JEJAKNARASI.ID – Selama masa kehamilan, tubuh akan mengalami berbagai perubahan, baik secara fisik maupun hormonal, yang kerap memicu rasa tidak nyaman. Salah satu keluhan yang cukup umum dialami adalah nyeri pada perut bagian kiri. Meskipun tidak selalu menandakan kondisi serius, keluhan ini tentu bisa menimbulkan kekhawatiran bagi Ibu hamil. Rasa sakit yang dirasakan pun beragam, mulai dari yang ringan hingga nyeri tajam yang sulit mereda.
Oleh karena itu, penting bagi Ibu untuk mengenali berbagai kemungkinan penyebabnya serta mengetahui langkah awal yang tepat agar tidak mudah panik ketika mengalaminya. Apalagi selama hamil, tubuh cenderung lebih sensitif dan memerlukan perhatian ekstra, termasuk dalam merespons keluhan yang tampak ringan seperti nyeri perut.
Lalu apa penyebab awal dan langkah antisipasinya? Berikut informasi yang bisa jadi pertimbangan dari Bidan Sri Utami:
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Penyebab Umum Sakit Perut Saat Hamil
Selama masa kehamilan, ada banyak hal yang bisa menyebabkan rasa sakit di bagian perut, terutama sebelah kiri. Berikut beberapa penyebab yang paling umum:
- Peregangan ligament
Ligamen merupakan jaringan yang membantu menopang rahim. Seiring pertumbuhan janin, rahim akan membesar dan membuat ligamen ikut tertarik dan meregang. Hal ini bisa menimbulkan rasa sakit atau nyeri tumpul di perut bagian bawah, termasuk sisi kiri.
- Perubahan posisi janin
Saat janin mulai aktif bergerak atau berpindah posisi, terutama pada trimester kedua dan ketiga, gerakannya bisa menekan bagian tertentu dari perut dan menimbulkan rasa tidak nyaman.
- Sembelit dan gas berlebih
Hormon kehamilan bisa memperlambat proses pencernaan, yang membuat ibu hamil lebih mudah mengalami sembelit atau perut kembung. Kondisi ini bisa menyebabkan nyeri di bagian perut kiri atau kanan, tergantung area yang terkena tekanan.
- Infeksi saluran kemih (ISK)
Meskipun lebih umum menyebabkan nyeri di bagian bawah perut dan punggung, infeksi saluran kemih juga bisa menjalar ke sisi kiri atau kanan tergantung tingkat infeksinya.
Tanda Yang Perlu Diwaspadai
Tidak semua sakit perut saat hamil bisa dianggap wajar. Ada beberapa tanda yang perlu Kamu perhatikan karena bisa menjadi gejala dari kondisi yang lebih serius. Berikut hal-hal yang perlu diwaspadai:
- Rasa nyeri yang sangat tajam atau seperti ditusuk-tusuk.
- Meski sudah beristirahat, nyerinya tidak juga mereda.
- Disertai pendarahan dari jalan lahir.
- Demam tinggi atau menggigil.
- Nyeri saat buang air kecil.
- Mual dan muntah yang terus menerus.
Jika Kamu mengalami salah satu dari kondisi di atas, segera hubungi tenaga medis atau fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut. Penanganan cepat sangat penting untuk menghindari risiko pada Ibu maupun janin.
Langkah Awal Yang Bisa Dilakukan Di Rumah Ketika Sakit Perut di Saat Hamil
Apabila sakit perut sebelah kiri yang Kamu rasakan masih tergolong ringan dan tidak disertai gejala berbahaya, Kamu bisa mencoba beberapa langkah berikut ini untuk meredakannya:
- Istirahat dalam posisi nyaman
Berbaring menyamping ke sisi kanan atau menggunakan bantal di bawah perut bisa membantu meredakan tekanan pada sisi kiri.
- Kompres hangat
Tempelkan handuk hangat pada bagian perut yang terasa nyeri. Hindari menggunakan suhu yang terlalu panas karena bisa berbahaya bagi kehamilan.
- Minum air putih yang cukup
Kekurangan cairan bisa memperparah kram otot dan memperlambat pencernaan. Usahakan tubuh tetap terhidrasi dengan minum air yang cukup setiap hari.
- Pilih makanan yang mudah dicerna
Hindari makanan pedas, berminyak, dan tinggi lemak. Pilih makanan kaya serat seperti sayur rebus, buah, dan sereal gandum untuk melancarkan pencernaan.
- Lakukan peregangan ringan
Aktivitas seperti berjalan pelan atau senam kehamilan ringan bisa membantu meredakan kaku otot dan melancarkan peredaran darah.
Kapan Perlu Periksa Ke Dokter?
Jika Kamu merasa khawatir atau tidak yakin apakah sakit yang dirasakan termasuk wajar atau tidak, sebaiknya jangan menunda untuk konsultasi ke dokter. Ada beberapa kondisi serius yang bisa menyebabkan sakit perut sebelah kiri pada ibu hamil, seperti kehamilan ektopik (di luar rahim), solusio plasenta (lepasnya plasenta sebelum waktunya), hingga preeklamsia.
Tindakan medis akan sangat membantu untuk memastikan kondisi Kamu dan janin tetap aman. Jangan ragu untuk menceritakan semua gejala yang Kamu rasakan, sekecil apa pun itu, karena bisa menjadi petunjuk penting bagi dokter. ***





















