SORBAN Bukan Hanya Penggalangan Dana Lewat Aksi Budaya, Tapi juga Edukasi Empati Terhadap Korban Banjir di Pulau Sumatera

- Redaksi

Minggu, 7 Desember 2025 - 16:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sukses : Suasana saat berlangsungnya gealran Solidaritas Bencana Alam atau SORBAN di Taman Ismail  Marzuki (Foto : Herman Mujib/Ikasum Jaya(

Sukses : Suasana saat berlangsungnya gealran Solidaritas Bencana Alam atau SORBAN di Taman Ismail Marzuki (Foto : Herman Mujib/Ikasum Jaya(

JEJAKNARASI.ID. JAKARTA – Bencana banjir bandang yang menelan banyak korban jiwa dan kerugian material di Provinsi Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat membuat keprihatinan yang mendalam bagi masyarakat di Indonesia. Sebagai negara yang memiliki sifat gotong royong keprihatinan itu diwujudkan dalam bentuk kepedulian dengan menggalang dana untuk disumbangkan bagi para korban’.

Seperti yang dilakukan sejumlah komunitas dan organisasi masyarakat yang berada di kawasan Jabodetabek  sukses  menggelar penggalangan dana bertajuk Solidaritas Bencana Alam atau SORBAN. Acara tersebut berlangsung di Taman Ismail Marzuki (TIM) pada Sabtu (6/12/ 2025).

Acara yang berlangsung mulai sore hingga malam itu, bukan hanya sekedar konser amal belaka, melainkan juga sebagai edukasi empati terhadap para korban banjir bandang di tiga provinsi tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua Pelaksana SORBAN Jeki Ayu mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk membantu dan meringankan beban korban bencana alam, akibat keserakahan segelintir manusia di pulau Sumatera. 

Dalam kesempatan itu ia mengajak para hadirin yang hadir untuk mendoakan para korban bencana agar senantiasa di lindungi oleh Yang Maha Kuasa diringankan duka dan penderitaan mereka.

“Kami yang bergabung di Solidaritas Bencana Alam (SORBAN) tidak mau ikut terlibat polemik tentang status bencana alam Sumatera menjadi status bencana nasional, darurat bencana atau tidak, tetapi SORBAN menyerukan, memohon kepada seluruh Rakyat Indonesia dimanapun berada agar bahu membahu, bergotong royong bersama pemerintah untuk segera membantu meringankan penderitaan saudara-saudara kita di pulau Sumatera yang telah menjadi korban bencana.” ujar Jeki Ayu dalam sambutannya dihadapan para 

Jeki Ayu juga menghimbau masyarakat indonesia  untuk melihat dengan lebih jernih bencana alam di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat ini. Dia menilai peristiwa ini sebagai  bencana kita semua, dan penderitaan semua Rakyat Indonesia.

Jeki Ayu yang merupakan Ketua Umum Lembaga Majantara 05 itu juga menyampaikan ungkapan terima kasih kepada para pendukung atas suksesnya pertunjukan seni budaya warga Jakarta  yang bertajuk SORBAN. 

Baca Juga :  Wali Kota Jakpus Dampingi Gubernur Pramono Tinjau Penataan Jalan di Karet Tengsin

Ia menyebut para pendukung itu adalah, Dinas Kebudayaan Jakarta, Dewan Kesenian Jakarta, UP PKJ Taman Ismail Marzuki, JAKPRO. 

Jeki Ayu juga menyampaikan hal yang sama kepada para ormas dan komunitas seperti, Rumah Pulang Indonesia (RPI), Mahkota Rajawali Nusantara (MAJANTARA 05), Masyarakat Penggiat Seni Indonesia (MPSI), Ormas Orang Indonesia (Oi), Ikatan Keluarga Sumbawa Jakarta Raya (IKASUM JAYA), Yayasan Pembina Model Indonesia (YAPMI ACADEMY), Komunitas Musik Mayor Minor Corner (MMC), HIPPERPALA INDONESIA, Gugus Muda Kreatif Nusantara (GMKN)

Semantara dalam sambutan penutupannya Jeki Ayu mengutip puisi dari Presiden Penyair Indonesia, Soetardji Calzoum Bachri yang berbunyi, Daging Kita Satu, Arwah Kita Satu, Yang tertusuk padamu  berdarah padaku.

