Menu

Mode Gelap

Banten

Mendagri Tito Tinjau Kesiapan Arus Mudik Lebaran 2026 di Pelabuhan Merak

badge-check


					Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian bersama rombongan saat  meninjau langsung kesiapan arus mudik Lebaran 2026 di Pelabuhan Merak , Kota Cilegon, Banten.
(Foto: Puspen Kemendagri) Perbesar

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian bersama rombongan saat meninjau langsung kesiapan arus mudik Lebaran 2026 di Pelabuhan Merak , Kota Cilegon, Banten. (Foto: Puspen Kemendagri)

JEJAKNARASI.ID.CILEGON – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian meninjau langsung kesiapan arus mudik Lebaran 2026 di Pelabuhan Merak, Kota Cilegon, Banten.

Peninjauan ini dilakukan bersama Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Pratikno, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifatul Choiri Fauzi, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, serta pejabat terkait lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Tito bersama rombongan meninjau langsung fasilitas pelayanan di pelabuhan. Termasuk ruang penumpang di Kapal Ferry yang akan berangkat menuju Pelabuhan Bakauheni. 

Kunjungan dimaksudkan untuk memastikan kesiapan layanan transportasi penyeberangan menjelang periode mudik Lebaran yang diperkirakan akan mengalami lonjakan penumpang. 

Pelabuhan Merak menjadi salah satu titik utama mobilitas masyarakat yang melakukan perjalanan dari Pulau Jawa menuju Sumatera.

Usai peninjauan lapangan, Mantan Kapolri itu bersama  rombongan mengikuti Rapat Koordinasi Persiapan Arus Mudik Lebaran Tahun 2026 yang digelar di Dermaga Eksekutif Pelabuhan ASDP Merak, Banten.

Menko PMK Pratikno mengatakan, pemerintah menargetkan pelaksanaan mudik tahun ini dapat berjalan aman, lancar, nyaman, dan selamat.

 “Kami baru saja menyelenggarakan rakor dan peninjauan di Pelabuhan Merak. Targetnya tentu saja adalah agar mudik ini aman, lancar, nyaman, dan selamat,” ujarnya Jumat (13/3/2026).

Ia menjelaskan, arus mudik diperkirakan mulai terjadi sekitar 18 Maret 2026, sementara arus balik diprediksi berlangsung pada 29 Maret 2026. Meski demikian, pemerintah berharap pergerakan pemudik dapat tersebar di beberapa hari agar tidak menumpuk pada waktu tertentu. 

Terlebih rentang waktu mudik tahun ini relatif panjang karena adanya akhir pekan, kebijakan flexible working arrangement bagi ASN, cuti bersama, serta berdekatan dengan Hari Raya Nyepi dan Idulfitri.

“Oleh karena itu, dengan rentang yang panjang ini, kami mengharapkan ada distribusi mudik tidak tertumpuk di hari tertentu,” ujarnya.

Pratikno menambahkan, pemerintah bersama seluruh pemangku kepentingan telah melakukan berbagai persiapan, termasuk menghadirkan sejumlah inovasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan mudik. 

Tahun sebelumnya, tingkat kepuasan masyarakat terhadap penyelenggaraan mudik dinilai sangat tinggi dan diharapkan dapat meningkat pada tahun ini.

Ia juga menekankan pentingnya kesiapsiagaan dalam mengantisipasi berbagai potensi kendala, termasuk faktor cuaca. Oleh karena itu, seluruh pihak diminta untuk terus bersinergi dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Ini adalah kerja kita bersama supaya mudik dan arus balik nanti berjalan dengan aman, nyaman, lancar, dan selamat,” pungkasnya.**

Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari JEJAKNARASI.ID di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.
Lainnya

Hari Pers Nasional 2026, Menko PM: Jurnalisme Tidak Boleh Kalah dengan Algoritma

9 Februari 2026 - 22:06 WIB

Kakanwil BPN Banten Raih Golden Leader 2026 di Malam Anugerah HUT JMSI Ke-6

9 Februari 2026 - 10:01 WIB

Pesan Menkomdigi di HPN: Kepercayaan Publik Tak Boleh Kalah oleh Algoritma

8 Februari 2026 - 17:41 WIB

HPN 2026, SIWO Sukses Gelar Anugerah Bagi Patriot Olahraga Nasional

8 Februari 2026 - 17:34 WIB

Trending di Banten