TNI Kembali Lumpuhkan 3 Anggota OPM di Kabupaten Puncak, Papua Tengah

- Redaksi

Sabtu, 2 Agustus 2025 - 17:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Barang Bukti yang diamankan TNI milik anggota OPM yang tewas. (Foto : Puspen TNI)

Barang Bukti yang diamankan TNI milik anggota OPM yang tewas. (Foto : Puspen TNI)

JEJAKNARASI.ID. JAKARTA – Prajurit TNI kembali melaksanakan operasi penindakan secara terukur dan profesional, di Kampung Tigilobak Kabupaten Puncak, Papua Tengah. Operasi ini dilaksanakan pada Kamis (31/7/2025).

Kegiatan ini dilakukan berdasarkan informasi dari masyarakat tentang keberadaan kelompok bersenjata di wilayah tersebut. Mereka merupakan kelompok penembak prajurit TNI dan perampasan senjata api jenis SS2 V4 pada tahun 2019. 

Dalam operasi tersebut berhasil melumpuhkan tiga orang anggota OPM yang berusaha melawan prajurit TNI melalui kontak senjata. Ketiga anggota OPM tersebut akhirnya tewas di tangan prajurit TNI.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mereka yang tewas adalah, Ado Wanimbo Komandan Wilayah Ugimba Kodap VIII Kemabu yang merupakan DPO Polres Mimika melalui surat DPO/36/IV/2017/Reskrim tertanggal 30 April 2018. Selanjutnya Meni Wakerw alias Jumadon Wakerdan sedangkan satu pelaku lagi masih dalam proses identifikasi.

Selain itu TNI juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti diantaranya 1 pucuk senjata api jenis SS2 V4 dengan nomor senjata BF.CS 024739 beserta teleskop Trijicon SN: 923632, yang diketahui merupakan milik anggota TNI yang gugur pada tahun 2019 silam.

Kemudian,  1 pucuk senapan angin, 3 buah magazen (2 magazen M16 dan 1 magazen SS), 64 butir munisi kaliber 5,56 mm, 4 unit handphone, 1 buah dompet, 2 power bank, 1 buah emas, 1 senter kepala, Alat dan perlengkapan lainnya (kapak, parang, ketapel, korek api), Dokumen pribadi/KTP dan uang tunai jutaan rupiah, 2 buah noken dan 1 buah tas selempang. 

Baca Juga :  Bakamla RI Dorong Formalisasi ACF ke Sekjen ASEAN

Kapuspen TNI Mayjen TNI Kristomei Sianturi menyatakan bahwa operasi ini merupakan bagian dari pelaksanaan Tugas Pokok TNI dalam Operasi Militer Selain Perang (OMSP) sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2025 tentang Perubahan atas UU No. 34 Tahun 2004 tentang TNI.

Ia menambahkan, seluruh tindakan prajurit TNI dalam operasi ini dilakukan secara profesional, terukur, dan sesuai dengan peraturan yang berlaku.

“Keberhasilan ini membuktikan bahwa setiap tindakan prajurit TNI dalam menghadapi kelompok bersenjata dilaksanakan secara profesional, terukur, dan berdasarkan peraturan perundang-undangan,” kata Mayjen TNI Kristomei Sianturi dalam keteranganya di Jakarta Selasa (27/7/2025).

Menurutnya, ditemukannya senjata organik milik prajurit TNI yang gugur menjadi bukti nyata kekejaman kelompok separatis OPM yang merampas senjata setelah melakukan pembunuhan. Namun demikian, di luar aspek penindakan.

“Kami tetap konsisten mengedepankan pendekatan teritorial yang humanis dan dialogis sebagai bagian dari upaya membangun stabilitas jangka panjang di Papua,”tegasnya.

Mayjen TNI Kristomei Sianturi juga menegaskan,TNI akan terus memperkuat perannya sebagai penjaga kedaulatan serta melindungi segenap masyarakat di tanah Papua.  Melalui pendekatan humanis, dialogis dan berlandaskan peraturan perundang-undangan. 

“TNI tetap menyambut dengan tangan terbuka apabila ada anggota OPM yang menyadari kekeliruannya dan ingin kembali ke pangkuan NKRI dan bersama sama membangun Papua  demi masa depan masyarakat Papua yang lebih damai dan sejahtera,”pungkasnya.**

Berita Terkait

Dokkes Polres Metro Jakarta Utara Gelar Pelayanan Kesehatan Personel
Kakorlantas: One Way Nasional KM 414 Kalikangkung Berjalan Efektif, Arus Balik Tetap Terkendali
Selain Fokus Pengamanan Arus Mudik dan Balik, Polri Pantau Keamanan Tempat Wisata
Pastikan Tempat Wisata Aman, Kapolda Metro Jaya Tinjau Taman Impian Jaya Ancol
Anggota Ditlantas PMJ Tutup Usia Usai Tugas Pengamanan Mudik Lebaran 2026
Kakorlantas: Arus Lalin Hari H Lebaran Terkendali, Rekayasa Lalin Efektif Urai Kepadatan
Operasi Ketupat 2026, Kakorlantas: Negara Hadir Jamin Keamanan Mudik dan Ibadah
Arus Mudik Terkendali, Korlantas Polri Hentikan Rekayasa One Way dan Fokus Pengamanan Idulfitri 2026
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari JEJAKNARASI.ID di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Rabu, 25 Maret 2026 - 00:04 WIB

Dokkes Polres Metro Jakarta Utara Gelar Pelayanan Kesehatan Personel

Selasa, 24 Maret 2026 - 23:48 WIB

Kakorlantas: One Way Nasional KM 414 Kalikangkung Berjalan Efektif, Arus Balik Tetap Terkendali

Senin, 23 Maret 2026 - 19:29 WIB

Pastikan Tempat Wisata Aman, Kapolda Metro Jaya Tinjau Taman Impian Jaya Ancol

Senin, 23 Maret 2026 - 11:16 WIB

Anggota Ditlantas PMJ Tutup Usia Usai Tugas Pengamanan Mudik Lebaran 2026

Sabtu, 21 Maret 2026 - 20:09 WIB

Kakorlantas: Arus Lalin Hari H Lebaran Terkendali, Rekayasa Lalin Efektif Urai Kepadatan

Berita Terbaru

Mantan Menteri Agama Yaqut Qholil Qoumas saat kemabli ke rutan KPK. (Foto:: Ist)

Hukum & Kriminal

Sempat Jadi Tahanan Rumah, Gus Yaqut Kembali ke Rutan KPK

Selasa, 24 Mar 2026 - 23:42 WIB