JEJAKNARASI.ID, JAKARTA – Kegiatan penjemputan sampah (pick up service) yang dilakukan oleh Bank Sampah Gunung Emas di Rumah Pilah Sehati pada Sabtu, 11 April 2026, menunjukkan antusiasme luar biasa dari masyarakat. Setelah libur panjang Idul Fitri, jumlah nasabah yang berpartisipasi membludak, dengan volume sampah yang terkumpul jauh di atas hari-hari biasanya.
Sejak siang hingga malam hari, tim Bank Sampah Gunung Emas harus melakukan hingga empat kali perjalanan bolak-balik untuk mengangkut sampah yang telah dipilah oleh warga. Kondisi ini menjadi bukti nyata bahwa kesadaran masyarakat dalam memilah dan mengelola sampah dari sumber semakin meningkat.
Ketua Bank Sampah Gunung Emas, Vera Nofita, menyampaikan bahwa tingginya partisipasi warga merupakan kabar baik, namun di sisi lain juga menjadi tantangan tersendiri dalam hal operasional.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini adalah momentum positif. Artinya masyarakat sudah mulai terbiasa memilah sampah dari rumah. Namun, di sisi lain kami juga menghadapi keterbatasan sarana, terutama kendaraan operasional untuk mendukung layanan penjemputan,” ujarnya.
Dengan meningkatnya jumlah Rumah Pilah dan nasabah yang aktif, kebutuhan akan dukungan fasilitas menjadi semakin mendesak. Bank Sampah Gunung Emas berharap adanya perhatian dan dukungan dari berbagai pihak, khususnya dalam penyediaan kendaraan operasional, agar layanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih optimal dan berkelanjutan.
Kegiatan ini sekaligus menjadi gambaran bahwa gerakan pengelolaan sampah berbasis masyarakat memiliki potensi besar untuk berkembang, asalkan didukung oleh sistem dan sarana yang memadai.





















