Menu

Mode Gelap

Politik

DPR Minta Program MBG Di Buka Secara Transparan Karena Habiskan Anggaran 25 Triliun Tiap Bulan

badge-check


					Irma Suryani Caniago minta program MBG di buka secara transparan (Foto: Metrotv) Perbesar

Irma Suryani Caniago minta program MBG di buka secara transparan (Foto: Metrotv)

JEJAKNARASI.ID, JAKARTA – Politisi senior Partai Nasdem, Irma Suryani Caniago, mengingatkan dalam pengelolaan anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) harus dilakukan secara transparan dan juga dijauhkan dari tindak kecurangan atau fraud.

Sebab menurut anggota Komisi IX DPR RI ini, anggaran yang dibutuhkan pemerintah dalam menjalankan program MBG tersebut tidak main-main nilainya, yaitu sebesar Rp 25 triliun perbulan atau Rp 300 triliun per tahun dengan total jumlah penerima manfaat MBG sebanyak 82,9 juta orang.

“Itu bukan anggaran main-main. Oleh karena itu pengelolaan harus betul-betul transparan dan dikawal dari fraud.” Ucap Irma, Selasa (04/02/2025).

Menurut Irma, kemungkinan pemerintah sudah mempersiapkan anggaran yang kurang lebih sebesar 25 triliun sebulan.

Ia pun mengingatkan, kualitas dan varian menu yang disajikan harus di kontrol baik dari segi kebersihan, nilai gizi dan pendistribusiannya.

“Pola dapur umum dimana perdapur mensupply 3.000 pack juga rawan dari basi jika catering tidak berpengalaman dan kurang kontrol,” sambung Irma.

Irma juga menyampaikan, saat ini Komisi IX DPR RI sedang mencari formula tepat terkait pemberian MBG.

“Karena permasalahan yang begitu kompleks dalam melaksanakan program ini, komisi IX masih mencari bentuk yang tepat agar pemberian MBG tepat kualitas dan betul-betul bermanfaat,” ungkanya.

Sebelumnya, Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hidayana mengungkapkan, pemerintah butuh anggaran Rp 25 triliun per bulan untuk membagikan MBG kepada 82,9 juta orang penerima manfaat.**

Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari JEJAKNARASI.ID di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.
Lainnya

Indonesia Gabung Board of Peace, Begini Tanggapan Pengamat Ujang Komarudin

29 Januari 2026 - 22:02 WIB

Partai Baru Langsung Tentukan Capres, Pengamat: Politik Indonesia Masuk Era “Early Booking” Pilpres 2029

21 Januari 2026 - 21:16 WIB

Tepis Isu Pilpres Oleh MPR, Ketua Komisi II DPR Tegaskan Tidak Ada Pembahasan Mengubah Domain UUD 1945

19 Januari 2026 - 22:15 WIB

Siap Melangkah! Gerakan Rakyat Gelar Rakernas Perdana dengan 600 Pengurus Se-Indonesia

13 Januari 2026 - 21:42 WIB

Trending di Politik