Rocky Gerung : Penghematan Anggaran Jangan Buat Kekacauan dan Kemelaratan

Rocky Gerung : Penghematan Anggaran Jangan Buat Kekacauan dan Kemelaratan

- Author

Sabtu, 15 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rock Gerung (Foto : 1st)

Rock Gerung (Foto : 1st)

JEJAKNARASI.ID – Kebijakan Pemerintah dalam efisiensi anggaran berdampak besar bagi menurunnya perekonomian nasional dan juga menyebabkan PHK besar-besaran semakin menuai sorotan.

Pengamat Politik Rocky Gerung menilai, kebijakan tersebut bisa saja memiliki dampak yang positif maupun negatif.

“Isunya adalah penghematan anggaran, konsekuensinya adalah pemotongan anggaran. Kebijakan publik punya impact, penghematan itu bisa menghasilkan kemulian bisa juga menyebabkan keterpurukan.” Ucap Bung Rocky sapaannya, dikutip dari laman Youtube pribadinya, Jumat (14/02/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mantan dosen Universitas Indonesia ini menilai, dampak terburuk dari penghematan tersebut tentunya menunjukan adanya suatu kemelaratan.

“Nah konsekuensi kemelaratan atau kekacauan orientasinya pada kemakmuran itu yang sekarang lagi dipersoalkan oleh banyak pihak, oleh para ekonom, oleh LSM. Jadi intinya, penghematan yang pada akhirnya menyebabkan kemunduran dalam kehidupan, itu bukan penghematan,” tegas Rocky.

Baca Juga :  Jejak Digital Silfester Matutina Di Bongkar Netizen, Kuliah Di Kampus yang Izinnya Telah Dicabut. "Kok Berani Debat Dengan Rocky Gerung"

Pengamat politik yang dinilai kritis ini mengungkapkan banyak sektor yang terdampak dari adanya pemangkasan anggaran, contohnya pendidikan.

“Pendidikan yang secara mandatori dipastikan untuk menghasilkan tujuan negara yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa, kan gak boleh dipotong anggarannya,” jelasnya.

“Itu fondasi kenegaraan kita untuk menghasilkan manusia Indonesia yang berpikir dan tidak melarat,” sambung Rocky.

bukan hanya itu, Rocky pun menyoroti sektor Hak Asasi Manusia (HAM), yang semestinya dalam perlindungan jangan sampai ada pemotongan anggaran.

“Kalau itu juga (HAM) dipotong, maka konsekuensinya melanggar konstitusi, yaitu tidak melindungi segenap tumpah darah Indonesia. Kan anggaran HAM itu dimaksudkan untuk melindungi segenap tumpah darah Indonesia dari keadaan ekonomi, dari keadaan ketertinggalan di dalam akses untuk memperoleh keadilan,” ujarnya.

Berita Terkait

MKD Diminta Tegas Sikapi Laporan Dugaan KDRT Anggota Dewan
Perindo Kota Tangerang Berbenah, Kader Tak Aktif Terancam Diganti 
RDP Komisi XIII DPR RI Memanas: Rieke Diah Pitaloka Bongkar Sederet Kejanggalan Sistem Lapas
Politikus PDIP Sebut Negara Ikut Picu Konflik Agraria Lewat Kesalahan Penetapan Izin
Kasus Dugaan Gratifikasi Tambang Mengarah Ke Ketua Harian PSI, Pengamat: Ini Ujian
Gelar Dialog Ulama, Rais NU Majalengka Minta Kader PKB Tingkatkan Silaturahmi
Pertemuan Prabowo–Megawati Jelang Lebaran, Pengamat: Tak Sekadar Silaturahmi
Tawarkan Ambang Batas 7 Persen, Pengamat Nilai NasDem Tekan Peluang PSI di Pemilu 2029
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari JEJAKNARASI.ID di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan click tanda bintang.

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:51 WIB

MKD Diminta Tegas Sikapi Laporan Dugaan KDRT Anggota Dewan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 08:25 WIB

Perindo Kota Tangerang Berbenah, Kader Tak Aktif Terancam Diganti 

Senin, 28 September 2026 - 14:59 WIB

RDP Komisi XIII DPR RI Memanas: Rieke Diah Pitaloka Bongkar Sederet Kejanggalan Sistem Lapas

Rabu, 16 September 2026 - 17:09 WIB

Politikus PDIP Sebut Negara Ikut Picu Konflik Agraria Lewat Kesalahan Penetapan Izin

Jumat, 11 September 2026 - 12:22 WIB

Kasus Dugaan Gratifikasi Tambang Mengarah Ke Ketua Harian PSI, Pengamat: Ini Ujian

Berita Terbaru