Regulator Hingga Raksasa Kripto Berkumpul di Jakarta: Indonesia Siap Masuki Era DeFi 2030

Regulator Hingga Raksasa Kripto Berkumpul di Jakarta: Indonesia Siap Masuki Era DeFi 2030

- Author

Jumat, 12 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Peserta Forum Indonesia–Berachain DeFi saat foto bersama . (Foto : ist)

Peserta Forum Indonesia–Berachain DeFi saat foto bersama . (Foto : ist)

JEJAKNARASI.ID.JAKARTA – Forum Indonesia–Berachain DeFi yang berlangsung di Hotel Mulia, Jakarta, menarik perhatian para regulator, pelaku  industri kripto, hingga institusi global. 

Pasalnya forum tersebut menandai semakin terbukanya arah pengembangan ekosistem Web3 dan DeFi di Indonesia.

Sekaligus menegaskan posisi Indonesia sebagai pasar strategis di kawasan Asia Tenggara.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hadir dalam kegiatan tersebut, perwakilan OJK, INDODAX, Batoshi Foundation, dan Dolphin Finance (MyDoFi) yang didukung perusahaan teknologi asal AS, Nano Labs.

Head of APAC Berachain Ella Qiang menyebut, kegiatan ini menandai semakin terbukanya arah pengembangan ekosistem Web3 dan DeFi di Indonesia. Sekaligus menegaskan posisi Indonesia sebagai pasar strategis di kawasan Asia Tenggara.

Dalam forum tersebut, Ella Qiang juga menyoroti pesatnya perkembangan ekosistem Berachain yang kini mencatat nilai lebih dari $1,15 miliar dan pendapatan aplikasi tahunan mencapai $62 juta.

“Konsep Proof of Liquidity-Po adalah mekanisme yang mengalirkan likuiditas blockchain langsung ke aplikasi produktif. Sehingga struktur ekonomi Indonesia yang didominasi UMKM, arus remitansi semakin  besar, dan masyarakat yang mobile-native menjadikan Indonesia “salah satu pasar paling ideal” untuk PoL,” jelas Ella Qiang dalam sambutanya di Hotel Mulia, Jakarta Jumat (12/12/2025).

Sementara itu, perwakilan Divisi Aset Kripto OJK menyebut Indonesia saat ini mendorong inovasi industri aset digital, namun tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian. 

Selain itu, OJK juga membuka pintu bagi pengembangan produk blockchain, DeFi, BTC-Fi hingga model Digital Asset Treasury (DAT).

“Hal itu guna memenuhi standar transparansi dan perlindungan investor,” sebut OJK.

Di tempat yang sama, Batoshi Foundation melalui CEO nya Vasily Medvedev mengumumkan pembaruan BVT dan Ekspansi Komunitas Global.  Dengan memperkenalkan rangkaian pembaruan pada ekosistem BVT.

Baca Juga :  Literasi dan Pameran Perdagangan Emas Fisik secara Digital 2024 Dorong Gen Z Investasi Emas Digital

Seperti bBGT, derivatif baru yang menangkap reward validator dan Model deflasi BVT jalur ganda serta perluasan BVT Bond untuk memperkuat kedalaman likuiditas.

“Ekspansi komunitas Batoshi sudah merambah Tiongkok, Korea, Indonesia, Vietnam, dan Eropa. Batoshi kini menjadi salah satu komunitas BTC-Fi dengan pertumbuhan tercepat secara global,” ungkapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Dolphin Finance (MyDoFi)  memaparkan kolaborasinya dengan Nano Labs (NASDAQ: NA). Sebagai perusahaan teknologi publik asal AS, Nano Labs dinilai membawa standar kepatuhan dan keamanan tingkat institusi ke platform MyDoFi.

“Kami menawarkan akses mudah ke strategi yield DeFi non-kustodial dengan teknologi seperti Transparansi penuh on-chain, Protokol blue-chip yang telah diaudit dan Arsitektur keamanan Cobo MPC dan EIP-4337,” bebernya.

Ditambahkan, Platform ini membawa visi besar “Indonesia 2030”, untuk mendorong lebih dari $100 miliar arus modal aset digital. Serta  patuh regulasi dan memperluas inklusi keuangan bagi jutaan masyarakat yang belum memiliki akses layanan bank.

Di sisi lain, INDODAX menegaskan komitmennya untuk menjadi jembatan antara inovasi global dan pasar Indonesia. Bursa ini bahkan mengisyaratkan kemungkinan kolaborasi lebih luas dengan proyek-proyek internasional guna mempercepat adopsi DeFi di dalam negeri.

Sebagai informasi, forum hasil kerjasama antara Berachain dengan PT Dragon Parcel Solution ini memperlihatkan momentum positif bagi perkembangan Web3 di Indonesia.

Dengan dukungan regulator, kesiapan bursa lokal, ekspansi jaringan global, hingga hadirnya produk DeFi berstandar institusi, Indonesia dinilai berada di jalur yang tepat untuk menjadi pusat aset digital Asia Tenggara.

Acara ditutup dengan sesi networking yang dihadiri ratusan peserta, dengan antusiasme tinggi terhadap inisiatif ekosistem Berachain yang akan segera diluncurkan di Indonesia.**

 

Berita Terkait

Internet Rumah Lemot? Promo IndiHome Beri Solusi “Double Speed” Cuma Rp250 Ribu
Alfamart dan Cussons Baby Perluas Akses Layanan Kesehatan Ibu dan Anak, Sasar 2.800 Penerima Manfaat di Juli 2026
Sambut Tahun Ajaran Baru, PLN Kasih Diskon Tambah Daya 50% Cuma di Aplikasi Ini!
Kejutan untuk UMKM di Jakarta Fair, Pertamina Bagikan Bright Gas Gratis
Terbukti Tawarkan Skema Gali Lubang Tutup Lubang Pinjol, Satgas PASTI Bekukan Kegiatan Malahayati Consultant
Harga Terbaru LPG Non Subsidi April 2026, Usai Pemerintah Umumkan Kenaikan
Ide Bisnis UMKM Modal Sedikit Tapi Bisa Untung Besar
OJK Batalkan Izin MP3E Neo Bank, Ini Konsekuensinya
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari JEJAKNARASI.ID di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan click tanda bintang.

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 11:22 WIB

Internet Rumah Lemot? Promo IndiHome Beri Solusi “Double Speed” Cuma Rp250 Ribu

Sabtu, 18 Juli 2026 - 09:15 WIB

Alfamart dan Cussons Baby Perluas Akses Layanan Kesehatan Ibu dan Anak, Sasar 2.800 Penerima Manfaat di Juli 2026

Rabu, 15 Juli 2026 - 15:34 WIB

Sambut Tahun Ajaran Baru, PLN Kasih Diskon Tambah Daya 50% Cuma di Aplikasi Ini!

Senin, 22 Juni 2026 - 06:12 WIB

Kejutan untuk UMKM di Jakarta Fair, Pertamina Bagikan Bright Gas Gratis

Selasa, 28 April 2026 - 21:42 WIB

Terbukti Tawarkan Skema Gali Lubang Tutup Lubang Pinjol, Satgas PASTI Bekukan Kegiatan Malahayati Consultant

Berita Terbaru

Hukum & Kriminal

Viral! Link Video ‘Yank Uwes Yank’ Dua Pelajar Di Banyuwangi

Rabu, 5 Agu 2026 - 09:50 WIB