Sindir Presiden RI bertahun-tahun Absen di Forum PBB, Anies: Selalu Menteri Luar Negeri yang Hadir

Sindir Presiden RI bertahun-tahun Absen di Forum PBB, Anies: Selalu Menteri Luar Negeri yang Hadir

- Author

Minggu, 13 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan (Foto: 1st)

Mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan (Foto: 1st)

JEJAKNARASI.ID, JAKARTA – Mantan Gubernur Jakarta, Anies Baswedan, mengatakan bahwa Indonesia harus berperan aktif dikanca Internasional. Ia pun menyinggung kepala negara Indonesia yang bertahun-tahun selalu absen di forum PBB.

Anies berpedapat seharusnya kita harus muncul di pertemuan-pertemuan global, seperti forum PBB.

“Kita harus muncul dalam pertemuan-pertemuan global. Bapak/ibu sekalian, bertahun-tahun Indonesia absen di pertemuan PBB. Kepala negara tidak muncul, selalu menteri luar negeri,” ucap Anies dalam pidatonya di acara Rapimnas I Gerakan Rakyat, Minggu (13/07/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Anies menilai sikap pasif di dunia Internasional sangat merugian Indonesia sebagai salah satunegara besar. Ia menganalogikan seperti orang yang punya rumah besar di kampung, tetapi tidak pernah ikut rapat RT.

“Kalau kita tidak aktif di dunia internasional, itu seperti begini. Kita punya rumah di kampung, ukuran kampungnya nomor 4 terbesar. Ukuran rumahnya nomor 4 terbesar di RT itu. Tapi kalau rapat kampung kita tidak pernah hadir, cuma kita bayar iuran jalan terus,” katanya.

Baca Juga :  Jokowi vs PDIP : Jebol Di Jateng, Mendominasi Di Jakarta dan Bali

Lebih lanjut Anies mengatakan, Indonesia punya peran penting di Asia Tenggara.

” di timur ada Tiongkok paling besar, Jepang, Korea Utara, Korea Selatan, Taiwan. Ini semua yang suasananya tegang bukan yang suasananya teduh. Tak terbayangkan antara utara dan selatan, antara Korea Utara dan Korea Selatan tegang. Antara Tiongkok dan Jepang tegang,” tuturnya.

“Wilayah ini (ASEAN) teduh, dan Indonesia harus bisa menjaga keteduhan ini. Jadi kita kalau melihat ini, inilah wilayah yang harusnya bisa menjadi kekuatan masa depan di Asia,” sambungnya.

Berita Terkait

Percepat Program MBG di Daerah 3T, BSKDN Kemendagri Gelar Forum Diskusi Aktual Lintas Sektor
KPU Sebut Gugatan Pendidikan Gibran Lewat Batas
Mandiri Taspen dan Basarnas Kolaborasi Pemanfaatan Jasa Layanan Perbankan
Pemerintah Putus Kontrak Mitra Makan Siang Gratis Usai 87 Siswa Terkena Diare Massal
Kementerian UMKM Fasilitasi 25 Usaha Mikro Terdampak Bencana Aceh Tembus Pasar Modern
PTPN IV PalmCo, Subholding PTPN III Salurkan BPJSK bagi 550 Pekerja Rentan Kalbar
Dunia Bisnis Diminta Ikuti Perkembangan Digitalisasi Bea Cukai
Gelar Rapat dengan Menteri PKP, BP Tapera Siapkan Akad Massal 71.000 Unit Rumah Subsidi
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari JEJAKNARASI.ID di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan click tanda bintang.

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 11:55 WIB

Percepat Program MBG di Daerah 3T, BSKDN Kemendagri Gelar Forum Diskusi Aktual Lintas Sektor

Kamis, 24 September 2026 - 08:22 WIB

KPU Sebut Gugatan Pendidikan Gibran Lewat Batas

Kamis, 24 September 2026 - 07:08 WIB

Mandiri Taspen dan Basarnas Kolaborasi Pemanfaatan Jasa Layanan Perbankan

Rabu, 23 September 2026 - 20:43 WIB

Pemerintah Putus Kontrak Mitra Makan Siang Gratis Usai 87 Siswa Terkena Diare Massal

Rabu, 23 September 2026 - 16:40 WIB

Kementerian UMKM Fasilitasi 25 Usaha Mikro Terdampak Bencana Aceh Tembus Pasar Modern

Berita Terbaru