Percepat Transformasi Ekonomi Hijau Melalui Kendaraan Listrik Kemenko Perkenomian Tinjau Tinjau Pabrik Baterai PT HLI Green Power

Percepat Transformasi Ekonomi Hijau Melalui Kendaraan Listrik Kemenko Perkenomian Tinjau Tinjau Pabrik Baterai PT HLI Green Power

- Author

Minggu, 16 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Deputi Bidang Koordinasi Perniagaan dan Ekonomi Digital Kemenko Perekonomian Ali Murtopo rombongan bersama jajarannya saat melakukan pertemuan dengan jajaran PT HLI Green Power. (Foto : Kemenko Perekonomian )

Deputi Bidang Koordinasi Perniagaan dan Ekonomi Digital Kemenko Perekonomian Ali Murtopo rombongan bersama jajarannya saat melakukan pertemuan dengan jajaran PT HLI Green Power. (Foto : Kemenko Perekonomian )

JEJA KNARASI.ID.JAKARTA – Pemerintah terus mempercepat transformasi menuju ekonomi hijau dan berkelanjutan melalui penguatan industri kendaraan listrik berbasis baterai. Pengembangan ekosistem ini menjadi bagian penting dalam strategi hilirisasi nasional yang tidak hanya bertujuan untuk mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya mineral strategis, tetapi juga mendorong kemandirian industri dan ketahanan energi nasional.

Sebagai bentuk dukungan tersebut, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian melakukan peninjauan ke fasilitas produksi PT HLI Green Power di Karawang, Jawa Barat, pada Kamis (13/11/2025). Kegiatan ini bertujuan meninjau kesiapan ekosistem baterai kendaraan listrik yang dikembangkan oleh PT HLI Green Power, sebuah perusahaan joint venture antara Hyundai Motor Group dan LG Energy Solution dengan nilai investasi mencapai USD1,2 miliar, serta memiliki kapasitas produksi 10 GWh per tahun setara dengan kebutuhan 150.000 unit kendaraan listrik (EV). Fasilitas ini menjadi salah satu struktur manufaktur baterai EV terbesar dan paling strategis di Indonesia.

“Kunjungan kami ke sini untuk meninjau perkembangan dan kesiapan ekosistem baterai listrik untuk kendaraan listrik dalam mendukung pembangunan ekosistem industri baterai kendaraan listrik terintegrasi di Karawang,” ujar Deputi Bidang Koordinasi Perniagaan dan Ekonomi Digital Kemenko Perekonomian Ali Murtopo Simbolon.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Peninjauan ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah untuk memperkuat implementasi proyek baterai kendaraan listrik yang terintegrasi dari hulu ke hilir. Proyek di Karawang memiliki nilai strategis tinggi dalam mendorong investasi global, pengembangan teknologi, dan penciptaan lapangan kerja di sektor energi baru dan terbarukan.

Baca Juga :  Libur Nataru 2025 Pemerintah Luncurkan Program Diskon Tiket Transportasi, Berikut Besarannya

Dari sisi ekonomi, industri baterai listrik nasional juga berpotensi memberikan nilai tambah yang signifikan bagi perekonomian Indonesia. Proyek tersebut diproyeksikan menghasilkan peluang ekspor, memperkuat neraca perdagangan, dan menciptakan efek berganda terhadap pertumbuhan sektor industri pendukung, mulai dari pertambangan nikel hingga komponen elektronik.

Dalam kesempatan tersebut, Chief Executive Officer HLI Green Power Hong Ki Chul menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Indonesia dalam pengembangan industri baterai kendaraan listrik, serta menjelaskan berbagai jenis baterai yang diproduksi di fasilitas tersebut. Kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat kemitraan jangka panjang antara Indonesia dan Korea Selatan, terutama dalam bidang energi terbarukan dan teknologi ramah lingkungan.

Sebagai penutup, Staf Ahli Bidang Pembangunan Daerah sekaligus Juru Bicara Kemenko Perekonomian Haryo Limanseto menambahkan melalui sinergi yang semakin erat antara Pemerintah dan pelaku industri, Kemenko Perekonomian berkomitmen untuk terus memastikan percepatan pengembangan ekosistem baterai kendaraan listrik nasional berjalan secara terukur dan berkelanjutan. Langkah ini menjadi bagian penting dalam mewujudkan visi Indonesia sebagai pusat manufaktur dan ekspor kendaraan listrik di kawasan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut diantaranya yakni Tim Asistensi Kemenko Perekonomian Abdul Kodir Djaelani, Asisten Deputi Fasilitas Perdagangan dan Pengembangan Ekspor Deputi Bidang Koordinasi Perniagaan dan Ekonomi Digital Kemenko Perekonomian Ekko Harjanto, serta perwakilan Hyundai. **

Berita Terkait

OJK Amankan Rp 825 Miliar Dana Korban Penipuan, Investor Kripto Waspadai Modus Scam
Punya Kemampuan Bahasa Jepang atau Mandarin? Cek 3 Peluang Kerja Customer Experience
ACM Exchange Jalin Kerja Sama dengan London Metal Exchange Perkuat Perdagangan Komoditas
Mengorkestrasi Ekonomi dan Teknologi: Sanggabiz Siap Gelar Jogja Business & Economic Outlook (JBEO) 2027
Pendapatan Usaha Tumbuh 7,9%, Jasa Marga Terus Perkuat Konektivitas dan Layanan Jalan Tol
Echoes from the Land of the Dragon Raih Penghargaan di ART & TUR 2026
Amryan Fajri, Mantri BRI yang Melayani Masyarakat Kepulauan Seribu
Asuransi Rumah Menanggung Kerusakan Akibat Rayap? Ini yang Perlu Diketahui
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari JEJAKNARASI.ID di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan click tanda bintang.

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 11:13 WIB

OJK Amankan Rp 825 Miliar Dana Korban Penipuan, Investor Kripto Waspadai Modus Scam

Selasa, 3 November 2026 - 10:16 WIB

ACM Exchange Jalin Kerja Sama dengan London Metal Exchange Perkuat Perdagangan Komoditas

Selasa, 3 November 2026 - 10:05 WIB

Mengorkestrasi Ekonomi dan Teknologi: Sanggabiz Siap Gelar Jogja Business & Economic Outlook (JBEO) 2027

Selasa, 3 November 2026 - 10:04 WIB

Pendapatan Usaha Tumbuh 7,9%, Jasa Marga Terus Perkuat Konektivitas dan Layanan Jalan Tol

Senin, 2 November 2026 - 11:40 WIB

Echoes from the Land of the Dragon Raih Penghargaan di ART & TUR 2026

Berita Terbaru

Nasional

Isu Makar Presiden Prabowo Kembali Disorot, Ini Faktanya

Selasa, 3 Nov 2026 - 20:03 WIB