Legislator Minta Pemerintah Perhatikan Nasib Pedagang Pasar dan Ingatkan Stok Beras Selama Ramadan

Legislator Minta Pemerintah Perhatikan Nasib Pedagang Pasar dan Ingatkan Stok Beras Selama Ramadan

- Author

Kamis, 20 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi IV DPR RI Firman Soebagyo saat beramah tamah dengan pedagang di Pasar Johar Semarang. (Foto { Istimewa)

Anggota Komisi IV DPR RI Firman Soebagyo saat beramah tamah dengan pedagang di Pasar Johar Semarang. (Foto { Istimewa)

JEJAKNARASI.ID. JAKARTA – Komisi IV DPR melakukan kunjungan kerja spesifik ke Pasar Johar, Semarang dalam rangka memastikan ketersediaan kebutuhan bahan pangan dan harga menjelang bulan Ramadan dan idul fitri.

Anggota Komisi IV DPR RI Firman Soebagyo yang ikut dalam rombongan di pasar induk melakukan sempat diskusi kepada para pedagang pasar. Tak seperti Ramadan tahun-tahun sebelumnya, tahun ini para pedagang merasakan betul sepinya pembeli.

Selain itu para pedagang mengeluhkan tentang adanya pasar induk lama yang masih difungsikan, sehingga pasar induk baru nyaris tak banyak dikunjungi pembeli. Melihat kenyataan ini, Firman mengingatkan kepada pemerintah agar memperhatikan keluhan para pedagang pasar.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya mengingatkan kepada pemerintah agar betul-betul memperhatikan keluhan para pedagang pasar ini. Agar persoalan adanya dua pasar induk bisa segera dirumuskan jalan keluarnya. Jangan sampai pedagang yang sudah taat mengikuti program pemerintah ini dirugikan akibat kebijakan pemerintah daerah yang tidak tegas dan tak konsisten,” ungkap Firman Soebagyo, Kamis (20/2/2025).

Di samping melakukan kunjungan di Pasar Induk Johar, Firman Soebagyo bersama rombongan komisi IV turut pula melakukan pengecekan serapan dan stok beras di gudang Bulog Semarang.

Dalam kunjungan tersebut Firman yang juga Wakil Ketua Fraksi Partai Golkar MPR ini turut mendengarkan keterangan dari Direktur Umum dan SDM Bulog, Prof Sudarsono tentang keluhan dari para petani yang masih banyak menjual hasil panennya di bawah harga yang ditetapkan pemerintah, yakni sebesar Rp6.500 per kilogram.

Baca Juga :  Guna Sejahterakan Guru PAUDQU, KH Maman Imanulhaq Minta Menag Terbitkan Kepmen dan Bentuk Ditjen Pesantren

“Bulog juga mengeluhkan mengenai dana sebesar Rp16 triliun dari pemerintah bukan merupakan dana cash tetapi hanya merupakan bentuk garansi pemerintah kepada bank HIMBARA yang masih ada pembebanan bunga. Hal itu tidak seperti yang disampaikan pemerintah baik melalui menteri pertanian dan menko pangan selama ini,” tambah Firman.

Atas persoalan ini, Firman juga menyatakan ketidakpuasannya terhadap kinerja Direktur Badan Pangan. Menurutnya, Direktur Badan Pangan terkesan tak menguasai masalah dan tak mampu menjawab persoalan yang dihadapi masyarakat serta Bulog selama ini.

“Oleh karena itu saya mengingatkan kepada Bapanas persoalan keputusan terkait spesifikasi gabah dan beras panen petani kadar sosoh 95 % dan patahan 25% harus dihapuskan, agar tidak menimbulkan masalah di lapangan karena kurangnya sosialisasi sehingga masih banyak pembelian di lapangan yang masih menerapkan spesifikasi tersebut,” tutur Firman yang juga Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia ini.

Di samping itu Firman juga mengingatkan kepada Bulog agar mengantisipasi stok yang ada. Karena kadar air, yang mungkin masih belum memenuhi standar bakal berefek pada kerusakan stok beras di Bulog dan menimbulkan kerugian apabila ditahan terlalu lama

“Mengingat gudang Bulog tidak ada fumigasi dan standar gudang sebagaimana lazimnya. Kalau menimbulkan kerusakan yang tak terkendali maka Bulog akan menghadapi kerugian besar dan risiko keuangan karena menggunakan dana pinjaman Bank komersial walau dengan bunga lebih rendah dari bunga komersil,” pungkas anggota legislator dapil Jawa Tengah III ini. (*)

Berita Terkait

Stasiun Solobalapan Dibanjiri Puluhan Ribu Jamaah Haul Habib Ali Alhabsyi Ke-115
ICPAPS 2026, Sucofindo Tegaskan Komitmen di Dunia Kesehatan
Begini Kronologi Dugaan Keracunan Masal Menu MBG Siswa SMAN 1 Sampang
Tim PPK Ormawa BEM Untag Semarang Latih Kader PKK dan Posyandu Olah TOGA Jadi Produk Herbal
Pimred Award 2026 Jadi Motivasi Sachrudin Perkuat Pelayanan Publik
Aksi Masa di Depan Polda DIY Memanas, Gerbang Tumbang dan Ledakan Picu Kepanikan
Anggota Komisi IV DPR RI Apresiasi Respon Cepat Mentan Atasi Krisis DOC di Pati dan Banjir di Grobogan
5 Fakta Menarik Tentang Haul Habib Ali di Solo 2025
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari JEJAKNARASI.ID di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan click tanda bintang.

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 09:40 WIB

Stasiun Solobalapan Dibanjiri Puluhan Ribu Jamaah Haul Habib Ali Alhabsyi Ke-115

Jumat, 2 Oktober 2026 - 08:31 WIB

ICPAPS 2026, Sucofindo Tegaskan Komitmen di Dunia Kesehatan

Kamis, 24 September 2026 - 09:31 WIB

Begini Kronologi Dugaan Keracunan Masal Menu MBG Siswa SMAN 1 Sampang

Selasa, 25 Agustus 2026 - 08:01 WIB

Tim PPK Ormawa BEM Untag Semarang Latih Kader PKK dan Posyandu Olah TOGA Jadi Produk Herbal

Minggu, 19 Juli 2026 - 10:33 WIB

Pimred Award 2026 Jadi Motivasi Sachrudin Perkuat Pelayanan Publik

Berita Terbaru

TNI - Polri

Kapolri Pimpin Sertijab Irwasum dan 4 Kapolda Baru

Jumat, 9 Okt 2026 - 17:08 WIB