Menu

Mode Gelap

Nasional

Tabayun di Lirboyo Hasilkan Kesepakatan Muktamar Shohih Sesuai Mandat Lampung

badge-check


					Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) dan Rais Aam PBNU, KH Miftachul Akhyar (dua dan tiga dari kanan,) duduk berdampingan usai melakukan Tabayun. (Foto: Ist) Perbesar

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) dan Rais Aam PBNU, KH Miftachul Akhyar (dua dan tiga dari kanan,) duduk berdampingan usai melakukan Tabayun. (Foto: Ist)

JEJAKANARASI.ID. KEDIRI – Pengasuh Pondok Pesantren Lirboyo, KH. Anwar Mansur mengundang Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) dan Rais Aam PBNU, KH Miftachul Akhyar.

Pertemuan tersebut dimaksudkan untuk melakukan Tabayun bagi kedua belah pihak, dan digelar di di Pondok Pesantren Lirboyo Kediri Jawa Timur, Kamis  (25/12/2025).

Dari Tabayun tersebut dihasilkan sejumlah kesepakatan penting terkait pelaksanaan muktamar.

Dalam kesepakatan tersebut, Ketua Umum dan Rais Aam PBNU sepakat menggelar muktamar yang shohih dan legitimate di bawah kepemimpinan Rais Aam dan Ketua Umum PBNU, sesuai mandat Muktamar Lampung.

Untuk merealisasikan pelaksanaan muktamar tersebut, Rais Aam dan PBNU akan membentuk kepanitiaan bersama. Panitia ini diberi mandat untuk menyiapkan seluruh aspek pelaksanaan muktamar.

Adapun penentuan waktu dan lokasi muktamar akan ditetapkan oleh panitia dengan berada di bawah arahan dan bimbingan Musytasyar PBNU, sebagaimana disepakati dalam tabayun tersebut.

Kesepakatan ini dicapai dengan bimbingan para masyayikh sepuh NU dan mustasyar, sebagai bagian dari peneguhan mekanisme organisasi yang sah dalam menjaga persatuan jam’iyah Nahdlatul Ulama.

Acara silaturahim ini merupakan tindak lanjut dari serangkaian pertemuan para Kiai Sepuh dan Mustasyar sebelumnya, yaitu di Pondok Pesantren Al-Falah Ploso (30 November 2025), Pondok Pesantren Tebuireng (6 Desember 2025), dan Musyawarah Kubro di Pondok Pesantren Lirboyo (21 Desember 2025).

Pertemuan dijadwalkan dimulai pada pukul 10.00 WIB dengan agenda utama “Silaturrahim Bersama Mustasyar, Syuriyah dan Sesepuh Nahdlatul Ulama”.

Kehadiran Ketua Umum PBNU dalam forum ini menegaskan kembali komitmennya untuk senantiasa menempuh jalur musyawarah dan islah dalam menyelesaikan dinamika internal organisasi.

Gus Yahya berharap, pertemuan ini dapat menjadi momentum untuk menjernihkan suasana dan mencari jalan keluar yang bermartabat demi menjaga keutuhan dan soliditas Nahdlatul Ulama.

“Sejak awal, kami selalu membuka pintu dialog. Kehadiran kami di Lirboyo besok adalah bukti konsistensi sikap tersebut. Semoga pertemuan ini membawa berkah dan maslahat bagi kita semua,” tutupnya.**

Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari JEJAKNARASI.ID di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.
Lainnya

Harlah ke-100 NU Sukses Dihadiri Ribuan Warga Nahdliyin

1 Februari 2026 - 15:27 WIB

Indonesia Gabung Board of Peace Bentukan Amerika, MUI Sebut Langgar Konstitusi dan Praktik “Neokolonialisme” Gaya Baru

1 Februari 2026 - 15:21 WIB

Hasil Sidang Pleno Rais Aam, Putuskan Gus Yahya Tetap Ketua Umum PBNU

30 Januari 2026 - 22:33 WIB

Dirut BEI Mundur Akibat Gejolak IHSG, Begini Tanggapan Legislator PKB Hasanuddin Wahid

30 Januari 2026 - 16:58 WIB

Trending di Nasional