GMNI Jakarta Desak Gibran Tunjukan Ijazah, Gus Fakhier Ingatkan Pentingnya Stabilitas Politik

GMNI Jakarta Desak Gibran Tunjukan Ijazah, Gus Fakhier Ingatkan Pentingnya Stabilitas Politik

- Author

Selasa, 13 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, JEJAKNARASI.ID – Dewan Pimpinan Daerah Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPD GMNI) DKI Jakarta mendesak Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka untuk menunjukkan ijazah atau dokumen pendidikan setara SMA kepada publik. Desakan tersebut disampaikan dalam rangkaian audiensi dengan sejumlah fraksi di DPR RI pada 12–13 Oktober 2026.

Pada Senin (12/10/2026), perwakilan GMNI DKI Jakarta melakukan audiensi dengan Fraksi Partai Golkar dan Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Audiensi kemudian dilanjutkan dengan Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) pada Selasa (13/10/2026).

Sekretaris DPD GMNI DKI Jakarta, Gus Fakhier, mengatakan tuntutan tersebut berkaitan dengan polemik mengenai dokumen pendidikan Gibran. Menurut dia, keterbukaan dokumen diperlukan untuk memberikan kejelasan kepada masyarakat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami tidak sedang mencari gaduh. Ini soal kejujuran pejabat publik. Cara paling sederhana untuk mengakhiri polemik adalah Mas Gibran menunjukkan ijazahnya kepada publik,” ujar Gus Fakhier.

Baca Juga :  Deodatus Sunda Se Pimpin DPD GMNI DKI Jakarta Periode 2026-2028, Eks Ketua GMNI Trisakti Jadi Sekretaris

Ia menambahkan, GMNI DKI Jakarta berharap hasil audiensi dan tuntutan yang telah disampaikan kepada Fraksi Golkar, PKS, dan PKB dapat ditindaklanjuti sesuai dengan kewenangan masing-masing.

Gus Fakhier juga mengingatkan agar polemik tersebut tidak berkembang menjadi persoalan yang mengganggu stabilitas politik nasional. Namun, menurut dia, keterbukaan informasi merupakan bagian penting dalam membangun kepercayaan publik terhadap pejabat negara.

“Stabilitas justru lahir dari keterbukaan. Kegaduhan tidak datang dari mahasiswa yang bertanya. Kegaduhan datang dari jawaban yang tak kunjung diberikan,” tegasnya.

GMNI DKI Jakarta menyatakan akan mempertimbangkan langkah selanjutnya apabila tuntutan tersebut tidak mendapatkan respons. Meski demikian, organisasi mahasiswa itu menegaskan bahwa tuntutannya berkaitan dengan kejelasan informasi mengenai dokumen pendidikan pejabat publik.

Sementara itu, Gibran sebelumnya menyatakan menghormati proses hukum yang berlangsung di Mahkamah Konstitusi (MK) dan menegaskan bahwa dirinya telah menamatkan pendidikan SMA.

Berita Terkait

BRI BO Pluit Peringati Hari Kesaktian Pancasila dengan Khidmat dan Semangat Kebangsaan
Wali Kota Jakarta Pusat Arifin Buka UKW ke-66 PWI Jaya, Tekankan Akurasi Berita
Pengelolaan Air Jakarta Jadi Sorotan di Forum PBB, Arief Nasrudin Bawa Pengalaman PAM Jaya
JMSI Dukung HPN 2027 di Lampung, Digelar April Bersama Porwanas
Binus Business School Pertahankan Posisi 1 di Indonesia dalam QS Global MBA Rankings 2027
Polda Metro Jaya Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Situasional di Hari Tani Nasional 24 September
PAM Jaya Bawa Prestasi Pengelolaan Air Bersih Ke Forum Internasional PBB di New York
PT Jasamarga Tollroad Maintenance Gelar Rekonstruksi Perkerasan di Ruas Tol Jagorawi, Cek Beberapa Lokasinya
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari JEJAKNARASI.ID di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan click tanda bintang.

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 16:04 WIB

GMNI Jakarta Desak Gibran Tunjukan Ijazah, Gus Fakhier Ingatkan Pentingnya Stabilitas Politik

Jumat, 9 Oktober 2026 - 10:50 WIB

BRI BO Pluit Peringati Hari Kesaktian Pancasila dengan Khidmat dan Semangat Kebangsaan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 07:33 WIB

Wali Kota Jakarta Pusat Arifin Buka UKW ke-66 PWI Jaya, Tekankan Akurasi Berita

Kamis, 1 Oktober 2026 - 11:13 WIB

Pengelolaan Air Jakarta Jadi Sorotan di Forum PBB, Arief Nasrudin Bawa Pengalaman PAM Jaya

Jumat, 25 September 2026 - 11:32 WIB

JMSI Dukung HPN 2027 di Lampung, Digelar April Bersama Porwanas

Berita Terbaru

Ekonomi & Bisnis

Mengapa Bisnis Bisa “Untung”, tetapi Tetap Kehabisan Cash?

Selasa, 13 Okt 2026 - 14:50 WIB