“Semoga Tuhan Yang Maha Esa selalu menemani dan menjaga gerak langkah perjuangan kita bersama. Terima kasih. Salam Solidaritas Bencana Alam,” harap Jeki Ayu menutup sambutan.

Sebagai informasi, malam SORBAN di Panggung TIM dibuka dengan pertunjukan pembuka dari Qi Band DKT, yang langsung membangun atmosfer semangat gotong royong. 

Panggung kemudian diramaikan  oleh serangkaian pembacaan puisi yang berfungsi sebagai refleksi atas kondisi saudara sebangsa di Sumatera

Gelombang kepedulian terus mengalle melalui musik dari HAFIZ Band dan adays Band, Setelah jeda waktu ISHOMA, aksi panggung kembali memanas dengan penampilan dart Before Band, Klasnik Band, dan Monolog Band. 

Sebagai penutup yang berkesan, malam solidaritas ini diakhiri oleh penampilan dari Tuan The Maniso dan freedom band, membuktikan bahwa seni adalah katalis efektif untuk aksi nyata.

Sementara catatan terkait tentang bencana alam di Pulau Sumatera, hingga kini data terbaru dari BNPB, jumlah korban meninggal 867 orang,  korban hilang 521 orang,  korban terluka 4200 orang, rumah rusak 121 ribu unit dan 51 Kabupaten/Kota terdampak.

Selain itu ada 835 ribu jiwa warga menjadi pengungsi, kemudian ada 405 jembatan yang rusak, 779 fasilitas kesehatan juga ikut rusak, dan 1100 fasilitas umum rusak serta 43 Cagar Budaya rusak akibat banjir.**

Berita Terkait

Tokoh Toleransi Christoforus Rea Wafat, Jakpus Kehilangan Jembatan Lintas Iman
Begini Analisa Ray Rangkuti Soal Pengungkapan Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS
Waka DPR Sari Yuliati: Hari Kemenangan untuk Bangun Indonesia Lebih Baik
Amankan Malam Takbiran 2026, Polda Metro Jaya Siagakan 1.810 Personel
Pastikan Pengemudi Angkutan Lebaran Sehat, Menaker Yassierli Tinjau Posko Peduli K3
Keseruan Mudik Gratis Alfamidi: 1.250 Pemudik Pulang Kampung Naik Bus, Mobil, dan Pesawat
Wali Kota Arifin Dampingi Gubernur DKI Jakarta Serahkan Empat Kunci Hunian Program Bedah Rumah
Soal Aktivis KontraS Disiram Air Keras, Legislator Kiai Maman Sebut Serangan Terhadap Demokras
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari JEJAKNARASI.ID di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Jumat, 20 Maret 2026 - 21:06 WIB

Tokoh Toleransi Christoforus Rea Wafat, Jakpus Kehilangan Jembatan Lintas Iman

Jumat, 20 Maret 2026 - 20:33 WIB

Begini Analisa Ray Rangkuti Soal Pengungkapan Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS

Jumat, 20 Maret 2026 - 19:40 WIB

Waka DPR Sari Yuliati: Hari Kemenangan untuk Bangun Indonesia Lebih Baik

Jumat, 20 Maret 2026 - 17:26 WIB

Amankan Malam Takbiran 2026, Polda Metro Jaya Siagakan 1.810 Personel

Selasa, 17 Maret 2026 - 20:56 WIB

Pastikan Pengemudi Angkutan Lebaran Sehat, Menaker Yassierli Tinjau Posko Peduli K3

Berita Terbaru

Mantan Menteri Agama Yaqut Qholil Qoumas saat kemabli ke rutan KPK. (Foto:: Ist)

Hukum & Kriminal

Sempat Jadi Tahanan Rumah, Gus Yaqut Kembali ke Rutan KPK

Selasa, 24 Mar 2026 - 23:42 WIB