Ketabahan Bu Yati Bertahan Hidup di Rumah Tanpa Atap

- Redaksi

Jumat, 26 Desember 2025 - 21:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penampakan rumah Bu Yati tanpa Atap. (Foto : Ist)

Penampakan rumah Bu Yati tanpa Atap. (Foto : Ist)

JEJAKNARASI.ID, JABAR –  Namanya Ruyati, kerabat maupun tetangganya memanggil Bu Yati. Namanya setahun belakangan menjadi perhatian publik, lantaran kehidupannya yang memprihatinkan.

Perempuan setengah baya ini sejak bulan Juni 2025 lalu, harus rela tinggal di rumah yang tidak beratap dan hanya langit biru yang menghiasi.

Bu Yati yang berdomisili di Dusun Puhun RT 013, Desa Ancaran, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, hingga kini masih harus bertahan ditengah panas dan hujan dalam menjalani kehidupannya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tidak berhenti disitu. Bu Yati juga harus melawan penyakit stroke yang dideritanya sejak tahun 2021. Apalagi ketika malam saat turun hujan, perjuangannya semakin pilu dirasakan.

Dengan kondisi yang tidak sehat dan tertatih-tatih saat berjalan, Bu Yati harus mencari tempat yang aman agar tidak kehujanan.

Walaupun demikian, Bu Yati tetap tabah dan sabar menghadapi ini semua. Dia sadar keterbatasan ekonomi yang belum mampu untuk memperbaiki tempatnya berteduh.

Baca Juga :  Begini Cara Unik Genzi Subang Peduli Musibah Bali dan Jaga Indonesia

Saat itu, Ia pun berharap dapat kembali tinggal di rumah yang layak, aman, dan nyaman, sebagaimana warga lainnya.

Kegigihan dan ketabahan membuat banyak pihak terenyuh, terlebih lagi kabar keprihatinannya viral di berbagai media sosial.

Berbondong- bondong sumbangan mulai mengalir dari beberapa orang yang peduli akan kehidupan Bu Yati.

Bahkan, pemerintah desa Ancaran langsung bergerak cepat untuk membantu mencari solusi. Dengan mencarikan tempat yang layak untuk Bu Yati.

Bagi Bu Yati sendiri bantuan yang mengalir ini ada secercah harapan untuk melanjutkan kehidupan layak. Tidak lupa ia menyampaikan ucapan terima kasih kepada mereka yang peduli terhadap dirinya.

“Terima kasih atas semua bantuannya, semoga Allah membalas kebaikan kalian semua,” ucapnya.**

Berita Terkait

TPST Bantargebang Longsor, Empat Orang Tewas Tertimbun
Kunjungi Ponpes Al Mizan , Komisi VIII Soroti Penguatan Pendidikan Keagamaan
PUMA Electrical Engineering President University Salurkan Donasi bagi Korban Bencana Alam
Gus Yaqut Dijadikan Tersangka, LBH GP Ansor Jawa Barat: Kebijakan Jangan Disalahartikan sebagai Pelanggaran Hukum
Dedy Mulyadi Komentari Anak Kades Intimidasi Warga yang Kritik Pembangunan Desa Panggalih
President University Dorong Literasi Teknologi dan Kenalkan Profesi Teknik Elektro kepada Siswa SMAN 1 Cikarang Pusat
Peringati Haul Gusdur, DPP Perempuan Bangsa Gelar Pelatihan Digitalisasi Dakwah
Momentum Pengukuhan FKUB Majalengka, Fatayat NU Dorong Gerakan Perempuan Penjaga Toleransi
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari JEJAKNARASI.ID di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Senin, 9 Maret 2026 - 14:49 WIB

TPST Bantargebang Longsor, Empat Orang Tewas Tertimbun

Jumat, 13 Februari 2026 - 09:51 WIB

Kunjungi Ponpes Al Mizan , Komisi VIII Soroti Penguatan Pendidikan Keagamaan

Minggu, 25 Januari 2026 - 13:01 WIB

PUMA Electrical Engineering President University Salurkan Donasi bagi Korban Bencana Alam

Rabu, 21 Januari 2026 - 23:07 WIB

Gus Yaqut Dijadikan Tersangka, LBH GP Ansor Jawa Barat: Kebijakan Jangan Disalahartikan sebagai Pelanggaran Hukum

Minggu, 4 Januari 2026 - 01:21 WIB

Dedy Mulyadi Komentari Anak Kades Intimidasi Warga yang Kritik Pembangunan Desa Panggalih

Berita Terbaru

Mantan Menteri Agama Yaqut Qholil Qoumas saat kemabli ke rutan KPK. (Foto:: Ist)

Hukum & Kriminal

Sempat Jadi Tahanan Rumah, Gus Yaqut Kembali ke Rutan KPK

Selasa, 24 Mar 2026 - 23:42 WIB