Pemkab Tangerang Janji Akan Tanggung Biaya Pengobatan Pasien Kanker Payudara di Kosambi

Pemkab Tangerang Janji Akan Tanggung Biaya Pengobatan Pasien Kanker Payudara di Kosambi

- Author

Selasa, 18 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Tangerang, Maesyal Rasyid saat menyambangi pasien kanker payudara di kecamatan Kosambi (Foto: Istimewa)

Bupati Tangerang, Maesyal Rasyid saat menyambangi pasien kanker payudara di kecamatan Kosambi (Foto: Istimewa)

JEJAKNARASI.ID. TANGERANG – Bupati Tangerang, Moch Maesyal Rasyid menyambangi rumah seorang warga Desa Blimbing, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, yang tengah menderita kanker payudara, Senin (17/11/2025).

Dalam kunjungannya, Maesyal didampingi Kadinkes Kabupaten Tangerang, dr. Hendra Tarmidzi, Camat Kosambi, serta Kepala Desa Blimbing. Mereka menjenguk Dede Komalasari, seorang ibu tunggal yang tengah berjuang melawan kanker payudara (Ca Mammae).

Di sela kunjungannya, Bupati menyampaikan, dirinya bersama jajaran Dinas Kesehatan hadir untuk memastikan penanganan yang lebih optimal bagi pasien.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya bersama Kadinkes mengunjungi Saudari Dede Komalasari yang sedang menderita kanker payudara. Saya sudah instruksikan Kepala Puskesmas dan Kadinkes agar besok segera mengurus proses pengobatannya di RSUD Tangerang,” ujar Bupati Maesyal Rasyid.

Maesyal menegaskan, Pemkab akan menanggung seluruh biaya pengobatan. Rencananya Selasa (18/11/2025), Dede akan dibawa ke RSU Tangerang untuk dilakukan pemeriksaan lebih intensif.

“Seluruh biaya pengobatan saudari Dede ini ditanggung pemerintah. Besok akan kita bawa ke RSU Tangerang untuk pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Maesyal.

Selain memastikan penanganan kesehatannya, ia juga meminta kepada Camat, kepala desa dan masyarakat secara bergotong royong memperbaiki rumah yang ditempati Dede agar lebih layak dan nyaman saat ia kembali dari perawatan.

“Kita juga akan merapihkan rumah yang ditempati Ibu Dede agar lebih nyaman sebagai tempat pemulihan,” sambungnya.

Maesyal juga mengajak masyarakat sekitar untuk lebih peduli dan memberikan bantuan serta perhatian kepada Dede yang tinggal bersama dua anaknya yang masih berusia 17 tahun dan 6 tahun.

Baca Juga :  Buka Seminar Pendidikan Prasekolah, Bupati Maesyal: Semoga Ada Rujukan Bentuk Pendidikan yang Lebih Baik

“Saya mohon kepada warga sekitar agar lebih memperhatikan saudari kita. Ibu Dede kondisinya berat, sementara ia juga masih harus mengurus dua anak yang masih kecil,” pintanya.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, dr. Hendra Tarmidzi, menegaskan bahwa pihaknya memastikan layanan kesehatan yang dibutuhkan pasien tersedia lengkap.

“Kami sudah berkoordinasi dengan RSUD Tangerang untuk memastikan Ibu Dede mendapat pemeriksaan lanjutan dan penanganan medis yang menyeluruh. Kondisinya memang cukup berat, tetapi kami akan memberikan pendampingan penuh agar terapinya bisa berjalan optimal,” terang dr. Hendra.

Dia menambahkan, seluruh proses administrasi telah diarahkan agar pasien dapat segera memperoleh layanan tanpa hambatan.

“Kami pastikan proses rujukan dan administrasinya dipercepat. Kami ingin memastikan Ibu Dede mendapatkan layanan terbaik sesuai standar medis,” tambahnya.

Diketahui, Dede Komalasari merupakan seorang janda dan tinggal bersama dua anaknya tanpa orang tua maupun saudara. Sebelum sakit, ia menjadi satu-satunya tulang punggung keluarganya. Namun sejak kondisinya memburuk, keluarga kecil itu sepenuhnya bergantung pada bantuan warga.

Robi Saripudin salah satu tetangga Dede mengucapkan terima kasih atas perhatian dan kepedulian dari Bupati Tangerang yang langsung berkunjung dan memberikan jaminan pengobatan terhadap ibu Dede Komalasari.

“Saya ucapkan terima kasih kepada Pak Bupati beserta jajahan pemerintahan yang membantu tetangga kami, saudara kami. Kami sangat bersyukur, atas nama keluarga mengucapkan banyak terima kasih atas perhatian yang diberikan,” ucapnya.

Berita Terkait

Mengaku Diusir, Warga Panongan Laporkan Dugaan Intimidasi
Kecamatan Kelapa Dua Tembus 5 Besar Lomba Kecamatan Kabupaten Tangerang 2026, Camat Paparkan Inovasi dan Pelayanan Publik
Kasatpol PP Kabupaten Tangerang Buka Suara soal Tuduhan Pelecehan Seksual: “Itu Tidak Benar!”
Diduga Lakukan Pelecehan Seksual, Kasatpol PP Tangerang Dilaporkan Ke BKPSDM
Polisi Selidiki Penemuan Jenazah Perempuan di Jalur Naga Kelapa Dua, Satu Orang Diamankan
Camat Dadang Apresiasi Siswi SMPN 2 Kelapa Dua yang Tampil di Jambore Nasional XII
Respons Cepat Keluhan Pelanggan, PERUMDAM TKR Tangani Keluhan Air Keruh dan Bau
Wujudkan Pelayanan Inklusif, Kecamatan Kelapa Dua Hadirkan “JEBOL KEDU” Untuk Rekam KTP-El Warga Berkebutuhan Khusus
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari JEJAKNARASI.ID di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan click tanda bintang.

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 21:51 WIB

Mengaku Diusir, Warga Panongan Laporkan Dugaan Intimidasi

Senin, 28 September 2026 - 13:40 WIB

Kecamatan Kelapa Dua Tembus 5 Besar Lomba Kecamatan Kabupaten Tangerang 2026, Camat Paparkan Inovasi dan Pelayanan Publik

Selasa, 22 September 2026 - 16:47 WIB

Kasatpol PP Kabupaten Tangerang Buka Suara soal Tuduhan Pelecehan Seksual: “Itu Tidak Benar!”

Senin, 21 September 2026 - 20:56 WIB

Diduga Lakukan Pelecehan Seksual, Kasatpol PP Tangerang Dilaporkan Ke BKPSDM

Kamis, 17 September 2026 - 18:37 WIB

Polisi Selidiki Penemuan Jenazah Perempuan di Jalur Naga Kelapa Dua, Satu Orang Diamankan

Berita Terbaru

Kab Tangerang

Mengaku Diusir, Warga Panongan Laporkan Dugaan Intimidasi

Rabu, 30 Sep 2026 - 21:51 WIB