Menu

Mode Gelap

Nasional

Begini Tanggapan Habib Aboe Bakar Alhabsyi Atas Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo

badge-check


					 Anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan Kalimantan Selatan, Habib Aboe Bakar Alhabsyi saat menyalami Kapolri Listyo Sigit Prabowo sebelum acara Sidang Tahunan MPR RI. (Foto; Ist) Perbesar

Anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan Kalimantan Selatan, Habib Aboe Bakar Alhabsyi saat menyalami Kapolri Listyo Sigit Prabowo sebelum acara Sidang Tahunan MPR RI. (Foto; Ist)

JEJAKNARASI.ID.JAKARTA – Anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan Kalimantan Selatan, Habib Aboe Bakar Alhabsyi, memberikan tanggapan atas pidato kenegaraan Presiden Prabowo Subianto pada Sidang Tahunan MPR RI. Menurut Habib Aboe, pidato tersebut mencerminkan jiwa kenegarawanan yang patut diapresiasi.

“Pidato kenegaraan Presiden tadi menunjukkan kenegarawanan beliau. Hal itu terlihat dari ketegasan untuk menerapkan UUD 1945 secara konsisten, utamanya Pasal 33. Presiden menegaskan bahwa rumusan para founding fathers masih relevan dengan kondisi saat ini, dan sistem kenegaraan serta perekonomian yang diatur dalam UUD 1945 tetap sangat reliable di era sekarang,” ujar Habib Aboe.

Selain itu, Habib Aboe juga menilai keistimewaan pidato Presiden Prabowo adalah sikapnya yang tidak melupakan jasa para pendahulu. “Dalam pidatonya, Presiden tidak hanya memaparkan capaian kerja selama memimpin, tetapi juga mengakui peran penting setiap presiden sebelumnya dalam membangun bangsa sesuai tantangan zamannya”, papar anggota DPRI Dapil Kalsel I tersebut.

“Kenegarawanan Presiden juga terlihat dari keterusterangannya menyampaikan kondisi lapangan sebagaimana adanya. Misalnya terkait masih maraknya korupsi di badan pemerintahan, kelangkaan minyak, problem subsidi, dan berbagai tantangan lain yang kita hadapi bersama,” lanjut Habib Aboe.

Ia menyoroti pula pernyataan Presiden bahwa kekuasaan harus diawasi, karena tanpa pengawasan, kekuasaan akan cenderung korup. Menurutnya, pesan ini menjadi pengingat penting bahwa prinsip check and balance harus dijaga demi mencegah penyalahgunaan wewenang.

“Semangat ini harus diteruskan ke jajaran di bawahnya. Sikap kenegarawanan harus menjadi landasan dalam setiap langkah pembangunan nasional, agar kebijakan yang diambil selalu berpihak pada rakyat dan sesuai konstitusi,” pungkasnya.**

Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari JEJAKNARASI.ID di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.
Lainnya

MAKI Kritik Keras KPK Soal Pengalihan Status Tahanan Gus Yaqut

23 Maret 2026 - 00:26 WIB

Kasatgas PRR Tito Karnavian Dampingi Presiden Kunker dan Rayakan Idulfitri di Tamiang Aceh

21 Maret 2026 - 09:48 WIB

Mantan Kepala Anti Teror AS: Hati Nurani Ini Tidak Mendukung Perang Dengan Iran

20 Maret 2026 - 19:40 WIB

DPR Desak Hapus Pajak Ganda, Legislator : Sistem Pajak Harus Lebih Adil

20 Maret 2026 - 19:34 WIB

Trending di Nasional