JEJAKNARASI.ID, TANGERANG – Pemerintah Kota Tangerang resmi membuka periode pelaporan Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) Triwulan I Tahun 2026 yang berlangsung mulai 1 hingga 15 April 2026. Pelaku usaha diimbau untuk taat melaporkan kegiatan investasinya secara tepat waktu guna mendukung transparansi dan akurasi data investasi daerah, Jumat (10/04/2026).
Kebijakan ini menjadi langkah strategis Pemerintah Kota Tangerang dalam memetakan pertumbuhan investasi sekaligus memastikan iklim usaha yang sehat dan berkelanjutan. Pelaporan LKPM tidak hanya menjadi kewajiban administratif, tetapi juga berfungsi sebagai instrumen penting dalam penyusunan kebijakan ekonomi yang tepat sasaran.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Tangerang, Sugihharto Achmad Bagdja, menegaskan bahwa setiap pelaku usaha yang telah memiliki perizinan berusaha wajib menyampaikan laporan LKPM sesuai ketentuan yang berlaku.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Melalui pelaporan LKPM, kami dapat memantau perkembangan investasi secara nyata di Kota Tangerang. Karena itu, kami mengajak seluruh pelaku usaha untuk disiplin dan taat melaporkan kegiatannya sesuai jadwal,” ujar Sugihharto.
Ia menjelaskan, pelaporan dilakukan secara daring melalui sistem Online Single Submission (OSS). Sehingga memudahkan pelaku usaha dalam memenuhi kewajibannya secara cepat dan efisien.
Adapun langkah pelaporan dapat dilakukan dengan mengakses laman oss.go.id. Kemudian memilih menu “Informasi”, klik “Kewajiban Usaha”, dan memilih “Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM)”.

Untuk mengantisipasi kendala teknis, Pemerintah Kota Tangerang juga menyediakan layanan bantuan serta panduan pelaporan yang dapat diakses secara online. Fasilitas ini diharapkan mampu membantu pelaku usaha dalam menyampaikan laporan secara tepat dan sesuai ketentuan.
Dengan kepatuhan pelaporan LKPM, Pemerintah Kota Tangerang optimistis data investasi yang terkumpul akan semakin akurat. Hal ini pada akhirnya diharapkan dapat mendorong terciptanya iklim investasi yang transparan, kompetitif, dan berkelanjutan di Kota Tangerang. (ADV)





















