MenLH Kecam Aksi Pengeroyokan Jurnalis dan Staff KLH Oleh Security PT GRS di Serang

- Redaksi

Jumat, 22 Agustus 2025 - 13:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JEJAKNARASI.ID, SERANG – Menteri Lingkungan Hidup RI, Hanif Faisol Nurofiq, mengecem aksi pengeroyokan jurnalis yang diduga oleh anggota ormas bersama Security PT Genesis Regeneration Smelting (GRS) saat melakukan peliputan di PT tersebut, pada Kamis (21/08/2025).

Pengeroyokan terjadi saat wartawan ingin melakukan peliputan Menteri Lingkungan Hidup yang akan menutup perusahaan pencemar lingkungan di wilayah kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang.

“Tadi ada insidien, kami terima kasih kepada pihak Polres Serang langsung bertindak cepat yang membuat kenyaman bagi kita,” ujar Hanif.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meski sudah berulang kali diberikan teguran, PT GRS malah membandel dan seakan menantang, dengan menambah kapasitas produksinya.

“Finalnya dilakukan penegakan hukum lingkungan, kami merekomendasikan untuk menutup total industri ini sampai selesai proses hukum,” terangnya.

Berdasarkan informasi, ada satu wartawan dan staff KemenLH yang terluka akibat penyerangan ormas dan Security PT GRS.

Baca Juga :  Kemenag Bakal Gelar Sidang Isbat Awal Ramadan Pada 28 Februari 2025

Insiden bermula setelah wartawan mewawancarai Deputi Gakkum KLH/BPLH, Irjen Pol Rizal Irawan. Lalu, pihak Security PT GRS memanggil wartawan, yang berujung pada tindakan kekerasan.

“Dalam kejadian tersebut, satu orang wartawan dan satu anggota tim Biro Humas mengalami luka-luka akibat tindakan pemukulan oleh pihak penjaga perusahaan,” ujar Sekretaris Utama KLH Rosa Vivien.

Kemen LH mengecam keras tindakan penyerangan terhadap wartawan, karena mengganggu kebebasan jurnalistik, keamanan masyarakat, mencerminkan lemahnya komitmen perusahaan terhadap prinsip tata kelola lingkungan yang bertanggung jawab, serta menandai sikap yang bertentangan dengan kebebasan pers dan perlindungan profesi jurnalis.

“Kami akan berkoordinasi dengan aparat penegak hukum untuk memastikan seluruh proses hukum berjalan dengan tegas, serta memberikan pendampingan kepada pihak-pihak yang menjadi korban dalam insiden ini,” pungkasnya. *

Berita Terkait

Dirut Jasa Marga: Pengendalian Lalu Lintas Berjalan Efektif, Masyarakat Diminta Atur Waktu Balik
Insiden Hama Tikus di Hotel Bintang Lima Picu Kritik Luas di Media Sosial
MAKI Kritik Keras KPK Soal Pengalihan Status Tahanan Gus Yaqut
Kasatgas PRR Tito Karnavian Dampingi Presiden Kunker dan Rayakan Idulfitri di Tamiang Aceh
Mantan Kepala Anti Teror AS: Hati Nurani Ini Tidak Mendukung Perang Dengan Iran
DPR Desak Hapus Pajak Ganda, Legislator : Sistem Pajak Harus Lebih Adil
Diskusi Bersama Pakar dan Jurnalis Senior, Presiden Prabowo Beberkan Alasan Gabung BoP
Kompolnas Apresiasi Peran Polda Metro Jaya Terkait Kasus Penyiraman Air Keras
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari JEJAKNARASI.ID di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Rabu, 25 Maret 2026 - 17:29 WIB

Dirut Jasa Marga: Pengendalian Lalu Lintas Berjalan Efektif, Masyarakat Diminta Atur Waktu Balik

Senin, 23 Maret 2026 - 00:26 WIB

MAKI Kritik Keras KPK Soal Pengalihan Status Tahanan Gus Yaqut

Sabtu, 21 Maret 2026 - 09:48 WIB

Kasatgas PRR Tito Karnavian Dampingi Presiden Kunker dan Rayakan Idulfitri di Tamiang Aceh

Jumat, 20 Maret 2026 - 19:40 WIB

Mantan Kepala Anti Teror AS: Hati Nurani Ini Tidak Mendukung Perang Dengan Iran

Jumat, 20 Maret 2026 - 19:34 WIB

DPR Desak Hapus Pajak Ganda, Legislator : Sistem Pajak Harus Lebih Adil

Berita Terbaru

Mantan Menteri Agama Yaqut Qholil Qoumas saat kemabli ke rutan KPK. (Foto:: Ist)

Hukum & Kriminal

Sempat Jadi Tahanan Rumah, Gus Yaqut Kembali ke Rutan KPK

Selasa, 24 Mar 2026 - 23:42 WIB