Momen Isra Mikraj 1447, Menag Nasaruddin Umar Ajak Umat Peduli Alam dan Sosial lewat Nilai Salat

Momen Isra Mikraj 1447, Menag Nasaruddin Umar Ajak Umat Peduli Alam dan Sosial lewat Nilai Salat

- Author

Jumat, 16 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Agama Nasaruddin Umar . (Foto : Kemenag)

Menteri Agama Nasaruddin Umar . (Foto : Kemenag)

JEJAKNARASI.ID.JAKARTA – Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan bahwa salat tidak hanya memiliki nilai kesalehan spiritual, tetapi juga memiliki nilai kepedulian terhadap lingkungan sosial dan kelestarian alam.

Penegasan tersebut disampaikan Menag dalam sambutannya menyambut Peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah/2026 M.

Dalam peristiwa Mikraj, Menag menjelaskan bahwa Rasulullah SAW menerima perintah salat lima waktu, yang bukan hanya menjadi kewajiban ibadah, tetapi juga fondasi pembentukan kepribadian Muslim yang beriman, berdisiplin, dan berakhlak mulia.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Salat yang dilaksanakan dengan penghayatan dan pemahaman yang benar akan melahirkan pribadi yang berkesadaran tinggi, memiliki kepekaan sosial, serta kepedulian terhadap lingkungan,” ujar Menag di Jakarta, Kamis (15/1/2026)

“Salat yang dilakukan secara benar mampu mencegah perbuatan keji dan mungkar, sekaligus menumbuhkan sikap tanggung jawab sosial dan ekologis,” tegasnya kembali.

Lebih lanjut, Menag menyoroti prinsip thaharah sebagai syarat sahnya salat. Prinsip ini, menurutnya, mengajarkan pentingnya menjaga kesucian dan kebersihan, tidak hanya pada diri sendiri, tetapi juga terhadap lingkungan sekitar.

Sementara itu, gerakan dan tata tertib salat mengandung pesan kedisiplinan, moderasi, serta pengendalian diri dalam membangun dan memanfaatkan sumber daya alam secara adil dan berkelanjutan.

Baca Juga :  Wabah MERS-CoV Merebak di Riyadh, Pemerintah Ingatkan Jemaah dan Petugas Haji Waspada

Menag juga menegaskan bahwa esensi Isra Mikraj menunjukkan Islam sebagai fondasi etika ekologis. Konsep tauhid, lanjutnya, mengimplikasikan kesatuan ciptaan (unity of creation), bahwa alam semesta merupakan bagian dari ayat-ayat kauniyah yang merefleksikan kebesaran Allah SWT.

“Merusak alam berarti mengabaikan tanda-tanda kekuasaan Allah, sementara menjaga dan merawat lingkungan merupakan bagian dari manifestasi keimanan dan ketaatan kepada-Nya,” ujarnya.

Melalui peringatan Isra Mikraj 1447 H ini, Menag mengajak seluruh umat menjadikannya sebagai momentum refleksi untuk meneguhkan kembali peran manusia sebagai khalifah di muka bumi.

Ia menilai, krisis lingkungan yang dihadapi saat ini menuntut hadirnya kesalehan yang utuh, yakni kesalehan yang tidak hanya tercermin dalam ketaatan beribadah, tetapi juga dalam sikap menjaga keseimbangan alam dan menggunakan sumber daya secara bijaksana.

“Kesalehan sejati bukan hanya yang menghubungkan kita ke langit, tetapi juga yang menjaga bumi tempat kita berpijak,” pungkasnya.

“Semoga peringatan Isra Mikraj ini menjadi titik balik bagi kita semua dalam di menguatkan kesalehan spiritual, kesalehan sosial yang menjunjung tinggi keadilan dan kemaslahatan, serta kesalehan ekologi yang diwujudkan melalui kepedulian nyata terhadap kelestarian alam,” tuturnya.**

Berita Terkait

Listyo Sigit Jadi Tersangka Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo, Ini Penjelasan Polri
Isu Makar Presiden Prabowo Kembali Disorot, Ini Faktanya
Listyo Sigit Tak Terlihat di Istana Saat Isu Jenderal Polri Mencuat, Ada Apa?
Harga BBM Pertamina 3 November 2026 di Jabodetabek Pasca Penyesuaian Harga
Penelitian Universitas Padjadjaran: Beralih dari Merokok ke Produk Tembakau Alternatif Perbaiki Kesehatan
Mahfud MD Desak KPU dan Dit Dikdasmen Diperiksa Pasca MA Batalkan Suket Penyetaraan SMA Gibran
Road to Jogja Business & Economic Outlook 2027: 30 Peserta Ikuti Sanggabiz
Waskita Beton Precast Dorong Perempuan Berkarya di Konstruksi melalui Girls on Site
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari JEJAKNARASI.ID di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan click tanda bintang.

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 20:35 WIB

Listyo Sigit Jadi Tersangka Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo, Ini Penjelasan Polri

Selasa, 3 November 2026 - 20:03 WIB

Isu Makar Presiden Prabowo Kembali Disorot, Ini Faktanya

Selasa, 3 November 2026 - 18:22 WIB

Listyo Sigit Tak Terlihat di Istana Saat Isu Jenderal Polri Mencuat, Ada Apa?

Senin, 2 November 2026 - 22:54 WIB

Harga BBM Pertamina 3 November 2026 di Jabodetabek Pasca Penyesuaian Harga

Senin, 2 November 2026 - 15:02 WIB

Penelitian Universitas Padjadjaran: Beralih dari Merokok ke Produk Tembakau Alternatif Perbaiki Kesehatan

Berita Terbaru

Nasional

Isu Makar Presiden Prabowo Kembali Disorot, Ini Faktanya

Selasa, 3 Nov 2026 - 20:03 WIB