Menu

Mode Gelap

Ekonomi & Bisnis

Ramadan Tiba, Muslim Pro luncurkan Layanan Ramadan Re:Charge

badge-check


					 Chief Executive Officer Muslim Pro.Nafees Khundker dan Public Relations Manager Muslim Pro Siti Zahidah (kanan) saat hadir di peluncuran Layanan Ramadan Re Charge
(Foto : Muslim Pro) Perbesar

Chief Executive Officer Muslim Pro.Nafees Khundker dan Public Relations Manager Muslim Pro Siti Zahidah (kanan) saat hadir di peluncuran Layanan Ramadan Re Charge (Foto : Muslim Pro)

JEJAKNARASI.ID.JAKARTA – Bulan Suci Ramadan tinggal menghitung hari, semua umat muslim dimanapun berada menyambutnya dengan suka cita. Di bulan penuh berkah itu, mereka mempertebal keimanan dengan melakukan berbagai kegiatan keagamaan, seperti puasa, tadarusan,Tarawih hingga berzikir.

Seiring datangnya bulan Ramadan, salah satu layanan umat islam berbasis digital atau aplikasi bernama Muslim Pro, meluncurkan program layanan Ramadan Re:Charge.

Program layanan ini mengintegrasikan peningkatan pengalaman Al-Qur’an di aplikasi Muslim Pro, konten reflektif berbasis keimanan, koneksi komunitas digital melalui Ummah Pro. Dengan tujuan untuk membantu umat islam beribadah di bulan suci Ramadan melalui perpaduan teknologi, konten, fitur komunitas, serta aktivasi di lapangan.

Chief Executive Officer Muslim Pro.Ramadan Re:Charge.Ramadan Re:Charge. menyebut, Ramadan Re:Charge diluncurkan dari pemahaman, bahwa menjaga konsistensi ibadah selama satu bulan penuh merupakan sebuah proses yang berjalan dari hari ke hari.

Karena itu, alih-alih mendorong intensitas berlebihan, inisiatif ini membingkai progres ibadah sebagai sesuatu yang personal dan penuh empati.

“Kampanye ini dipandu oleh lima pilar Re:Charge — Re:Center, Re:Commit, Re:Connect, Re:Share, dan Re:Focus, yang merefleksikan perubahan kebutuhan spiritual dari waktu ke waktu”, kata Nafees Khundker kepada awak media dalam acara Media Briefing di Jakarta, Selasa (3/2/2026).

Nafees menambahkan, kelima pilar tersebut memberikan bahasa yang relevan dengan pengalaman nyata selama Ramadan. Serta mendorong penggunanya untuk kembali pada niat awal dengan cara yang lebih manusiawi.

“Re:Charge juga menghadirkan pendekatan storytelling yang dipimpin oleh kreator Indonesia di Qalbox. Inisiatif ini dilengkapi dengan aktivasi offline di Jakarta, yang mencerminkan pendekatan Muslim Pro dalam menghubungkan platform digital dengan kehadiran nyata di tengah masyarakat”, jelas Nafees.

Nafees mengungkapkan, pada level produk, Al-Qur’an tetap menjadi salah satu fitur yang paling banyak digunakan di MuslimPro secara global, khususnya selama Ramadan.

Tahun ini,kata Nafees, Al-Qur’an di Muslim Pro menghadirkan berbagai penyempurnaan untuk mendukung beragam pola keterlibatan pengguna. Salah satunya pengaturan target membaca yang dipersonalisasi, pelacakan progres, serta fitur pendukung hafalan.

“Kami juga menghadirkan AiDeen, chatbot berbasis kecerdasan buatan yang dirancang untuk membantu pengguna memahami ayat-ayat Al-Qur’an dalam konteksnya”, ujar Nafees.

“Tujuan kami adalah membantu pengguna membangun kebiasaan positif selama Ramadan danseterusnya bersama aplikasi      Muslim Pro,” sambungnya.

Ditempat yang sama, Public Relations Manager Muslim Pro Siti Zahidah mengatakan jika pihaknya fokus pada kesinambungan, bukan kuantitas. Karena fitur Muslim Pro dirancang mencerminkan orang berinteraksi dengan iman dalam kehidupan nyata, di berbagai momen dan tingkat intensitas yang berbeda.

“Konten dan komunitas tetap menjadi elemen penting dalam strategi keterlibatan Muslim Pro. Selama Ramadan”, tambah Zahidah.

Sebagai informasi, Muslim Pro juga akan menyelenggarakan Roving Takjil di Jakarta pada 28Februari, dengan menghadirkan food truck beridentitas Muslim Pro yang membagikan makanan berbuka puasa di sepanjang rute antar masjid, dan berakhir di Masjid Istiqlal.

Ramadan Re:Charge mencerminkan strategi yang lebih luas untuk membangun keterlibatan jangka panjang, bukan sekadar mendorong penggunaan musiman.**

Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari JEJAKNARASI.ID di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.
Lainnya

Bertemu Investor, Kemenko Perekomian Sampaikan Fundamental Ekonomi Indonesia Kuat

3 Februari 2026 - 22:30 WIB

Kolaborasi Alfamidi – SGM Perkuat Komitmen Kesehatan Ibu dan Anak Lewat Edukasi Gizi

30 Januari 2026 - 21:36 WIB

Aturan Baru Registrasi Kartu Perdana Wajib Pakai Data Biometrik Pengenal Wajah

30 Januari 2026 - 15:55 WIB

Alfamidi Gandeng Komunitas Bank Sampah Kelola Sampah Jadi Eco Enzyme

29 Januari 2026 - 16:15 WIB

Trending di Ekonomi & Bisnis