OPINI, JEJAKNARASI.ID – Di tengah derasnya arus informasi dan maraknya stigma negatif terhadap profesi wartawan, salah satu awak media Biro jejaknarasi.id Indramayu, Jawa Barat, menegaskan komitmennya sebagai jurnalis yang profesional dan berimbang.
Ia menegaskan bahwa kehadiran jurnalis di tengah masyarakat bukanlah untuk menjadi musuh masyarakat, apalagi musuh pemerintah. Melainkan sebagai mitra strategis dalam penyampaian informasi publik yang benar, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Saya sebagai awak media atau jurnalis, bukan musuh masyarakat atau bukan musuh pemerintah. Saya hanya membantu menyampaikan informasi publik agar masyarakat tahu berita yang sebenar-benarnya,” tegasnya, Sabtu (02/10/2026) di Patrol, Indramayu.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, tugas utama seorang jurnalis sesuai dengan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, adalah mencari, memperoleh, memiliki, menyimpan, mengolah, dan menyampaikan informasi kepada publik. Semua itu dilakukan berdasarkan fakta di lapangan, bukan berdasarkan opini atau kepentingan pribadi.
“Kritik yang kami sampaikan melalui pemberitaan, seperti kasus LP Tahun 2021 di Polsek Patrol yang kami soroti terkait kejelasan RJ dan SP2HP, itu bukan bentuk kebencian. Itu adalah bentuk kontrol sosial dan kasih sayang kepada institusi Polri agar semakin Presisi, transparan, dan dipercaya rakyat,” jelasnya.
Ia menambahkan, jurnalis dan aparat penegak hukum sejatinya adalah mitra yang tidak bisa dipisahkan. Jurnalis membutuhkan informasi yang valid dari aparat, dan aparat membutuhkan jurnalis untuk menyampaikan kinerja dan keberhasilan kepada masyarakat.
Ia berharap, sinergitas antara insan pers dan semua stakeholder, baik TNI, Polri, dan Pemerintah Daerah dapat terus terjalin dengan baik, demi terciptanya keterbukaan informasi publik dan keadilan bagi seluruh masyarakat.
“Jangan alergi dengan wartawan. Kami datang untuk konfirmasi, untuk berimbang. Jika ada yang salah, kami luruskan. Karena kami bekerja dengan Kode Etik Jurnalistik,” pungkasnya.
Penulis : Masta, Jurnalis Senior, Kabiro jejaknarasi.id Indramayu
Editor : Masta





















