Dewan Pakar PAN Sebut Hutang Warisan Jokowi Akan Terasa Dampaknya Di Tahun 2025, Siap-siap Pungutan Makin Banyak

Dewan Pakar PAN Sebut Hutang Warisan Jokowi Akan Terasa Dampaknya Di Tahun 2025, Siap-siap Pungutan Makin Banyak

- Author

Kamis, 19 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Pengamat Ekonomi dan juga merupakan Ketua Dewan Pakar Partai Amanat Nasional (PAN), Dradjad Wibowo, mengakui bahwa utang-utang pembangunan infrastruktur warisan Presiden Jokowi akan mulai terasa di awal kepemimpinan Presiden terpilih Prabowo Subianto.

 

Dradjad Wibowo menyoroti sejumlah utang pembangunan yang diwarisi Jokowi pada 2015 dan akan jatuh tempo dalam kurun waktu 10 tahun.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

“Dibuatnya tahun 2015, nanti kerasa. Ketika di dalam pemerintahan Pak Jokowi itu kan kita ada menggenjot pembangunan infrastruktur, tapi negara alih-alih mencari dana dari, maaf, dari sumber penerimaan, nyarinya dari utang kan,” kata Dradjad di Jakarta, Kamis (19/09/2024).

Baca Juga :  Cerita Jokowi yang Sudah Kemasi Barang Pribadi Miliknya, Hanya Tersisa Kambing Peliharaannya yang Belum Di Kemas

 

Jatuh temponya sejumlah utang negara ini berpotensi memperbanyak pungutan yang ditarik oleh negara dari rakyatnya.

 

Menambah pungutan dari masyarakat ini dianggap sebagai cara instan untuk mendapatkan uang besar dalam waktu singkat guna untuk melunasi utang-utang tersebut.

 

“Nanti 2025 kita bayar ya, yang jatuh temponya 10 tahun. Makanya itu di tahun 2025, ketika kita saatnya bayar utang, ya negara harus narikin (pungutan), Narikinnya dari mana? Ya dari PPN (pajak pertambahan nilai), kan mau dinaikkan 12 persen, BPJS, kemudian dana pensiun dikumpulkan, segala macam,” tegas Dradjad.

 

“Yang ujungnya kita semua memang harus ikut menanggung”, ucap Dradjad.

Berita Terkait

Mengapa Kualitas WiFi Untuk Cafe Kini Menjadi Kunci Utama Kesuksesan Bisnis F&B
Percepat Program MBG di Daerah 3T, BSKDN Kemendagri Gelar Forum Diskusi Aktual Lintas Sektor
Bitcoin Turun ke US$84.000, FLOQ: Pasar Masih Sensitif terhadap Suku Bunga
KPU Sebut Gugatan Pendidikan Gibran Lewat Batas
Masuk Top Broker ICDX, HSB Investasi Buktikan Jadi Aplikasi Trading Populer di Indonesia
Mandiri Taspen dan Basarnas Kolaborasi Pemanfaatan Jasa Layanan Perbankan
Pemerintah Putus Kontrak Mitra Makan Siang Gratis Usai 87 Siswa Terkena Diare Massal
Bitcoin Makin Diminati di Indonesia, Investor Kripto Kembali Ramai Bertransaksi
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari JEJAKNARASI.ID di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan click tanda bintang.

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 12:23 WIB

Mengapa Kualitas WiFi Untuk Cafe Kini Menjadi Kunci Utama Kesuksesan Bisnis F&B

Kamis, 24 September 2026 - 11:55 WIB

Percepat Program MBG di Daerah 3T, BSKDN Kemendagri Gelar Forum Diskusi Aktual Lintas Sektor

Kamis, 24 September 2026 - 08:22 WIB

KPU Sebut Gugatan Pendidikan Gibran Lewat Batas

Kamis, 24 September 2026 - 07:18 WIB

Masuk Top Broker ICDX, HSB Investasi Buktikan Jadi Aplikasi Trading Populer di Indonesia

Kamis, 24 September 2026 - 07:08 WIB

Mandiri Taspen dan Basarnas Kolaborasi Pemanfaatan Jasa Layanan Perbankan

Berita Terbaru