JEJAKNARASI.ID, JAKARTA – Momentum Ramadan 1447 H dimanfaatkan Alfamidi bersama Bank Sampah Sakura untuk meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan melalui kegiatan bertajuk Tukar Sampah Jadi Berkah.
Program ini merupakan bagian dari inisiatif Kampung Merdeka Alfamidi sekaligus dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional 2026.
Kegiatan berlangsung di Bank Sampah Sakura, Srengseng Sawah, Jakarta Selatan, Jumat (27/2/2026), dan diikuti puluhan nasabah bank sampah serta masyarakat sekitar.
Melalui kegiatan ini, masyarakat dapat menukarkan berbagai jenis sampah anorganik seperti botol plastik, kardus, kertas seberat 2 kilogram menjadi paket sembako berupa mie, sirup dan margarine kebutuhan selama ramadan. Sampah yang terkumpul ditimbang berdasarkan jenis serta beratnya sebelum ditukar dengan kebutuhan pokok.
Corporate Communication Manager Alfamidi, Retriantina Marhendra, mengatakan kegiatan ini menjadi cara Alfamidi mengajak masyarakat melihat sampah dari sudut pandang berbeda, bukan sekadar sampah tetapi juga memiliki nilai manfaat.
“Lewat program tukar sampah jadi sembako ini, kami ingin menunjukkan kalau sampah sebenarnya punya nilai ekonomi dan bisa memberi manfaat langsung bagi masyarakat. Program serupa juga sudah dilakukan di Medan dan Palu, harapannya semakin banyak warga yang terbiasa memilah dan mengelola sampah dari rumah,” ujarnya.
Menurutnya, kegiatan ini juga sejalan dengan komitmen Alfamidi dalam mengedukasi masyarakat mengenai pengurangan sampah serta mendorong ekonomi berkelanjutan untuk komunitas.
Ketua Bank Sampah Sakura, Sudi Asmoro, menyambut baik kolaborasi tersebut karena mampu meningkatkan partisipasi warga dalam memilah sampah rumah tangga.
“Program seperti ini membuat warga semakin semangat menabung sampah. Selain lingkungan lebih bersih, masyarakat juga mendapatkan manfaat langsung berupa kebutuhan sembako,” katanya.
Program penukaran sampah menjadi kebutuhan pokok ini diharapkan bisa dilakukan di berbagai daerah di Indonesia. Hal ini menjadi salah satu pendekatan efektif yang menggabungkan edukasi lingkungan dengan manfaat yang dirasakan langsung oleh warga.
Melalui kegiatan ini, Alfamidi berharap kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah terus meningkat sehingga tercipta lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan selama Ramadan dan seterusnya. **










