Dari Parung Menuju Panggung Elit: Kisah Inspiratif Zulfan Djiaulhaq di Persita U-20

- Author

Selasa, 23 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zulfan Djiaulhaq, Pemain Persita U-20 (Foto: Instagram Persita)

Zulfan Djiaulhaq, Pemain Persita U-20 (Foto: Instagram Persita)

JEJAKNARASI.ID, BOGOR – Di tengah gemerlapnya industri sepak bola modern yang seringkali dikaitkan dengan fasilitas mewah, muncul sebuah cerita perjuangan murni dari sudut Kabupaten Bogor. Muhammad Zulfan Djiaulhaq, pemuda asli Parung, membuktikan bahwa keterbatasan ekonomi bukanlah penghalang bagi talenta besar untuk bersinar di kasta tertinggi kompetisi remaja Indonesia, BRI Liga 1 U-20.

Perjuangan dari Akar Rumput

​Lahir dan besar di lingkungan sederhana di Parung, perjalanan Zulfan menuju jersey Persita Tangerang tidaklah dilalui dengan karpet merah. Sejak kecil, ia dikenal sebagai sosok yang disiplin dan pantang menyerah. Tanpa sokongan fasilitas istimewa, Zulfan mengandalkan kualitas permainan dan kerja keras di atas lapangan hijau sebagai “paspor” untuk meraih mimpinya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Bagi masyarakat lokal di Parung, nama Zulfan adalah representasi dari harapan. Ia menunjukkan bahwa anak daerah bisa menembus ketatnya persaingan klub profesional melalui jalur prestasi murni.

Menjadi Andalan “Pendekar Cisadane” Muda

​Kualitas Zulfan terendus oleh pemandu bakat Persita Tangerang. Kemampuannya dalam mengolah bola dan visi bermain yang matang membuatnya terpilih menjadi bagian dari skuad Persita U-20 yang berlaga di kompetisi bergengsi EPA (Elite Pro Academy) Liga 1.

Baca Juga :  Ini Kata Sekjen PBSI Soal Target di Turnamen Indonesia Open 2025

​Di liga yang menjadi kawah candradimuka bagi calon bintang masa depan Timnas Indonesia ini, Zulfan terus konsisten menunjukkan performa impresif. Ia bukan sekadar pelengkap tim, melainkan pemain yang mampu memberikan kontribusi nyata dalam strategi pelatih.

​”Zulfan adalah contoh bahwa kualitas permainan tidak bisa berbohong. Ia datang dari keluarga sederhana dengan mentalitas pemenang,” ujar salah satu rekan setimnya di Persita.

Motivasi bagi Generasi Muda Bogor

​Keberhasilan Zulfan menembus kasta Liga 1 U-20 diharapkan menjadi pemantik semangat bagi ribuan talenta muda di Kabupaten Bogor. Kisahnya menegaskan bahwa di sepak bola, yang paling utama adalah apa yang dilakukan pemain selama 90 menit di lapangan, bukan latar belakang ekonominya.

​Kini, fokus Zulfan adalah terus meningkatkan level permainannya agar suatu saat nanti bisa menembus skuad utama Persita senior dan mengenakan seragam Merah Putih.

Berita Terkait

Jelang FIFA Series 2026, Ole Romeny Puji Kekompakan Skuad Garuda
Pembalap Muda Veda Ega Pratama Ukir Sejarah, Naik Podium Ketiga Ajang Moto3 Brasil 2026
PSSI Tetapkan 24 Pemain untuk Ajang FIFA Series 2026
Nova Arianto Panggil 28 Pemain untuk Turnamen AFF dan Piala Asia U-19
Aklimatisasi Berakhir, Tim Bulutangkis All England Indonesia Fokus Turnamen
Ini Penyebab PSSI Kena Sanksi AFC Saat Uji Coba Timnas Indonesia U-17 Melawan Mali
PSSI Seleksi 42 Pemain untuk AFF dan Piala Asia 2025 U-17, Berikut Daftarnya
Jelang All England 2026, Pelatih Sambut Positif Program Aklimatisasi
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari JEJAKNARASI.ID di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan click tanda bintang.

Berita Terkait

Kamis, 26 Maret 2026 - 21:50 WIB

Jelang FIFA Series 2026, Ole Romeny Puji Kekompakan Skuad Garuda

Senin, 23 Maret 2026 - 09:01 WIB

Pembalap Muda Veda Ega Pratama Ukir Sejarah, Naik Podium Ketiga Ajang Moto3 Brasil 2026

Senin, 23 Maret 2026 - 00:19 WIB

PSSI Tetapkan 24 Pemain untuk Ajang FIFA Series 2026

Rabu, 4 Maret 2026 - 21:12 WIB

Nova Arianto Panggil 28 Pemain untuk Turnamen AFF dan Piala Asia U-19

Minggu, 1 Maret 2026 - 20:07 WIB

Aklimatisasi Berakhir, Tim Bulutangkis All England Indonesia Fokus Turnamen

Berita Terbaru