JEJAKNARASI.ID, TANGSEL – Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel), H. Benyamin Davnie telah melakukan rotasi dan promosi 81 pejabat eselon II dan eselon III di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel. Kegiatan yang berlangsung di Aula Belandongan, pada Jum’at (20/11/2025) ini, dihadiri juga Wakil Wali Kota Tangsel, H. Pilar Saga Ichsan.
Kebijakan rotasi dan promosi masal ini dipandang sebagai langkah strategis Pemkot untuk melakukan penyegaran organisasi dan menempatkan talenta terbaik di posisi kunci, sehingga program pemerintah dapat berjalan dengan baik.
Anggota Komisi I DPRD Kota Tangsel, H. M Rizki Jonis, menyambut baik langkah tersebut. Menurutnya, sebagian besar pejabat yang di rotasi sudah menunjukan kemampuan yang baik selama menempati jabatan yang lama.
“Alhamdulillah, Wali kota sudah melakukan rotasi pejabat kemarin. Kalau dilihat kemarin, Walikota baru melakukan rotasi pejabat untuk mengisi jabatan eselon II dan eselon III yang kosong. Karena pejabat lama ada yang pensiun dan meninggal dunia, personel pejabat yg di rotasi menempati posisi sekarang sudah menunjukan kemampuan yang baik selama menempati jabatan lamanya,” ujar Rizki Jonis saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, Sabtu (22/11/2025).
Lebih lanjut, Ketua Fraksi Demokrat DPRD Tangsel ini mengatakan, perombakan ini menjadi harapan besar untuk mencapai percepatan pembagunan, serta visi dan misi Wali kota yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJMD).
Ia meyakini, semangat baru dari para nahkoda, terutama pada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) besar, akan memicu kreativitas dan inovasi yang berdampak pada efisiensi dan efektifitas pengelolaan anggaran menuju Tangsel Cerdas, Modern dan Religius.
Menanggapi pernyataan Wali Kota Tangsel yang akan kembali melakukan rotasi dan promosi dalam waktu dekat untuk mengisi posisi yang masih kosong.
Rizki berharap, pejabat baru yang nantinya dilantik bisa lebih berkompeten. Sehingga menurutnya, agar program pemerintah berjalan dengan baik.
“Kita berharap, Wali kota dalam waktu tidak lama dapat melakukan rotasi atau promosi untuk mengisi posisi yang masih kosong dengan pejabat baru yang lebih kompeten atau pejabat yang baik di tempat yang terbaik. Sehingga program pemerintah dapat berjalan dengan baik,” pungkasnya. (/red)








