JEJAKNARASI.ID, GARUT – Beredar sebuah vidio amatir berdurasi 47 detik memperlihatkan seorang warga Desa Panggalih, kecamatan Cisewu, Kabupaten Garut, Jawa Barat, diduga menjadi korban intimidasi.
Video yang diunggah akun facebook Holis Muhlisin mendadak viral di media sosial, dan jadi sorotan publik.
Dalam postingannya, Holis mengatakan bahwa akibat mengkritik kebijakan kepala desa tersebut. Dia dihampiri oleh beberapa orang yang salah satunya diduga anak dari kepala desa tersebut.
“Akibat saya kritik kebijakan, dan memposting jalan rusak di desa panggalih” ujar Holis, dikutip dari facebook holis muhlisin, Minggu (04/01/2026).
Dalam video tersebut memperlihatkan, pria berbaju one piece diduga anak dari kades tersebut memprovokasi kerabatnya untuk ikut mendorong dan berkata kasar kepada korban.
Dalam video juga terdengar pertanyaan yang bernada menantang dengan mempertanyakan maksud dari korban memposting kelurahan tersebut.
Mendengar hal tersebut, Gubernur Jawa Barat, Dedy Mulyadi, ikut berkomentar. Menurutnya jika ada masyarakat yang mengkritik pembangunan yang belum berkeadilan, jangan pernah melakukan intimidasi, pengancaman, harus diterima dengan lapang dada.
“Untuk kepala desa, RT RW, jangan pernah melakukan intimidasi atau pengancaman jika ada masyarakat yang mengkritik pembangunan yang belum berkeadilan. Kita sebagai aparat pemerintah harus menerima dengan lapang dada,” kata Dedy dalam keterangannya.








