkaian peristiwa maupun penyelesaian percakapan keduanya.

Penjelasan Petugas Keamanan

Sunadi mengatakan dirinya tidak mengenal Irvan sebelumnya. Ia menjelaskan bahwa saat kejadian dirinya sedang berjaga seorang diri pada dini hari.

Menurut Sunadi, pemeriksaan terhadap kendaraan yang keluar-masuk kawasan merupakan bagian dari kewaspadaan petugas keamanan, terutama terhadap orang yang belum dikenalnya.

“Kalau itu warga, saya pasti hafal karena sudah bertahun-tahun tugas di sini. Tapi kalau dia kos, ya kita enggak tahu. Karena Pak RT dan Pak RW juga tidak tahu yang bersangkutan,” ujar Sunadi.

Ketua RW Perumahan Taman Puspa, Joko Supono, juga mengatakan teguran terhadap orang yang belum dikenal merupakan bagian dari upaya menjaga keamanan lingkungan.

Baca Juga :  Wabup Intan Ikut Meriahkan Fun Walk San Mon 30 Gereja Katolik Santa Monika

Joko menyebut Irvan merupakan penghuni kos di kawasan tersebut dan belum tercatat sebagai warga yang diketahui pengurus lingkungan.

“Ini bukan warga saya, tapi tamu yang ngekos. Selama tinggal di sini, yang bersangkutan belum pernah lapor RT dan lapor RW, jadi kita tidak tahu,” kata Joko.

Joko menjelaskan, warga yang telah terdata menggunakan kartu akses untuk keluar-masuk kawasan. Karena itu, petugas keamanan tetap melakukan pemeriksaan terhadap aktivitas kendaraan, khususnya pada waktu dini hari.

Warga Pertanyakan Beredarnya Video

Beredarnya video tersebut kemudian mendapat perhatian sejumlah warga Perumahan Taman Puspa. Sebagian warga mempertanyakan penyebaran rekaman karena hubungan antara warga dan petugas keamanan selama ini disebut berjalan baik.

Warga juga menyayangkan video yang beredar hanya menampilkan sebagian percakapan sehingga konteks kejadian secara keseluruhan tidak dapat diketahui dari rekaman tersebut.

Joko mengatakan penyebaran potongan video berpotensi membuat publik memahami peristiwa hanya berdasarkan bagian tertentu.

“Kami menyayangkan kalau persoalan seperti ini kemudian menjadi konsumsi publik tanpa konteks yang lengkap,” ujarnya.

Sementara itu, Irvan mengatakan dirinya mengunggah video tersebut karena ingin meminta pendapat publik mengenai kejadian yang dialaminya.

Setelah video tersebut beredar luas, persoalan kemudian dibahas melalui pertemuan yang difasilitasi pengelola keamanan CitraRaya bersama pengurus RT dan RW setempat.

Pertemuan tersebut menghasilkan kesepakatan untuk menyelesaikan persoalan secara damai antara Irvan dan Sunadi.

Irvan kemudian menyampaikan permintaan maaf kepada Sunadi dan warga Perumahan Taman Puspa melalui video yang diunggah di akun media sosialnya.

Dengan adanya kesepakatan tersebut, persoalan yang bermula dari teguran pada dini hari itu akhirnya diselesaikan melalui pertemuan langsung kedua pihak.

Peristiwa ini juga menjadi pengingat bahwa rekaman yang diunggah ke media sosial dapat menyebar dengan cepat. Ketika sebuah video hanya menampilkan sebagian kejadian, konteks peristiwa secara keseluruhan berpotensi tidak tersampaikan kepada publik.

Karena itu, kehati-hatian diperlukan sebelum merekam, mengunggah, maupun menyebarluaskan sebuah peristiwa, terutama ketika menyangkut orang lain. Verifikasi informasi dan penyampaian konteks secara utuh penting dilakukan agar pemberitaan maupun percakapan di ruang publik tidak merugikan pihak-pihak yang terlibat.

Berita Terkait

HUT ke-81 TNI, Forkopimcam Panongan Perkuat Sinergitas Jaga Kamtibmas
Alfamart dan Kalbe Nutritionals Perkuat Dukungan 1.000 HPK melalui Sahabat Posyandu
Mengaku Diusir, Warga Panongan Laporkan Dugaan Intimidasi
Kecamatan Kelapa Dua Tembus 5 Besar Lomba Kecamatan Kabupaten Tangerang 2026, Camat Paparkan Inovasi dan Pelayanan Publik
Kasatpol PP Kabupaten Tangerang Buka Suara soal Tuduhan Pelecehan Seksual: “Itu Tidak Benar!”
Diduga Lakukan Pelecehan Seksual, Kasatpol PP Tangerang Dilaporkan Ke BKPSDM
Polisi Selidiki Penemuan Jenazah Perempuan di Jalur Naga Kelapa Dua, Satu Orang Diamankan
Camat Dadang Apresiasi Siswi SMPN 2 Kelapa Dua yang Tampil di Jambore Nasional XII
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari JEJAKNARASI.ID di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan click tanda bintang.

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:03 WIB

Video Teguran Petugas Keamanan di Taman Puspa CitraRaya Viral, Dua Pihak Sepakat Berdamai

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:30 WIB

HUT ke-81 TNI, Forkopimcam Panongan Perkuat Sinergitas Jaga Kamtibmas

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:23 WIB

Alfamart dan Kalbe Nutritionals Perkuat Dukungan 1.000 HPK melalui Sahabat Posyandu

Rabu, 30 September 2026 - 21:51 WIB

Mengaku Diusir, Warga Panongan Laporkan Dugaan Intimidasi

Senin, 28 September 2026 - 13:40 WIB

Kecamatan Kelapa Dua Tembus 5 Besar Lomba Kecamatan Kabupaten Tangerang 2026, Camat Paparkan Inovasi dan Pelayanan Publik

Berita Terbaru

Ekonomi & Bisnis

Inilah Kiat Produk UMKM Tembus Pasar Ekspor

Kamis, 8 Okt 2026 - 11:47 WIB