Fariz RM Dituntut 6 Tahun Penjara, Deolipa Yumara Sebut KIliennya Perlu Direhabilitasi Sebab Bukan Pengedar

Fariz RM Dituntut 6 Tahun Penjara, Deolipa Yumara Sebut KIliennya Perlu Direhabilitasi Sebab Bukan Pengedar

- Author

Selasa, 5 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kuasa Hukum Fariz RM Deolipa Yumara saat meberikan keterangan kepada awakj media usai sidang lanjutan pembancaan tuntutan . (Foto : Sirhan/JJejaknarai,id)

Kuasa Hukum Fariz RM Deolipa Yumara saat meberikan keterangan kepada awakj media usai sidang lanjutan pembancaan tuntutan . (Foto : Sirhan/JJejaknarai,id)

JEJAKNARASI.ID.JAKARTA- Jaksa Penuntut Umum ( JPU) Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) telah membacakan tuntutan terhadap terdakwa Fariz RM.atas dugaan penyalahgunaan narkoba.

Dalam pembacaannya JPU menuntut Fariz RM dituntut pidana 6 tahun penjara. Selain dituntut hukuman penjara, penyanyi senior itu juga didenda sebesar Rp800 juta dengan subsider tiga bulan penjara.

Atas putusan tersebut, kuasa hukum Fariz RM, Deolipa Yumara menanggapi tuntutan JPU yang telah dibacakan. 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia mengatakan jika tuntutan JPU itu sama saja menuduh kliennya sebagai pengedar, bukan pengguna narkotika 

Menurut pengacara nyentrik ini, meskipun pasal 114 nya  dihilangkan tuntutan Jaksa tetap mengira Fariz RM sebagai pengedar. 

Padahal, kata Deolipa, jika Fariz RM adalah pengguna bukan pengedar. Bahkan Fariz merupakan korban kejahatan narkotika.

“Saya menilai,JPU telah mengesampingkan fakta persidangan dalam membuat keputusan. Karena saksi yang dihadirkan dalam sidang mengatakan bahwa Fariz RM adalah pengguna ” kata Deolipa kepada awak media usai sidang di PN Jaksel Senin (4/8)2025).

Baca Juga :  Kejari Jaksel Kembali Mangkir Sidang Praperadilan Silfester di PN Jaksel, Arruki: Hukum Sedang Dilecehkan

Pengacara sekaligus penyanyi ini menilai, jika kliennya dihukum penjara kembali maka berdampak besar. Seharusnya Fariz direhabilitasi di panti rehab untuk disembuhkan sebagai seorang pengguna narkotika.

“Kalau masuk penjara lagi, Fariz Bisa habis dia. Masa-masa buat dia pulih sudah gak ada. Bukannya menyelamatkan pengguna malah dihancurkan,” kata Deolipa.

Deolipa juga mengaku akan membela habis-habisan dalam nota pembeliannya nanti (Pledoi) . Agar kliennya dapat direhabilitasi sebagai seorang pengguna bukan pengedar.

“Jaksa menuntut, Pengacara membela dan hakim memutus. Kita berharap hakim dapat memutuskan seadil-adilnya. Jadi dalam Pledoi nanti kami akan melakukan pembelaan mengarah ke rehabilitasi,”pungkasnya.**

 

Berita Terkait

Polisi Gagalkan Peredaran Narkoba Jenis Ekstasi dan Sabu di Jakarta Utara
Polda Metro Jaya Ringkus Pelaku Pembacokan Pegawai Toko Roti di Cengkareng
JPU Tuntut Agnes Brenda Lee 9 Bulan Penjara, Kuasa Hukum Minta Keadilan
Polda Lampung Gagalkan Modus Penyelundupan Sabu Pakai Mobil Ambulance Asal Kota Tangerang
Tersangka Anak Pembunuh Ibu Tiri Di Binong Tangerang Terbukti Positif Narkoba
Polda Banten Bongkar Penyalahgunaan LPG Bersubsidi 3 Kg di Lebak, 3 Tersangka Diamankan
Polres Metro Tangerang Kota Bongkar Peredaran Obat Keras Ilegal di Tangerang
Update Terbaru Penanganan Kasus Dugaan Kekerasan Seksual di Kampus Ternama di Banten
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari JEJAKNARASI.ID di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan click tanda bintang.

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 18:44 WIB

Polisi Gagalkan Peredaran Narkoba Jenis Ekstasi dan Sabu di Jakarta Utara

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:41 WIB

Polda Metro Jaya Ringkus Pelaku Pembacokan Pegawai Toko Roti di Cengkareng

Rabu, 22 April 2026 - 22:21 WIB

JPU Tuntut Agnes Brenda Lee 9 Bulan Penjara, Kuasa Hukum Minta Keadilan

Senin, 20 April 2026 - 20:03 WIB

Polda Lampung Gagalkan Modus Penyelundupan Sabu Pakai Mobil Ambulance Asal Kota Tangerang

Senin, 20 April 2026 - 10:09 WIB

Tersangka Anak Pembunuh Ibu Tiri Di Binong Tangerang Terbukti Positif Narkoba

Berita Terbaru

Opini

Fenomena Flexing: Harga Diri Diukur dari Barang Mewah

Selasa, 12 Mei 2026 - 14:17 WIB

Hukum & Kriminal

Polisi Gagalkan Peredaran Narkoba Jenis Ekstasi dan Sabu di Jakarta Utara

Senin, 11 Mei 2026 - 18:44 WIB