Penjualan Online Belum Maksimal? Ini Strategi yang Bisa Dicoba UMKM

Penjualan Online Belum Maksimal? Ini Strategi yang Bisa Dicoba UMKM

- Author

Selasa, 13 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, JEJAKNARASI.ID – Memasarkan produk secara daring telah menjadi keniscayaan bagi pengusaha UMKM di tengah era digital. Sayangnya, belum semua pengusaha UMKM dapat mengoptimalkan penjualan secara daring untuk menambah omzet.

Memasarkan produk secara daring telah menjadi keniscayaan bagi pengusaha UMKM di tengah era digital. Sayangnya, belum semua pengusaha UMKM dapat mengoptimalkan penjualan secara daring untuk menambah omzet.

Weliyan Tanoyo, Founder Digifolium, mengatakan bahwa terdapat dua kendala umum pengusaha UMKM belum dapat memaksimalkan penjualan daring, yakni tidak terbiasa dengan beragam fitur di lokapasar (marketplace) dan keterbatasan jumlah sumber daya manusia (SDM).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Jadi sebenarnya bukan gaptek (gagap teknologi), hanya belum terbiasa. Yang berikutnya banyak UMKM masih single fighter, sehingga kemampuannya terbatas. Pelatihan dan materi yang bagus tidak segera dikerjakan sehingga lupa,” ujarnya di Jakarta, Selasa (29/9/2026).

Weliyan menuturkan hal itu ketika menjadi pembicara pada sesi Digitalization Bootcamp yang merupakan rangkaian kegiatan Bootcamp UMKM Untuk Indonesia (UUI) 2026: Kita Mau Kita Bisa, Menembus Batas Membuka Pasar Global.

Kegiatan bootcamp UMKM itu diselenggarakan oleh Sampoerna Entrepreneurship Training Center (SETC) yang menghadirkan 230 pelaku UMKM, termasuk 180 UMKM binaan SETC dan 50 pengusaha UMKM yang tergabung dalam Jakpreneur. SETC merupakah bagian dari program pemberdayaan UMKM oleh PT HM Sampoerna Tbk. (Sampoerna) di bawah Payung Program Keberlanjutan ”Sampoerna untuk Indonesia”.

Weliyan menuturkan, pengusaha UMKM perlu secara konsisten melakukan pengelolaan waktu untuk meningkatkan kemampuan pemasaran daring. Pengelolaan waktu yang konsisten membantu pelaku UMKM menerapkan pengetahuan yang diperoleh dalam kegiatan usahanya.

Baca Juga :  BRI BO Tanah Abang Peringati Hari Kesaktian Pancasila

UMKM juga perlu cermat dan bijak mengakali lesunya penjualan. Jika produk andalan sedang sepi, pengusaha UMKM dapat mencoba produk lain yang masih terkait untuk mempertahankan kinerja penjualan. Dia mencontohkan ketika penjualan sepatu sepi, pengusaha UMKM dapat mencoba menjual sabuk atau ikat pinggang.

Manfaatkan Fitur Live Streaming

Pada kesempatan yang sama, Rika Yeo, Womanpreneur & E-Commerce Coach membagikan kiat memanfaatkan dan mempraktikan live streaming untuk memasarkan produk UMKM. Live streaming harus punya tujuan yang jelas yakni memasarkan produk yang direncanakan dan dapat dikombinasikan dengan produk unggulan.

Menurutnya, kunci keberhasilan penjualan secara live streaming ialah harus mampu berinteraksi secara aktif dengan penonton. Makin banyak interaksi menandakan aktivitas live streaming berjalan baik dan bakal disarankan oleh lokapasar.

“Rumusnya sederhana, cukup ingat SKSD Aja. SKSD Aja itu singkatan dari Sapa atau menyapa penonton. Berikutnya Kenalan, Spill problem konsumen, lalu Diskon. Jangan lupa untuk selalu selipkan Ajakan untuk membeli,” katanya.

Rika lantas membagikan kiat agar konsumen membeli produk yang dipasarkan secara live streaming. Menurutnya, produk yang dipasarkan harus mampu menyelesaikan masalah konsumen, memberikan manfaat, dan tunjukkan bukti yang kemudian ditutup dengan ajakan membeli.

“Kita bisa mulai dari masalah yang dihadapi konsumen, lalu tunjukkan bukti, dan demonstrasikan hal yang mau ditonjolkan dari produk. Calon pembeli akan tertarik ketika melihat bukti. Diskon dapat diberikan saat konsumen melakukan check out,” tambahnya.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Di tengah Kerumunan Solo Run Fest 2026, BRI Eksis Hadirkan Layanan Perbankan
Mengapa Bisnis Bisa “Untung”, tetapi Tetap Kehabisan Cash?
Besi Datang Tepat Waktu, Ini yang Disiapkan Sentral Besi Pratama Putra
Perkembangan Teknologi Mengubah Cara Bank Melayani Nasabah
Anugerah Fervent Global Love of Lives Award dari Taiwan untuk Filantropis Indonesia
Tiga Catatan dari Hangzhou: Pendiri Sanct Social soal Dukungan Tiongkok untuk Startup, Pembagian Peran Antarkota, dan Malam Bulan Purnama yang Menggerakkan Satu Kota
BRI BO Artha Gading Peringati Hari Kesaktian Pancasila dengan Khidmat dan Penuh Semangat Kebangsaan
Pasar Kripto Kembali Berfluktuasi, FLOQ Dorong Konsistensi Trading Lewat Trading Streak
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari JEJAKNARASI.ID di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan click tanda bintang.

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 17:09 WIB

Di tengah Kerumunan Solo Run Fest 2026, BRI Eksis Hadirkan Layanan Perbankan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:50 WIB

Mengapa Bisnis Bisa “Untung”, tetapi Tetap Kehabisan Cash?

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:17 WIB

Besi Datang Tepat Waktu, Ini yang Disiapkan Sentral Besi Pratama Putra

Selasa, 13 Oktober 2026 - 10:29 WIB

Perkembangan Teknologi Mengubah Cara Bank Melayani Nasabah

Selasa, 13 Oktober 2026 - 07:49 WIB

Anugerah Fervent Global Love of Lives Award dari Taiwan untuk Filantropis Indonesia

Berita Terbaru

Ekonomi & Bisnis

Mengapa Bisnis Bisa “Untung”, tetapi Tetap Kehabisan Cash?

Selasa, 13 Okt 2026 - 14:50 WIB