Menu

Mode Gelap

Jakarta

PWI Jaya Gelar OKK Lanjutan dan Pendalaman, Sekaligus Mulai Pelatihan SJI

badge-check


					Sekretaris Umum PWI Jaya, Arman Suparman saat menyerahkan Piagan OKK dan Kartu Anggota Kepada peserta OKK. (Foto : PWI Jaya) Perbesar

Sekretaris Umum PWI Jaya, Arman Suparman saat menyerahkan Piagan OKK dan Kartu Anggota Kepada peserta OKK. (Foto : PWI Jaya)

JEJAKNARASI.ID,JAKARTA–Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jaya kembali menggelar Orientasi Kewartawanan dan Keorganisasian (OKK) lanjutan dan pendalaman, yang sekaligus menjadi kegiatan perdana pelatihan Sekolah Jurnalisme Indonesia (SJI) PWI Jaya, Senin (5/1/2025) di Sekretariat PWI Jaya, Gedung Prasada Sasana Karya lantai 9, Jalan Suryopranoto, Jakarta Pusat.

Kegiatan ini diikuti oleh 28 calon anggota PWI Jaya dan dibuka secara resmi oleh Sekretaris Umum PWI Jaya, Arman Suparman, mewakili Ketua PWI Jaya Kesit Budi Handoyo.

Dalam sambutannya, Arman Suparman menegaskan pentingnya OKK dan SJI sebagai fondasi pembentukan wartawan profesional yang tidak hanya memahami teknis jurnalistik, tetapi juga etika dan tanggung jawab sosial pers.

Rangkaian acara dipandu oleh Haresti Asysy Amrihani, selaku penanggung jawab Sekolah Jurnalisme Indonesia (SJI) PWI Jaya. Ia menjelaskan bahwa SJI merupakan lembaga pendidikan di bawah PWI yang dirancang untuk meningkatkan kompetensi anggota secara berkelanjutan.

“SJI hadir sebagai ruang pembelajaran bagi wartawan agar mampu menjawab tantangan zaman. Perkembangan teknologi, perubahan pola konsumsi informasi, serta tuntutan profesionalisme menuntut peningkatan kapasitas yang terus-menerus,” ujar Haresti, kandidat doktor komunikasi.

Sesi diskusi diisi oleh dua narasumber. Jumar Sudiyana, Wakil Ketua Bidang Pembinaan Daerah PWI Jaya, menyampaikan materi mengenai Kode Etik Jurnalistik, dengan penekanan pada integritas, independensi, dan tanggung jawab wartawan dalam menyampaikan informasi kepada publik.

Sementara itu, Bagus Sudarmanto, Wakil Ketua Bidang Organisasi PWI Jaya, memaparkan materi pemberitaan ramah anak, khususnya terkait perlindungan identitas anak, penggunaan bahasa yang empatik, serta pentingnya menjadikan kepentingan terbaik anak sebagai prinsip utama dalam peliputan.

Diskusi berlangsung interaktif dengan berbagai pertanyaan dari peserta terkait praktik jurnalistik di lapangan, terutama dalam konteks pemberitaan kriminal dan tantangan media digital.

Kegiatan ditutup dengan pembagian sertifikat OKK lanjutan dan pendalaman serta kartu anggota PWI Jaya kepada para peserta sebagai tanda resmi keanggotaan dan komitmen menjalankan profesi wartawan sesuai Undang-Undang Pers dan Kode Etik Jurnalistik.

Melalui kegiatan ini, PWI Jaya menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kapasitas dan profesionalisme wartawan, sekaligus memastikan praktik jurnalistik yang bertanggung jawab, beretika, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.*

Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari JEJAKNARASI.ID di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.
Lainnya

Bangun Karakter Siswa, Pemkot Jakpus Gelar Ramadan Ceria Penuh Berkah

2 Maret 2026 - 18:09 WIB

DPD GMNI DKI Jakarta Bongkar Kemiskinan Semu Versi Negara

27 Februari 2026 - 11:25 WIB

Suban Kesbangpol Jakpus Gelar Seleksi Paskibraka 2026 Tingkat Kota

25 Februari 2026 - 11:16 WIB

GMNI DKI Jakarta Layangkan Nota Keberatan Ke Kemenlu Hingga Presiden RI Terkait ART Indonesia-AS

24 Februari 2026 - 19:47 WIB

Trending di Jakarta