Indonesia-Italia Pertegas Komitmen Penguatan Kerja Sama Bilateral

Indonesia-Italia Pertegas Komitmen Penguatan Kerja Sama Bilateral

- Author

Jumat, 9 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia Airlangga Hartarto, saat menerima kunjungan Wakil Menteri Luar Negeri Republik Italia Maria Tripodi,  Kamis (8/1/2026) di Jakarta.. (Foto: Humas Kemenko Perekonomian)

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia Airlangga Hartarto, saat menerima kunjungan Wakil Menteri Luar Negeri Republik Italia Maria Tripodi,  Kamis (8/1/2026) di Jakarta.. (Foto: Humas Kemenko Perekonomian)

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia Airlangga Hartarto, menerima kunjungan Wakil Menteri Luar Negeri Republik Italia Maria Tripodi,  Kamis (8/1/2026) di Jakarta.

Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak mendiskusikan berbagai isu mengenai penguatan kemitraan strategis antara Indonesia dan Italia, khususnya di bidang perdagangan dan investasi.

Dari sisi perdagangan, pada tahun 2024 nilai total perdagangan bilateral kedua negara mencapai USD3,9 miliar. Sementara itu, pada tahun periode Januari s.d. September 2025, kinerja perdagangan bilateral menunjukkan tren yang tetap positif dan menjanjikan, dengan mencapai total USD3,289 miliar.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya ingin menyampaikan apresiasi atas perkembangan perdagangan bilateral kedua negara, serta besarnya potensi dan berbagai capaian kerja sama pada sektor-sektor prioritas, antara lain industri, energi, pertahanan, teknologi, dan ketahanan maritim,” ujar Airlangga mengawali pertemuan.

Wakil Menteri Maria Tripodi menyampaikan bahwa Indonesia merupakan negara mitra penting bagi Italia yang memiliki posisi strategis di Asia Tenggara dengan stabilitas politik yang kuat dan potensi besar di kawasan Asia.

Hubungan diplomatik yang telah terjalin selama 77 tahun perlu terus diperkuat agar kunjungan ini dapat menghasilkan manfaat konkrit bagi Indonesia.

“Indonesia adalah partner ekonomi dan perdagangan penting bagi Italia. Penyusunan perjanjian kemitraan Indonesia-European Union CEPA akan membuka jalan baru yang sangat menjanjikan bagi Italia dan Indonesia,” kata Wamenlu Maria Tripodi.

Lebih lanjut, pihak Italia juga menyampaikan beberapa perusahaan asal Italia dengan keahlian khusus berteknologi tinggi guna mendukung peningkatan kerja sama kedua negara.

Baca Juga :  Istana Ketar Ketir, Berhembus Kabar Jokowi Akan Jadi Presiden Pertama Yang Akan Masuk Penjara

Salah satu contoh yaitu perusahaan e-GEOS yang bergerak di bidang aerospasial dan dapat dimanfaatkan oleh Indonesia untuk mengawasi wilayah perairan Indonesia dari praktik perikanan ilegal.

Selain itu, Wamenlu Tripodi menyebutkan bahwa Indonesia dapat meningkatkan volume perdagangan dengan Uni Eropa dengan memperbesar kuota melalui Pelabuhan Trieste dan Genoa, terutama di tengah fragmentasi perdagangan dan rantai pasok global.

Terkait penyelesaian Perundingan Indonesia–European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU CEPA), Italia sejak awal menunjukkan kepercayaan yang kuat terhadap pentingnya hubungan strategis dengan Indonesia.

Airlangga menyampaikan Indonesia sangat mengharapkan dukungan aktif Italia, baik di tingkat Uni Eropa maupun dalam proses internal negara anggota Uni Eropa masing-masing, agar penyelesaian IEU CEPA dapat berjalan tepat waktu dan memberikan manfaat nyata bagi dunia usaha dan perekonomian kedua pihak.

“Kami mengharapkan dukungan Italia dalam penyelesaian proses internal di Uni Eropa,” tutur Airlangga.

Selain itu, mantan ketua umum Partai Golkar itu menjabarkan potensi kolaborasi di industri mineral, seperti stainless steel dan tembaga, khususnya untuk produksi kabel yang memiliki nilai guna tinggi dan digunakan secara ekstensif.

Ia juga menjelaskan aspirasi Indonesia mengenai pengembangan mobil nasional dan potensi kerja sama di industri pakaian, mengingat keunggulan Italia pada industri-industri tersebut.

Menanggapi hal tersebut, Wamenlu Tripodi menyatakan dukungan Italia atas proposal Indonesia, baik secara langsung maupun melalui skema kerja sama dengan Uni Eropa.**

 

Berita Terkait

Komisi IX DPR Minta BGN Beri Kompensasi Korban MBG dan Tuntut Pemulihan Total
Prabowo Perintahkan 11 Kapal Cari 5 Jurnalis dan 3 Kru Hilang di Selat Sunda
BNN Dorong Pengawasan Ketat Produk Vape untuk Cegah Penyalahgunaan Zat Berbahaya
Pagu Aspirasi Dewan atau Usulan Forum Musrenbang, Mana Lebih Prioritas?
Anies Pertanyakan Batas Jumlah Korban Keracunan MBG Agar Pemerintah Mau Evaluasi Total
Anies Baswedan Kritik Keracunan MBG, Desak Pemerintah Evaluasi Total
MKKE BPK Perkuat Integritas dan Penegakan Kode Etik Demi Jaga Kepercayaan Publik
Karier Cemerlang Pak Bray: Dari Pemburu Bandar Narkoba ke Divpropam Polri
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari JEJAKNARASI.ID di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan click tanda bintang.

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 22:50 WIB

Komisi IX DPR Minta BGN Beri Kompensasi Korban MBG dan Tuntut Pemulihan Total

Kamis, 10 September 2026 - 22:44 WIB

Prabowo Perintahkan 11 Kapal Cari 5 Jurnalis dan 3 Kru Hilang di Selat Sunda

Kamis, 10 September 2026 - 22:38 WIB

BNN Dorong Pengawasan Ketat Produk Vape untuk Cegah Penyalahgunaan Zat Berbahaya

Rabu, 9 September 2026 - 21:18 WIB

Anies Pertanyakan Batas Jumlah Korban Keracunan MBG Agar Pemerintah Mau Evaluasi Total

Selasa, 8 September 2026 - 17:20 WIB

Anies Baswedan Kritik Keracunan MBG, Desak Pemerintah Evaluasi Total

Berita Terbaru